Blog

  • Pertemuan Tak Terduga Ayah dan Anak Berkat Ojek Online

    Pertemuan Tak Terduga Ayah dan Anak Berkat Ojek Online

    Terpisah dengan jarak dan waktu oleh orang yang sangat kita sayangi memang merupakan hal yang sangat menyedihkan. Apalagi jika orang yang terpisah dengan kita adalah orangtua kandung kita sendiri. Tentu akan sangat menyakitkan dan merindukan saat-saat kebersamaan yang seharusnya dilalui bersama.

    Bagaimana perasaanmu jika tiba-tiba bisa bertemu dengan seseorang yang kamu rindukan sejak lama dan mendadak dipertemukan secara tak disangka-sangka?

    Rencana Tuhan memang berjalan dengan cara yang misterius dan tiada yang bisa menduganya. Ketika sudah digariskan, patsi akan terjadi hal-hal tidak terduga dan hampir tak bisa dibayangkan oleh akal sehat.

    Mungkin inilah yang dirasakan oleh seorang gadis yang baru-baru ini viral di sosial media, lantaran kisah pertemuannya dengan sang ayah setelah terpisah selama 10 tahun lamanya membuatnya menjadi viral di sosial media.

    Bahagia, haru, dan kaget begitu dirasakan oleh Dewi Salma (17) begitu tahu sosok driver GrabBike yang menjemputnya. Ternyata driver tersebut adalah sang ayah yang sudah lama tidak ia temui.

    Akun Instagram bernama akun @salmazuharaa mengunggah foto dirinya dengan seorang pengemudi atau yang lebih dikenal sebagai driver ojek online yang baru dipesannya.

    Siswa kelas 2 sekolah menengah atas ini mengunggah Instastory yang memperlihatkan dirinya sedang berfoto bersama seorang pria yang menggenakan jaket driver Grab. Dalam unggahannya itu, Salma menuliskan caption yang membuat hati terenyuh.
    “Order grab, dapetnya papahku sendiri. Aku baru tau ternyata papahku sekarang kerja Grab,” tulis Salma di Instastory-nya.

    Dirinya bercerita betapa kagetnya dirinya setelah melihat siapa pengemudi yang datang untuk menjemputnya itu.

    Pertemuan yang tak disangka

    “Tadi pulang sekolah aku order Grab Bike. Pas Drivernya datang, aku lihat ternyata papaku sendiri.” Tulisnya di Instagram.

    Ya, ternyata pengemudi yang datang menjemputnya adalah ayah kandungnya yang sudah bertahun-tahun tidak ditemuinya.

    “Papa dan mamaku cerai sudah lama, dan nggak tahu kabar papa lagi. Sekarang dipertemukan Tuhan kayak begini caranya. Aku terharu banget setelah nggak ketemu papaku bertahun-tahun.” 

    Saat bertemu langsung dengan ayahnya, Salma mengungkapkan perasaannya yang campur aduk. Ia sempat terdiam sejenak dan hampir meneteskan air mata.

    “Aku nggak nyangka bertemu papa. Campur aduk perasaannya. Kan aku udah nggak pernah kontak-kontakan sama papa sejak kecil. Kaget dan speechless banget,” cerita Salma.

    “Enggak tahu, putus kontak lama banget. Sampai nggak tau papah di mana. Kerja apa, karena putus kontak lama,” imbuh Salma.
    Salma mengaku sempat terdiam dan coba mencermati sosok ayahnya secara saksama. “Papah enggak cerita banyak. Soalnya kita sama-sama canggung. Cuman nanya kabar juga tanya sekolahku. Tapi aku tanya rumahnya dan sekarang tahu alamat rumahnya di mana he-he-he,” ungkap Salma.
    Meskipun Salma tak berbicara banyak dengan ayahnya, Salma mengatakan bahwa ayahnya berpesan beberapa hal kepada dirinya. Salah satunya mengingatkan Salma untuk menjadi anak yang baik dan harus bisa membanggakan ibunya.
    “Tanya kabar begitu terus kasih pesen harus bisa jadi anak yang baik dan harus bisa banggain mamah, bantuin mamah,” kata Salma.

    Selama di perjalanan, Salma mengatakan dirinya dan ayah kesulitan untuk mengobrol dan membuka perbincangan. Hingga akhirnya sang ayah mengantarkan ke tempat tujuan, keduanya tidak saling bertukar kontak.

    “Papa nganterin aku ke tempat tujuan, di restoran gitu karena aku ingin bertemu teman-teman. Aku nggak minta kontak papa karena masih kaget dan canggung juga,” ungkapnya.

    Selain itu, Salma juga mendapat tumpangan gratis dari sang ayah. “Papah bilang nggak usah bayar,” ucap Salma.
    Meski hanya pertemuan singkat, namun begitu berkesan bagi Salma. Dia ingin bisa berjumpa kembali dengan ayahnya. Terlebih kini Salma sudah mengetahui di mana ayahnya tinggal.
    “Belum ada rencana ketemu, tapi mau dong kalau ketemu lagi. Sekarang juga udah tau papah tingal di mana,” tutup Salma.

    Pertemuan antara sang anak dan ayahnya ini pun langsung mendapat respons yang begitu luar biasa dari netizen, terutama setelah foto tersebut diupload ke akun Instagram khusus cerita ojek online.

    @daezayra berkata “Siapa yang simpan bawang di sini?” yang mengindikasikan bahwa air matanya menetes membaca cerita pertemuan ayah anak tersebut.

    @mauliokta turut mendoakan “Alhamdullilah ikut bahagia ya adik, semoga awal perjumpaan ini selalu menjaga silaturahmi. Skenario Allah memang indah.”

    Kebanyakan netizen memang terharu dan bahagia karena melihat hubungan ayah anak ini bisa dijalin kembali. Semoga segera bisa dipertemukan kembali ya.

     

     

  • Heboh Duet Maut Antar Prajurit TNI

    Heboh Duet Maut Antar Prajurit TNI

    Lagu memang rasanya tak bisa lepas dari kehidupan manusia, apalagi bagi para pecinta musik. Musik yang asyik dan easy listening, pasti akan membuat orang dengan mudahnya menyukai musik tersebut. Terlebih lagi jika penyanyinya didukung dengan suara yang memukau para pendengarnya.

    Di Indonesia, masyarakatnya juga mayoritas menyukai musik dan lagu-lagu. Hampir banyak genre musik yang disukai oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, seperti dangdut, pop, rock, dan lain sebagainya. Bahkan banyak juga dari masyarakat yang memilih untuk menyanyikan ulang lagu yang disukai dengan gaya lucu dan diunggah ke sosial media, hingga akhirnya menjadi viral di mana-mana.

    Beberapa waktu yang lalu, beredarlah video aksi duet maut yang dilakukan oleh dua prajurit TNI. Keduanya berduet dengan suara yang benar-benar melengking hingga ke telinga.

    Tak mudah menyanyikan lagu “Cinta Kita” yang dibawakan oleh Inka Christie dan Amy. Lagu klasik itu punya nada tinggi yang tak semua orang bisa membawakannya. Terutama di bagian “andai dipisah laut dan pantai, tak akan goyah gelora cinta“.

    Namun rupanya nada-nada tinggi itu jadi “santapan” mudah bagi duet dua prajurit TNI ini. Suara melengking keduanya memang tidak bisa dianggap remeh.

    “Andai dipisah laut dan pantai… Tak akan goyah gelora cinta… Andai dipisah api dan bara… Tak akan pudar sinaran cinta,” demikianlah penggalan lirik lagu yang dinyanyikan oleh dua orang prajurit TNI tersebut.

    Lagu berjudul ‘Cinta Kita’ yang dipopulerkan oleh Inka Christie feat Amy Search ini dibawakan oleh dua anggota TNI dengan suara yang benar-benar membuat bulu kuduk merinding.

    Suaranya yang merdu, tinggi hingga melengking ini sempat menjadi viral di media sosial dan sangat heboh diperbincangkan.

    Banyak warganet yang kagum dan menikmati penampilan dari keduanya lantaran suara keduanya yang benar-benar memukau siapa saja yang mendengarkan lagu tersebut.

    Video duet tersebut pertama kali diposting oleh akun Instagram @sang_ratu_borne kemarin. Hingga kini video berdurasi singkat tersebut sudah ditonton oleh warganet sebanyak 19 ribu kali tayang.

    Ketika berduat menyanyikan lagu tersebut, keduanya masih sangat kompak menggunakan seragam kebangaan keduanya.

    Begitu memasuki bagian reff, keduanya mampu bernyanyi dengan nada yang tinggi dan terlihat begitu lihai, seperti memang sudah berlatih sejak lama.

    Setelah ditelusuri lebih lanjut,ternyata itu bukanlah video baru, melainkan sebuah dokumentasi sebuah acara.

    mengenang vidio dulu bersama Komandan @capt_jo46 yg sempat hits katanya sihh kapan lagi duet nii Komandan @capt_jo46

    Begitu, tulis akun yang mengunggah video tersebut dalam keterangan atau caption video tersebut.

    Dikutip dari berbagai sumber, dua penyanyi di video itu bernama Kapten Yosua dan Sersan Merry.

    Komentar pun langsung bermunculan di kolom komentar unggahan video tersebut.

    _silalahi_ : @capt_jo46 mantap sangat suara abang ini bah, sama suara kak @sang_ratu_borneo

    pablo_romoez : Ini idola gue dari doloooo.

    meditayasa : Mntap skli suaranya

    irfank6269 : Suaranya mantap abis.

    aliealie100 : Sekelas sama judika…atau bisa dibilang lebih ya…? Kalau aku sih yes..gatau deh kalau mas anang.

    “Gue merinding,” tulis @angellagea.

    “Merinding dengernya… Lanjutken Ndan jadi penyanyi,” tulis @bundaimut.

    “Wihhh berapa oktaf ya kira2???,” tanya @cleo_0201.

    Faktanya bukan hanya pandai bernyanyi, Sersan Merry Gustianzhari juga lihai dalam berpose layaknya seorang mode handal.

    Paras cantiknya membuat penampilan dara tersebut kian memiliki banyak idola dan banyak dipuji oleh orang.

    Betapa tidak, followers-nya saja mencapai 224 ribu di Instagram.

    Penasaran dengan pemilik suara melengking berparas cantik ini ?

    Yuk intip foto-fotonya di bawah ini :

    1. Mau kondangan cantiknya ga tahan

    sang_ratu_borneo

    2. Siap salah Sersan, titip NKRI saya yah !

    sang_ratu_borneo

    3. Ampun Sersan, saya nyerah kalai dilihatin kaya gini

    sang_ratu_borneo

    4. Biar maco tapi tetep gemesin

    sang_ratu_borneo

    Bagaimana nih pendapat kalian tentang prajurit wanita TNI yang satu ini? Pasti sudah berhasil menyita hati dan pandangan kamu kan guys?

    Kira-kira jika dihitung dengan tangga nada oktaf, berapa nada ya suara melengking prajurit kita ini. Wah, mungkin jika ada produser yang ingin mengorbitkan keduanya agar bisa menjadi penyanyi akan sangat seru ya sepertinya. Sukses terus ya sersan, terus berkarya dan mengabdi kepada negara.

     

  • Dicibir Lantaran Panjat Puncak Candi Borobudur untuk Selfie

    Dicibir Lantaran Panjat Puncak Candi Borobudur untuk Selfie

    Selfie memang menjadi hal yang disukai hampir oleh seluruh orang di dunia. Trend selfie pun kian menjamur di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, trend selfie ini seharusnya tidak dilakukan secara sembarangan, karena bisa menimbulkan akibat yang fatal, bahkan hingga kehilangan nyawa.

    Sudah banyak berita yang menyebutkan beberapa orang yang terpaksa harus kehilangan nyawanya, lantaran melakukan selfie di tempat-tempat berbahaya.

    Meski kadang sudah ada larangan yang mengatur bahwa pengunjung dilarang untuk terlalu dekat dengan lokasi berfoto tersebut, namun rasanya peringatan tersebut masih seringkali diindahkan oleh wisatwan. Hal inilah yang sampai saat ini masih sulit untuk diatasi.

    Salah seorang wisatawan yang kedapatan melakukan hal serupa inipun akhirnya harus menelan banyak kecaman lantaran aksinya yang dianggap aneh dan tidak sopan.

    Warganet (netizen) mengecam ulah seorang pengunjung Candi Borobudur yang tertangkap kamera sedang asik swafoto sembari memanjat dinding langkan candi. Foto tersebut langsung viral dengan menyebar di berbagai media sosial sejak Senin (7/8/2017) siang.

    Foto itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Ardia Arga Pramoedya di sebuah grup komunitas Info Cegatan Jogja (ICJ), sekitar pukul 12.00 WIB.

    Akun Ardia mengunggah sebanyak 3 foto, seluruhnya dengan jelas memperlihatkan seorang pria berkacamata hitam, kemeja, celana jeans robek, berdiri di langkan sambil memegang monopod dan kamera.

    Tidak butuh waktu lama, postingan Ardia direspons oleh hampir 900 netizen dan dibagi ratusan kali. Sebagian besar menhujat ulah pengunjung tersebut.

    “Merusak pemandangan!” tulis akun Ariss Ichsanudin.

    “Gak menghormati tempat ibadah,” timpal akun Jay Adja.

    “Pengelola mohon ditindak, mungkin yang bersangkutan bisa ‘magang’ seminggu bersihin candi,” imbuh akun Riza Fadholi.

    Dalam kolom komentar, Ardia sempat membalas beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh para netizen. Menurut dia pengunjung itu sudah diingatkan oleh pengunjung lainnya tetapi dia keukeuh berfoto di atas langkan candi.

    “Sudah diingatkan banyak orang, bahkan wisatawan mancanegara juga, tapi tetap tidak mau turun,” tulisnya menggunakan bahasa Jawa halus.

    Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB), Marsis Sutopo, saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan tentang kejadian tersebut. Dia menyatakan, perilaku pengunjung itu tidak dipatut dicontoh karena jelas merupakan pelanggaran.

    Marsis menyebut, sudah melakukan berbagai upaya agar pengunjung tertib saat berada di candi Buddha terbesar di dunia itu. Candi Borobudur bukan hanya lokasi wisata tapi juga cagar budaya sekaligus tempat ibadah yang harus dihormati.

    Beberapa aturan telah diterapkan, seperti tidak boleh duduk di stupa, memanjat dinding, menginjak stupa dan sebagainya. Papan peringatan juga sudah dipasang di banyak titik, ditambah petugas yang rutin beroperasi.

    “Tapi masih banyak pengunjung yang mengabaikan dan mencuri-curi kesempatan untuk melanggar peringatan itu. Kami terus memikirkan, bagaimana cara antisipasi yang paling efektif, supaya tidak terjadi pelanggaran-pelanggaram ketertiban,” katanya.

    Marsis tidak menampik ada beberapa faktor yang menjadi kendala pengaturan para pengunjung saat berada di atas Candi Borobudur. Salah satunya, jumlah petugas yang tidak sebanding dengan banyaknya pengunjung. Minimnya pengawasan menjadi peluang pengunjung untuk melakukan pelanggaran.

    “Jumlahnya tidak sebanding dengan banyaknya pengunjung dan luas wilayah yang harus diawasi. Kami akan lakukan pembenahan dan mungkin salah satu alternatif solusinya dengan menambah petugas,” ucap dia.

    Jadi, bagi kalian yang akan mengunjungi tempat wisata. Jangan sekali-sekali melanggar peraturan yang sudah ditetapkan, karena selain membahayakan, hal tersebut juga sangat tidak pantas untuk dilakukan mengingat bahwa candi tersebut merupakan tempat peribadatan juga.

    Bagai kalian yang sangat menyukai trend selfie kalian harus paham bahaya dibalik trend selfie tersebut.

    Body Dysmorphic Disorder

    Nama lainnya adalah gangguan dismorfik tubuh, yaitu jenis gangguan psikologis dimana penderita cenderung berlebihan dalam memerhatikan kelemahan pada fisik mereka. Mereka akan mengeluhkan hidung yang kurang mancung, mata yang kurang lebar, atau bahkan hal-hal kecil lain seperti adanya tahi lalat. Tidak jarang penderita gangguan dismorfik tubuh ini rela melakukan operasi plastik demi mencapai kesempurnaan fisik yang diinginkan.

    Kepribadian Narsis

    Psychology Today mengatakan bahwa orang yang hobi selfie kebanyakan haus perhatian dan cenderung ingin menjadi pusat perhatian di lingkungannya. Mereka bisa foto dimana saja dan dalam kondisi apapun, terkadang bahkan bisa membahayakan keselamatan diri sendiri. Kepribadian narsis ini membuat mereka haus akan pujian dari orang lain.

    Krisis Kepercayaan Diri

    Terlalu sering selfie ternyata justru menunjukkan kalau kamu memiliki krisis kepercayaan diri. Hal itu bisa dilihat dari keinginan untuk selalu diperhatikan oleh orang lain melalui postingan foto selfie di media sosial. Sayangnya, rasa nggak percaya diri inilah yang justru bisa membuatmu depresi waktu ada foto orang lain yang lebih mendapatkan perhatian dari lingkungan sekitarmu.

    Nah, maka dari itu segala yang berlebihan dikatakan akan menimbulkan dampak yang tidak baik. Mulai sekarang kurangi hal-hal berlebihan dalam hidup kamu, agar tidak sampai menimbulkan dampak buruk bagi diri kamu.

     

  • The Power of Emak-Emak Adu Mulut dengan Pengendara Mobil

    The Power of Emak-Emak Adu Mulut dengan Pengendara Mobil

    Emak-emak atau ibu-ibu sudah banyak dikenal sebagai orang yang begitu pandai mendebat orang. Entah benar atau salah pasti tetap mereka yang akan menang, meski kita sudah menerapkan cara debat yang terbaik agar bisa menang melawana perdebatan dari para emak. Nmaun nyatanya tetap saja kalah.

    Selain itu, satu contoh jika emak-emak memang selalu menang di manapun dan kapanpun adalah ketika mengendarai kendaraan bermotor. Sudah menjadi rahasia umum jika emak-emak terkenal dengan gaya berkendara yang seringkali membuat pengendara lain kebingungan.

    Bagaimana tidak, jika sein yang tadinya dinyalakan ke kiri namun tiba-tiba saja justru berbelok ke kanan? Nah, pasti pengendara di belakangnya akan kebingungan kan? Jadi, inilah mengapa kita wajib waspada ketika berpapasan dengan emak-emak bermotor.

    Kisah lucu lainnya adalah emak-emak yang hobi mendebat orang lain di mana saja, ketika si emak merasa bahwa dirinya benar. Seperti kisah lucu yang satu ini yang baru saja menjadi viral di media sosial.

    Aksi ibu-ibu pemotor di jalan kembali terjadi. Mereka beradu mulut dengan pengemudi mobil yang juga seorang perempuan, alhasil kejadian ini pun langsung tersebar di jagat dunia maya.

    Peristiwa adu mulut itu terekam oleh video dan disebarkan oleh beberapa akun Instagram, Selasa (8/8/2017). Terlihat dua pemotor wanita menggunakan motor matic berwarna pink. Satu orang berbaju kuning dan seorang lainnya menggunakan jaket jins. Dalam video itu, kedua pemotor wanita terlihat tidak menggunakan helm atau jaket.

    Kemudian, ada pengemudi wanita yang merekam kejadian adu mulut di jalan tersebut. Wanita berbaju kuning tampak begitu emosional saat berbicara.

    “Ibu mana helmnya?” tanya pengemudi mobil.

    “Apa urusannya sama helm? Ini daerah saya,” jawab wanita berbaju kuning dengan emosional sambil memukul jok motor.

    Kemudian pengemudi mobil itu menanggapi jawaban wanita tersebut. “Terus kenapa kalau ini daerah Ibu? Ibu-ibu udah nggak pakai helm, nggak ada sein.”

    Adu mulut para wanita itu semakin panas. Wanita berbaju kuning itu semakin emosi dan membela diri. Begitu pun pengemudi mobil, dengan nada tinggi memberi tahu kesalahan mereka. Sementara itu, pemotor lainnya terlihat berusaha mendamaikan adu mulut yang terjadi.

    “Makanya taati peraturan. Udah salah ngotot, kalau udah salah nggak boleh ngotot. Udah nggak ada helm, nggak ada sein, mau kabur. Tadi nantangin mau lapor polisi,” kata pengemudi mobil.

    Video ini menjadi viral di Instagram dan mendapatkan aneka komentar dari netizen. Mereka menyoroti tabiat emak-emak ketika membawa kendaraan di jalan.

    “@rizkydp09 wkwkwk makanya kalau gue sih ada emak-emak bawa mobil atau motor, gue jaga jarak minimal 500 meter lah. Terus pasang lampu hazard”

    “@fencenel Pertempuran terbesar abad ini”

    “@cansugram92 yaa begitulah emak-emak”

    Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan setiap pengendara harus mematuhi aturan dan rambu-rambu jalan. Selain itu, pengendara harus memahami cara berlalu lintas yang benar.

    “Pedomani betul cara berlalu lintas yang benar dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku. Pada saat kita mengendarai kendaraan bermotor harus penuh konsentrasi ,” kata Budiyanto

    Padahal, manfaat jika kita mematuhi lalu lintas sangat banyak sekali, berikut adalah daftar penting jika kita menaati dan tertib dalam berlalu lintas.

    Untuk diri sendiri

    1. Menjaga keselamatan di jalan raya.
    2. Menghindari perselisihan dengan sesama pengguna jalan.
    3. Menjadi insan yang taat akan aturan undang – undang lalu lintas.
    4. Terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

    Bagi Sesama 

    • Menjaga ketertiban di lalu lintas
    • Mencegah terjadinya kemacetan..
    • Menjadi teladan pengendara yang baik.

    Nah inilah mengapa kita sangat wajib dan diharuskan untuk selalu menjaga dan mentaati peraturan lalu lintas. Karena, selain akan menjaga keselamatan diri dari bahaya di jalan, juga dapat menghindari perselisihan dengan orang lain.

    Hendaknya kita sebagai warga negara yang baik harus selalu mengingatkan antarsesama, dan yang diingatkan pun harus mau untuk menerima kritikan dari orang lain demi kepentingan bersama.

    Jangan sampai hal-hal yang tidak diinginkan menimpa diri kamu dan juga orang lain. Karena kamu akan menyesalinya jika sudah terlanjur terjadi. Selamat menjadi pengendara yang tertib dan bijak.

  • Terjebak Kubangan Cor-Coran Jalan

    Terjebak Kubangan Cor-Coran Jalan

    Peraturan tentu dibuat bukan untuk dilanggar ya? Karena pasti akan ada risiko ketika kamu nekat untuk melanggar peraturan yang sudah dibuat dan ditetapkan dengan jelas. Apalagi peraturan berkendara di jalan ya, pasti peraturan tersebut ditunjukan untuk kepentingan dan keamanan masyarakat pengguna jalan.

    Memang tingkah laku berkendara orang Indonesia seringkali membuat orang geleng-geleng dibuatnya. Gaya-gaya aneh ketika berkendara hingga pelanggaran lalu lintas yang kerap kali dilakukan oleh para pengguna jalan menjadi membuat orang was-was ketika berkendara di jalan.

    Kasus pelanggaran lucu, bahkan baru saja dialami oleh ibu-ibu yang satu ini. Dirinya pun harus menahan rasa malu lantaran kejadian yang dialaminya tersebut.

    Seorang perempuan pengendara motor skuter matic, tertangkap kamera membawa motornya melewati bagian jalan yang sedang mengalami perbaikan jalan alias sedang mengalami pengecoran.

    Diduga sang ibu ini kurang melihat bahwa di depannya ada jalan yang sedang dicor.

    Pendapat lainnya menyebutkan bahwa, si ibu sedang buru-buru, sehingga langsung menerobos jalan yang sedang dicor tersebut tanpa melihat-lihat.

    Entah penyebab pastinya seperti apa, sehingga ibu-ibu tadi menerobos jalan yang sedang dicor tersebut.

    Satu hal yang pasti adalah cor-coran jalan yang dilewati oleh sang ibu masih basah dan membuat motornya tenggelam dalam kubangan cor semen dan sudah kadung menyebar bak virus di media sosial.

    Sesaat ketika menerabas cor-coran aspal tersebut, alhasil motornya terjebak dan harus dibantu oleh orang lain untuk mengeluarkannya dari bagian jalan yang masih dalam tahap pengecoran tersebut.

    Tidak diketahui alasan mengapa si pengendara motor melewati bagian jalan yang masih dalam tahap pengecoran tersebut.

    Namun dari kondisi di sekitarnya memang jalanan tersebut sedang diperbaiki dan menimbulkan kemacetan lalu lintas.

    “Emak-emak gak salah, yang salah kenapa aspalnya gak lekas kering. TKP Citeurep Bogor,” tulis Facebooker dengan akun roda2blog.com

    Sayangnya nasib si pengendara motor setelah kejadian ini tidak diceritakan kembali.

    Apakah ia harus mempertanggung jawabkan tindakannya atau lolos dengan menanggung malu karena fotonya sudah tersebar di jagat maya.

    Juga dengan kerugian pihak kontraktor karena bekas motor tersebut cukup membuat tanda yang sulit dihilangkan.

    Peristiwa yang terjadi di daerah Citeureup, Bogor, tepatnya di jalan Raya Gunung Putri ini mengundang beragam reaksi netizen.

    Mayoritas bertanya-tanya mengapa si pengendara motor sampai tidak mengetahui kondisi jalan dan memutuskan untuk masuk ke bagian yang sedang dicor.

    Tidak sedikit juga yang menertawakan kejadian tersebut sebagai bahan lelucon.

    Sebagian menjadikan contoh untuk berkendara aman di jalan dan selalu memeerhatikan kondisi sekelilingnya.

    Netizen pun membagikan foto tersebut dan berkomentar.

    Akun Okta Setyawan berkomentar: Abis itu emak2nya lgsung ngetwit, “lagi enak2 naik motor, eh jlannya dicor, siapa sih penggagasnya?”.

    Eketty Anty, “Ah cor -coranya aza yang salah lain minggirr duluu si penguasa jln mau lewatt ah…. kumaha sii dah di tlakson” ga mau minggir ituu😁😁😁😁😁😀😀😀😀😀😛”

    Rangga Hanggara, ” Semoga smua nya mema’afkan kelakuan ibu ini…
    Tdinya mau nandain pke kayu ranting untuk nulis tgl jd coran jalan untuk kenang kenangan trus lanjut…
    Mau nandain tgl jd coran pke tanda ban mtr niat ibu ini sungguh hebat semangat bu…
    ibu ini sunggu pemberani…”

    Aida Jamielah, “Oneng bgd ,keliatan x,klo jln lg d perbaiki,orang g ad yg lewat,dia ngacir az ndri,,speechles”

    Arvino Wendy Syahputra, “Eta terangkanlah eta terangkanlah”

    Dudung AAbu Bakar Wirabrata, “Kayaknya si ibu lg mikirin suaminya gak pulang2 jdnya coran msh basah main terabas aja…😂😂”

    Inces Kim Youngseo, “Buu….ibu sehatt buu???? boa edannnn….eta keringkanlah tungtingtung…eta keringkanlahh”

    Wah, bahaya juga ya jika kejadian ini terulang kembali, tentu akan menyulitkan sang pengendara. Namun jika kita lihat di dalam foto memang mungkin diperlukan adanya tambu-rambu yang dipasang untuk mengingatkan atau memberi tahu para pengguna jalan jika jalan tersebut memang sedang dalam masa perbaikan. Karena mungkin hal ini terjadi lantaran tidak ada tanda yang jelas sebagai peringatan perbaikan jalan.

    Sebagai pengguna jalan yang baik, kita juga hendaknya harus lebih berhatu-hati lagi agar tidak sampai mengalami kejadian yang sama seperti yang dialami oleh sang ibu-ibu tadi.