Blog

  • Berangkat Sekolah Naik Perahu, Sumarni Mendapatkan Kejutan

    Berangkat Sekolah Naik Perahu, Sumarni Mendapatkan Kejutan

    Perjuangan untuk bersekolah di beberapa daerah terpencil dan akses lokasi yang sulit membuat sebagian siswa harus rela menempuh perjalanan yang jauh dan penuh risiko. Tidak jarang yang harus menerjang sungai dengan aliran air yang deras dan berbahaya.

    Potret inilah yang masih dirasa sangat memprihatinkan, karena keselamatan untuk sampai ke sekolah benar-benar dipertaruhkan. Hal inilah yang masih terus menjadi sorotan bagi orang banyak.

    Solidaritas sosial jangan pernah pupus di era media sosial.

    Pesan itulah yang dikirim dari Kampung Wisata GeoPark Rammang Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, utara Maros, Sulawesi Selatan saat peringatan 72 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8/2017) siang.

    Sumarni (13), gadis dari Dusun Massaloeng, Desa Salenrang, Bontoa, siang kemarin, memperoleh rezeki dadakan yang tak disangka-sangka’.

    Usai menunaikan salat asar dan tengah mempersiapkan panganan buka puasa sunnah-nya, saat tiga perahu mesin tempel, berlabuh di belakang rumahnya.

    Perahu jenis jolloro itu, memuat 4 delegasi komunitas guru besar, pejabat, pengusaha, profesional, politisi, dan jurnalis, Senter Senter Bella (SSB), dan rombongan dari Fakultas Tekonologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

    Mereka membawa donasi “spontan” berupa sepeda kayuh, tumblr pack, dan uang cash Rp 20 juta.

    Spontan, sebab uang itu terkumpul dalam tempo kurang 7 jam, Kamis kemarin.

    “Ini uang kita pakai biaya sekolah-ta Nak. Beliki perahu baru, ini sepeda-ta simpan di dermaga I, supaya tak jalan kaki meki lagi ke sekolah Nak!” ujar Dekan FTI UMI, Zakir Sabara, saat menyerahkan donasi itu, di halaman samping rumah Sumarni di anak sungai Massaloeng, Rammang Rammang.

    Donasi spontan itu terkumpul dari sekitar 27 dari 91 member instant chat group SSB.

    Penyerahan itu disaksikan oleh Kepala Desa Salenrang M Nasir Dg Sewang, Kasubdit Badan Lingkungan Hidup Maros M Jusuf Latief, Aminah, ibu kandung Sumarni, 5 dari 7 saudara, dan 5 dosen dari FTI UMI,”.

    “Bapaknya Sumarni, pergi baca doa tadi di kampung Berua,” ujar Sunardi, kakak kedua Sumarni, yang juga sarjana pendidikan di STKIP Yapim Maros.

    Ayah Sumarni, Lulung (52) diketahui hanya berprofesi sebagai petani dan juru baca doa, barazanji di kampung.

    Keluarga ini punya 1 Jolloro dan dua perahu tempel tua yang sudah berusia 31 tahun.

    Kebanyakan yang menyumbang adalah guru besar, ada pejabat tinggi negara, Ketua Komisi Pemantau Persaingan Usaha (KPPU), direktur jenderal, dan legislator, profesional, dan pengusaha.

    Sumbangan itu mengalir, setelah menyaksikan video dan foto, Sumarni yang mendayung sendiri perahu sampannya, sepulang sekolah, Rabu (16/8/2018) lalu.

    Foto, video dan sekelumit cerita Sumarni yang setiap hari ke sekolah naik perahu, diposting di media sosial, dimuat oleh Tribun Timur dan viral kurang dari 14 jam.

    Solidaritas sosial pun muncul.

    “Kawan² SSB menggalang rasa haru sebangsa terhadap remaja putri di desa kecil itu. Hanya dalam tempo yang singkat, sesudah zuhur, terkumpul uang Rp 20 juta. Uang itu sudah dibawa oleh beberapa kawan SSB sekalian bersilaturrahmi ke rumah Sumarni,” ujar Prof Dr Qasim Mathar guru besar Filsafat UIN Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

    Dia melanjutkan, setelah 72 tahun Indonesia merdeka, kita masih melihat generasi muda kita pergi ke sekolah setiap hari, seperti Sumarni.

    Berbagi kepada sesama itu sungguh menyenangkan lho guys. Kamu bisa mencoba untuk melatih anak agar mau berbagi sejak kecil.

    Jangan Menghukum Anak Karena Dia Pelit

    Hukuman justru akan memicu rasa benci anak daripada menjadikan anak bermurah hati. Disarankan untuk memberi dorongan positif daripada hanya sekedar menegur dan menghukum. Terus beri dorongan positif agar anak mau berbagi, dan ketika dia berbagi, jangan lupa beri dia pujian.

    Berilah Contoh

    Cara yang terbaik untuk mengajari anak untuk lebih bermurah hati adalah dengan memberi contoh. Jadi jangan segan-segan untuk berbagi ice cream dengannya, tawarkan pertolongan ketika dia sulit memakai sepatu, dan sebagainya. Jadi, berbagi itu memang terlihat oleh si anak dari hal-hal yang orangtua lakukan terhadapnya, sehingga dia merasakan betul enaknya dia di bagi ice cream oleh mamahnya, betapa jadi mudah menggunakan sepatu setelah dibantu oleh mamahnya. Jadi, ketika berbagi dengan si kecil pastikan dia merasakan manfaat dari berbagi itu sendiri, tapi bukan menjadikan si kecil menjadi manja.

    Ajari Juga Mana Yang Tidak Boleh Untuk Berbagi

    Setelah anak mulai memberikan kemajuan mengenai berbagi, jangan lupa pula untuk mengajari hal-hal apa saja yang tidak boleh berbagi dengan temannya, ini juga penting untuk memberikan pelajaran mana yang boleh dan mana yang tidak. Berikan alasan kenapa sikat gigi tidak boleh berbagi penggunaannya, dan lain lain.

    Cukup mudah kan untuk diterapkan, selamat mencoba dan berbagilah kepada sesama.

     

     

  • Curhat Remaja Italia yang Alami Pelecehan Jadi Viral

    Curhat Remaja Italia yang Alami Pelecehan Jadi Viral

    Pelecehan kepada wanita memang masih kerap kali terjadi. Banyak kasus pelecehan ditemukan dan masih belum bisa diatasi secara total. Hal inilah yang membuat para kaum wanita menjadi was-was ketika bepergian sendirian.

    Seorang remaja putri Italia contohnya, mencurahkan isi hatinya yang marah karena dilecehkan lewat media sosial yang mendapat perhatian meluas.

    Anita Fallani -yang berusia 18 tahun dari kota Scandicci- mengatakan sedang dalam perjalanan pulang pada suatu malam ketika seorang pria yang tidak dikenalnya terus menerus mengajukan pertanyaan.

    Dia menggambarkan pengalaman buruknya sebagai ‘beruntung tidak diperkosa’.

    Fallani mengabaikannya namun pria tersebut terus mengikutinya. “Saya heran kenapa saya tidak bisa menikmati kebebasan yang sama dengan seorang pria.”

    Curhat Fallani itu diberitakan oleh media nasional Italia dan dibagikan sampai ribuan kali.

    Fallani -putri dari wali kota Tuscany- menjadi sasaran pelecehan pria ketika sedang menunggu trem setelah bertemu dengan seorang temannya pada suatu malam.

    “Anda melihat saya dan Anda pikir sebaiknya mulai mengganggu saya. Saya tidak pernah melihat Anda, saya tidak tahu siapa Anda tapi tetap saja Anda tidak berhenti. ‘Selamat malam nona, apa kabar? Siapa nama Anda? Kenapa Anda tidak menjawab,” begitulah tulisnya di Facebook.

    Dia mengabaikan pertanyaan pria tersebut dan di dalam trem sengaja mengenakanheadphones dengan harapan pria tidak dikenal itu akan berhenti mengganggu.

    Menjadi marah

    Ketika ke luar dari trem, si pria malah terus mengikutinya. “Saya merasa mau menangis. Saya merasa sendirian dan tidak tahu mau melakukan apa.”

    “Kemana Anda pergi? Apakah Anda pergi dengan saya?” kenang Fallani dan menambahkan “Saya mulai amat ketakutan.”

    Setibanya di rumah, barulah dia merasa aman namun kemudian perasaannya menjadi ‘amat marah’.

    “Cerita saya seperti banyak cerita. Tidak ada yang istimiwa, bukan pengecualian namun satu dari banyak hal dalam hidup kita, sepenuhnya biasa,” tulisnya dan menyamakannya dengan mendapat denda yang menjadi hal biasa.

    “Saya tertanya-tanya, berapa kali kita seharusnya merasa beruntung tidak diperkosa.”

    Kisahnya kemudian dibertaiakan di situs internet koran nasional, La Repubblica dan Corriere della Serra, serta dibagi ribuan kali lewat media sosial.

    Dalam pesan keduanya di Facebook, Fallani menjelaskan dia membagi pengalaman yang ‘menekan dan sulit’ itu karena merupakan ‘sebuah pengalaman biasa yang tidak boleh terus menjadi biasa’.

    Namun belum jelas apakah pihak berwenang akan menyelidiki kasus tersebut atau tidak.

    Agar kamu terhindar dari pelecehan seksual, coba tips di bawah ini.

    1. Berusaha Menarik Perhatian Orang Lain

    Pelecahan seksual tentu menjadi suatu kondisi yang sangat tidak kamu inginkan. Namun, hal demikian tentu tidak menjadi alasan untuk menghindarkan kamu dari kejadian yang menakutkan seperti demikian. Oleh karena itu, jika kamu berada pada kondisi ini, dimana kamu menjadi korban pelecehan pelaku di muka umum, maka langkah pertama yang dapat menyelamatkan kamu adalah mencoba dan berusaha menarik perhatian orang lain. Ketika kamu sudah berhasil menarik perhatian orang lain, tentu saja pelaku dapat secara otomatis mengurungkan niat jahatnya terhadap kamu. Setalah itu, kamu pun dapat melaporkan kejadian yang kamu alami tersebut kepada pihak berwajib.

    2. Selalu Bersikap Waspada

    Memiliki sikap kehati-hatian pada berbagai kondisi tentu dapat membuat kamu menjadi selektif untuk bepergian dan sekaligus membuat kamu tidak berpotensi menjadi korban pelecehan seksual oleh mereka yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, ketika kamu terpaksa harus bepergian sendirian, maka tentunya kamu harus selalu menanamkan sikap waspada terhadap orang lain, terlebih ketika mereka menunjukkan sikap ataupun gerak gerik yang tidak lazim dan mencurigakan di pandanganmu. Ketika kamu merasa ataupun mendapati orang lain yang menunjukkan sikap demikian, sebaiknya kamu dapat menghindar sejauh mungkin dari jaungkauan orang tersebut. Misalnya ketika kamu berada di angkot ataupun di bus, maka sebaiknya kamu dapat berpindah tempat duduk ataupun dengan berpindah bus. Melakukan hal demikian tentu dapat mengurangi berbagai kemungkinan yang tentu jelas kamu tidak inginkan, yaitu menjadi korban pelecahan seksual.

    3. Mempersejatai Diri ataupun Bela Diri

    Tempat umum tentu saja menjadi suatu tempat yang bisa saja berpotensi mengundang orang lain melakukan kejahatan ataupun pelecehan seksual terhadap kamu. Oleh karena itu, mempersenjatai diri ataupun dengan kemampuan bela diri yang kamu miliki, tentu dapat menjadi self defence guna mencegah hal tersebut pada diri kamu. Misalnya dengan membawa semprotan merica ataupun alat kejut listrik merupakan beberapa alternatif guna mempersenjatai diri kamu dari pelaku kejahatan seksual. Tidak hanya itu, belajar bela diri seperti karate ataupun taekwondo tentu dapat membuat kamu menjadi lebih berani dan dapat melindungi diri kamu sendiri dari kejahatan seksual tersebut.

  • Pengakuan Penjual Telur Asin yang Nikmati Uang Hasil Provokasi

    Pengakuan Penjual Telur Asin yang Nikmati Uang Hasil Provokasi

    Terkadang mungkin kita seringkali gagal paham dengan perilaku yang dilakukan oleh beberapa orang. Ada saja yang bisa berbahagia menikmati  hasil yang didapat bukan dari jalan yang benar. Namun, kembali lagi bahwa tuntutan ekonomi yang tinggi membuat orang melakukan hal tersebut.

    Postingan yang diunggah oleh seorang pengguna akun Facebook berjudul ‘Sang Provokator’ menuai sorotan dari netizen. Dalam statusnya, netizen pengguna akun Facebook Ira tersebut membeberkan pengakuan seorang penulis provokatif.

    Status ini berdasarkan pengalamannya bertemu langsung dengan wanita penulis berita provokatif tersebut. Dari tukang telur asin yang minim penghasilan, orang di status tersebut menjelma menjadi penulis berita provokatif. Dan, dia mengaku menikmati pundi-pundi uang yang mengalir ke rekeningnya, hasil membuat berita-berita palsu.

    Berita dan informasi palsu tersebut juga dibuat bukan tanpa alasan, ya tergantung dengan pesanan pihak-pihak tertentu. Nantinya, berita dan informasi palsu tersebut bakal diedarkan ke segala jenis media sosial, sehingga viral. Parahnya, orang tersebut mengaku menikmati ketika ada orang-orang bertengkar di statusnya.

    “Jadi saya tuh paling bahagia kalau orang-orang betengkar di status saya. Kalau mereka gak betengkar, saya yang akan bikin mereka bertengkar hahaha,” demikian pengakuan orang itu seperti ditulis netizen Ira.

    Berikut status lengkap Ira yang ditulis pada 14 Agustus 2017:

    SANG PROVOKATOR

    Melalui baca-baca di internet, dan pengalaman berfacebook, saya menemukan bahwa ada beberapa motif orang menulis dengan gaya provokatif.

    Ada yang karena ideologi, ada pula yang seneng aja karena menemukan bahwa status yang demikian akan mengundang banyak like, comment, dan share (hidup mungkin jadi berasa seleb, banyak yang suka hehe).

    Meski di sekitar saya mungkin ada yang seperti itu (no mention hihihi), namun yang akan saya ceritakan kali ini adalah penulis provokatif karena motif ekonomi.

    Beberapa waktu lalu mungkin kita membaca tentang penulis berita hoax yang meraup juta-juta rupiah dari pekerjaannya menulis berita hoax atau provokatif, tapi saya sendiri gak nyangka bakal ketemu ama salah satu pelakunya.

    Kejadiannya udah lama sih, 8 Desember 2016 (kenapa baru diceritain sekarang ya, sibuk apa sayah waktu itu?)

    Dia perempuan, usianya kayaknya se saya (25 eh 35 ).

    Penampilannya gak beda jauh ama saya, pakaian dll (seperti apa? silakan dilihat foto saya saudug-udug di FB).

    Ini agak beda dengan bayangan saya sebelumnya loh.

    Dalam pikiran saya semua yg profesinya secara profesional begini ni kaum adam (maafkaaaan).

    Saya mendengar penuturannya dalam sebuah seminar Web Marketing di Bandung (saya ikutan dalam rangka niatnya mau ngurus web-web yang terbengkalai. Tapi niat tinggallah niat. Webnya tetap gak diurusin haha).

    Waktu itu, di akhir acara, pembicara meminta kami sebagai peserta menceritakan pengalaman mengelola web masing-masing.

    Hampir semua peserta punya website.

    Ada website online shopping, ada website restoran, website kursusan, dll.

    Tibalah giliran perempuan itu.

    Ybs dengan riang gembira sumringah tertawa-tawa menceritakan bagaimana internet telah mengubah hidupnya secara drastis.

    Dari tukang jualan telor asin yang minim penghasilan, menjadi seseorang yang tinggal menikmati (nikmat dia bilang!?!) hidup karena uang yang dengan mudah mengalir ke rekeningnya.

    Menurutnya (yang diiyakan dan diangguk-angguk oleh beberapa teman di dekatnya), dia punya beberapa website.

    Bukan website jualan, tapi website berita. Isi beritanya, macam-macam, ada yang palsu ada yang bener.

    Isu yg sedang hot dia provok biar tambah hottt. Yang gak sedang hot pun bisa dia buat jadi hot. BERGANTUNG PESENAN!!!!

    Berita akan menjadi hot dan viral kalau sudah diedarkan di medsos (jadi dia juga punya banyaaaaak akun medsos).

    Pesenan banyak jenisnya, ada yang ditarif berdasarkan like, ada yg berdasarkan komentar, dan share (saya baru tahu loh ini).

    Dengan tertawa-tawa, perempuan ini berkata “jadi saya tuh paling bahagia kalau orang-orang betengkar di status saya. Kalau mereka gak betengkar, saya yang akan bikin mereka betengkar hahaha”.

    Haduuuuuh…..astagfirullah…ada ya orang kayak gini. Sayang banget duduknya jauh dari saya.

    Kalau engga, pengen bangettttt saya (apain ya enaknya?). Greget-greget gemessss.

    Dengan tawa cekikikan (dia ni ketawa mulu sepanjang cerita), dia mengatakan kalau upah paling besar dia dapatkan jika berhasil membuat berita atau postingan yang dapat menggerakkan orang.

    Misalnya, boikot produk anu, gerakan sekian juta status tentang anu, dan lain sejenisnya (Omaigat).

    Dan dia menutup ceritanya dengan kalimat “Saya bersyukur, bisnis website ini membuat hidup saya berubah”.

    Aaaah Nisanak, bukan cuma hidupmu yang berubah. Hidup orang banyak pun berubah karena orang-orang seperti Nisanak ini.

    Mereka jadi saling benci, saling caci, dan terpecah belah. Mungkin hidupmu bahkan lebih mulia waktu masih jualan telor asin.

    Wah, semoga tidak banyak yang mengikuti jejak-jejak para provokator tersebut ya guys.

  • Selang 7 Hari Najwa Undur Diri, Twitter Blokir Akun Metro TV

    Selang 7 Hari Najwa Undur Diri, Twitter Blokir Akun Metro TV

    Kemunduran presenter Najwa Shihab yang sudah dikenal publik sejak beberapa tahun silam, tentu membuat orang bertanya-tanya akan kemundurannya yang sangat mendadak. Publik pun begitu menyayangkan kemunduran presenter yang dikenal sangat pintar dan tegas dalam membawakan acara miliknya yang diberi tajuk Mata Najwa.

    Belum lama kemunduran dirinya dari program acara yang sudah melambungkan namanya tersebut, Twitter memblokir akun milik Metro TV yang tentunya menimbulkan tanda tanya baru dalam kasus kemunduran Najwa Shihab.

    Ada apakah?

    Tujuh hari setelah heboh berita mengenai Najwa Shihab yang undur diri secara mendadak dari stasiun MetroTV sekaligus mengakhiri tayangan talkshow 17 tahun di program Mata Najwa, kini datang lagi kabar yang tak kalah seru dan menghebohkan.

    Media akun sosial resmi Twitter stasiun televisi MetroTV mendadak terkena blokir oleh pihak Twitter.

    Informasi ini sedang viral di kalangan media sosial, Selasa (15/8/2017).

    Ketika mengakses akun @Metro_TV, akan muncul pesan “Akun telah ditangguhkan”, atau “Account suspended”.

    Akun @condetWarior, Selasa dini hari mengunggah status  dan foto screenshot atau gambar mengenai akun MetroTV kena sanksi ditangguhkan.

    Tertulis di dinding Twitter, “This account has been permanently suspended.”

    Akun @maspiyuuu juga mengunggah status terkait pemblokiran akun @metro_TV.

    “Akun @Metro_TV kena suspend pihak Twitter, efek kebanyak share hoax,” tweet Mas Piyu pada statusnya.

    Belum diperoleh penjelasan mengenai penutupan akun medsos Twitter @Metro_TV.

    Namun faktanya, informasi mengenai penutupan akun twitter televisi mili politisi Partai Nasdem Surya Paloh ini ditangguhkan juga beredar luas di lini massa.

    Pemblokiran tersebut hanya berselang seminggu, dari kabar heboh sebelumnya terkait Metro TV yang mengalami kehilangan atas undur dirinya presenter Najwa Shihab dari statiun tv tersebut.

    Najwa Shihab mengumumkan kabar undur diri dan akan berakhirnya tugas dia sebagai tuan rumah program Mata Najwa, Agustus 2017. Informasi tersebut disebat Najwa melalui akun twitter @NajdwaShihab, sepekan lalu, Selasa (8/8/2017).

    Jurnalis Metro TV Najwa Shihab mendadak memberikan kabar mengejutkan pada penggemar acaranya “Mata Najwa”.

    Najwa mengumumkan akan mengakhiri karirnya sebagai pembawa acara Mata Najwa dengan episode terakhir berjudul “Eksklusif Bersama Novel Baswedan” setelah tujuh tahun mengudara.

    “Terima kasih tiada tara pada keluarga besar Metro TV. Juga kepada semua pihak yang telah bermitra dan mendukung,” ujar Najwa dalam tulisan yang dia unggah di akun Instagramnya, Selasa (8/8/2017).

    “Terutama pemirsa yang selama ini menemani saya dan Mata Najwa,” lanjut dia.

    Sejak episode pertama bertajuk “Dunia Kotak Ajaib” yang tayang 25 November 2009 hingga episode Novel pada 26 Juli 2017, sebanyak 511 episode telah ditayangkan “Mata Najwa”.

    Selama tiga pekan ke depan, menurut Najwa Shihab, program tersebut akan menghadirkan kolase berbagai video lama yang dianggap penting dan berharga.

    “Pada penghujung Agustus, Mata Najwa akan tiba pada episode final: ‘Catatan Tanpa Titik’,” kata Najwa.

    Tak hanya menghentikan tayangan “Mata Najwa”, wanita kelahiran 1977 itu juga akan mengakhiri karirnya sebagai reporter di Metro TV.

    Menurut dia, 17 tahun berkarier di media yang membesarkan namanya itu bukan waktu yang singkat.

    “Rasa bangga menjadi reporter pertama Metro Tv, sebagai pemilik kode reporter 01 dalam istilah teman-teman di Kedoya, sampai kapan pun tak akan luntur,” kata Najwa.

    Hingga saat ini belum diketahui apa yang akan dilakukan Najwa Shihab selepas tak membawakan acara “Mata Najwa” dan menjadi jurnalis Metro TV.

    Putri dari cendekiawan Muslim dan mantan Menteri Agama Quraish Shihab ini tidak bersedia menjelaskan alasan pastinya.

    Ini isi pernyataan lengkap Najwa Shihab:

    “Eksklusif Bersama Novel Baswedan” menjadi episode live terakhir Mata Najwa.  Sudah 7 tahun Mata Najwa mengudara. Sejak episode perdana “Dunia dalam Kotak Ajaib” yang tayang pada 25 November 2009 hingga wawancara eksklusif Novel Baswedan pada 26 Juli 2017, total sudah 511 episode Mata Najwa.  

    Selama tiga pekan ke depan, Mata Najwa akan menghadirkan kolase berbagai episode lama yang kami anggap penting dan berharga. Pada pengujung Agustus, Mata Najwa akan tiba pada episode final: “Catatan Tanpa Titik”.

    Namun Agustus bukan hanya menjadi yang terakhir bagi Mata Najwa saja. Menjadi reporter Metro TV pada bulan Agustus 2000, perjalanan saya bersama Metro TV juga akan berakhir pada bulan yang sama. Ini adalah Agustus penghabisan.

    Tujuh belas tahun bukan waktu yang singkat. Rasa bangga menjadi reporter pertama Metro TV, sebagai pemilik kode reporter 01 dalam istilah teman-teman di Kedoya, sampai kapan pun tak akan luntur. Rangkaian perjalanan saya sebagai reporter sebuah TV berita pertama di tanah air terekam dalam, membuat kehidupan jauh lebih kaya serta menjadi bekal berharga untuk terus berkarya sebagai jurnalis.

    Terima kasih tiada tara pada keluarga besar Metro TV. Juga kepada semua pihak yang telah bermitra dan mendukung, terutama pemirsa yang selama ini menemani saya dan Mata Najwa.  

    Salam,

    Najwa Shihab

     

  • Laundry Jujur Di Jogja Bikin Terharu

    Laundry Jujur Di Jogja Bikin Terharu

    Kejujuran memang merupakan hal yang penting untuk dilakukan oleh semua orang. Tanpa kejujuran, akan membawa seseorang mendapatkan masalah di kemudian hari. Entah masalah besar maupun kecil, ketidakjujuran bisa saja suatu saat terbongkar dan menimbulkan masalah yang baru.

    Jujur, memang terkadang sulit untuk dilakukan. Apalagi untuk pengakuan-pengakuan yang besar dan beresiko. Tentu seseorang akan berpikir ulang sebelum akhirnya memutuskan untuk jujur.

    Tetapi, jujur itu memang hal yang sangat baik untuk dilakukan. Ketimbang menyembunyikan fakta yang sebenarnya dan suatu saat akan terkuak.

    Kisah mengharukan kejujuran yang dilakukan oleh Laundry di daerah Jogja ini memunculkan tanggapan positif dari para warganet.

    Baru-baru ini, beredar sebuah postingan facebook yang cukup viral dan menyita perhatian.

    Postingan ini berasal dari akun facebook bernama Qomarul.

    Dalam postingannya, akun ini memposting cerita tentang kejujuran ibu laundry tempat dia mencuci pakaian kotornya.

    Ceritanya, Qomarul merupakan salah seorang pelanggan si ibu laundry yang dalam postingan tersebut tidak disebutkan namanya.

    Suatu hari, Qomarul bersama ibu pemilik laundry baru saja subuhan di masjid.

    Dalam perjalanan pulang, si ibu mendekati Qomarul.

    Ibu ini membisikkan Qomarul untuk mampir sejenak ke rumahnya.

    Karena mengenal baik, Qomarul pun mengiyakan ajakan si ibu.

    Sesampainya di rumah, si ibu bercerita baru saja menemukan uang 1 juta di saku celana yang sedang di laundry.

    Celana itu rupanya adalah milik Qomarul.

    Dalam postingan tersebut, Qomarul mengisahkan bahwa Ia sempat mencari-cari kemana uang tersebut ia letakkan.

    Karena Qomarul mengingat bahwa ia sempat memisahkan uang sebesar itu dari dompetnya.

    Namun setelah berusaha mencari kesana kemari, ia belum juga berhasil menemukan uang miliknya.

    Pasrah, Qomarul mengikhlaskan uang itu.

    Dalam postingannya, agar tidak kepikiran, Qomarul bercerita bahwa ia sempat melupakan keberadaan uang miliknya.

    Syukurlah, si ibu laundry yang jujur menemukan uang Qomarul.

    Saat Qomarul hendak memberikan sebagian uang itu, si ibu laundry malah menolaknya.

    Di akhir postingan tersebut, Qomarul mendoaakan si ibu “Terima kasih matur nuwun nggih bu, semoga usaha loundrynya lancar, sukses dan selalu membawa berkah. Aaaamiin.”

    Cerita Qomarul mengundang reaksi netizen Facebook @Qomarul Cerita kejujuran si ibu laundry ini kemudian mendapat respons dari netizen.

    Sejak diposting 13 Agustus lalu, kisah ini dibanjiri 456 komentar warganet.

    Beramai-ramai netizen ikut mendoakan si ibu laundry yang jujur:

    Andreas Wm: “Ibu akan dpt rejeki pengganti yg lebih berkah…AAMIIN”

    Simanyun Dhenokk Mega: “Semoga berkah londrynya laris banyak pelanggannya”

    Singgih: “jozz!!kagem ibuke loundry mugi2 sehat selalu,diparingi jembar rejeki.”

    Ina Tina Tince: “Sipp.. masih ada org yg jujur spt ibu. Perlu dicontoh.”

    Melihat kisah ibu pemilik laundry ini, rasanya kita harus mulai menjadi orang yang lebih jujur mulai dari sekarang.

    Bagaimana caranya ya?

    Mencari tahu mengapa kita berbohong dan kepada siapa kita berbohong

    Semua pasti pernah berbohong, kepada banyak orang yang berbeda, kepada diri kita sendiri, dan untuk alasan yang berbeda-beda. Misalnya:

    • ”Berbohong untuk membuat diri kita terlihat lebih baik” mungkin dapat dikategorikan sebagai pernyataan yang berlebihan, cerita yang tidak benar dan sulit untuk dipercaya, yang kita ceritakan kepada orang lain, dan diri kita sendiri, untuk menutupi kekurangan kita. Ketika kita tidak puas tentang sesuatu hal, memang lebih mudah untuk menutupinya dengan kebohongan daripada mengatakan yang sebenarnya.
    • ”Kita berbohong kepada teman yang kita pikir lebih baik dari kita”, karena kita ingin dihormati, sama seperti kita menghormati mereka. Sayangnya, berbohong justru akan membuat kita lebih tidak dihormati pada akhirnya. Berikan lebih banyak waktu untuk mereka dapat berempati dan memahami diri sendiri lebih dalam.

    Mengantisipasi perilaku yang akan membuat kita merasa bersalah

    Untuk memutus rantai kebohongan dan rasa malu, penting untuk belajar mengantisipasi hal-hal yang dapat membuat kita merasa bersalah di masa depan, serta belajar untuk menghindari perilaku tersebut. Ketika kita berbohong, kita menutupi sebuah kebenaran yang tidak menyenangkan, yang lebih mudah diutarakan oleh sebuah kebohongan. Kita juga dapat membiasakan diri untuk mengatakan yang sebenarnya, atau meninggalkan perilaku buruk yang membuat kita merasa malu.

    Berhenti membandingkan diri kita dengan orang lain

    Terkadang kita berbohong untuk membuat diri kita terlihat lebih hebat dan lebih baik dari yang sebenarnya. Karena kita terus bersaing dan membandingkan diri kita dengan orang lain, setiap kekurangan memang paling mudah untuk ditutupi dengan kebohongan yang cepat dan kreatif. Jika kita berhenti bersaing dengan orang lain dan memberikan diri kita nilai yang pantas, kita tidak akan merasa perlu untuk berbohong demi membesarkan diri kita.

    Semoga tips di atas bermanfaat dan mampu untuk diterapkan ya?