Blog

  • Hoax or Fakta, Organ Kanker Dekati Emas dan Jauhi Bawang Putih

    Hoax or Fakta, Organ Kanker Dekati Emas dan Jauhi Bawang Putih

    Semakin hari semakin ada-ada saja ya hal-hal viral yang terjadi dan di luar perkiraan. Semakin banyak hal unik dan lucu yang mendadak viral dan menyebar luas dimana-mana.

    Lagi-lagi sosial media sangat berperan aktif untuk membagikan semua hal-hal viral tersebut ke seluruh dunia.

    Salah satu hal unik yang baru-baru ini viral adalah video organ kanker dekati emas dan jauhi bawang putih.

    Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka media sosial juga ikut berkembang.

    Saat ini, segala macam informasi bisa kamu dapatkan lewat internet.

    Mulai dari informasi ringan seputar gosip artis atau kejadian terkini, ramalan cuaca, hingga tips-tips kesehatan.

    Namun, tidak semua informasi bisa dicerna secara mentah-mentah.

    Kamu harus memasang filter dalam pikiranmu agar tidak termakan informasi hoax.

    Tidak sedikit masyarakat yang tertipu informasi kurang jelas tersebut.

    Bahkan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kenyataannya tersebut juga bisa menimbulkan konflik berkelanjutan.

    Maka dari itu, jika ada informasi yang masih ambigu alias dipertanyakan keasliannya, jangan langsung ditelan bulat-bulat.

    Seperti halnya video yang tengah viral di berbagai grup WhatsApp ini.

    Di jagat maya tersebar video uji coba yang dilakukan oleh warganet terhadap sebuah elemen yang disebut-sebut sebagai kanker.

    Dari video eksperimennya tersebut, terlihat seorang pria mendekatkan bawang putih kepada elemen hitam.

    Reaksi elemen hitam tersebut justru menjauh dari bawang putih.

    Kemudian, di kesempatan lain ia menaruh cincin emas di dekat elemen tersebut.

    Namun kali ini reaksi elemen tersebut mendekati cincin emas.

    “Potongan hasil operasi kanker, kanker itu hidup.

    Didekatkan bawang putih, menjauh.

    Didekatkan emas, mendekat.

    Simak dengan baik.

    Itu artinya kalau emas bisa memicu kanker apalagi kalau sudah menopause jangan terlalu sering pakai emas bisa memicu timbulnya alzhaimer.

    Makanya laki-laki diusahakan jangan pakai emas karena laki-laki kan tidak haid kalau perempuan yang haid, zat besinya keluar bersama haidnya,” tulis salah seorang anggota grup WhatsApp yang mengirimkan video tersebut.

    Benarkan elemen hitam tersebut merupakan potongan kanker?

    Seorang pakar kesehatan bernama Dr. Sonar Soni Panegoro, SpB (K) Onk yang berasal dari Rumah Sakit Dharmais menyebut bahwa video potongan kanker yang bergerak-gerak ini merupakan kabar hoax.

    Seperti yang dilansir Tribunnews dari doktersehat.com, sel apapun yang keluar dari tubuh manusia seharusnya akan mati.

    Kecuali jika sel tersebut memang sengaja dibiakkan dalam media tertentu.

    Itupun baru terlihat pertumbuhan setelah 2 atau 3 hari sehingga pergerakannya juga sangat lambat.

    Berbeda elemen hitam yang ada di video tersebut.

    Mengingat benda itu bergerak sangat cepat.

    Menurut dr. Sonar, sel kanker yang hidup warnanya putih kelabu atau merah.

    Penampakan sel kanker seperti gambar di bawah ini.

    Sel Kanker

    Banyak warganet yang beranggapan bahwa elemen hitam yang digunakan oleh si perekam adalah magnetic slime.

    Maka tak heran apabila elemen tersebut justru mendekat saat ada emas di sekitarnya.

    Sekali lagi, video tersebut merupakan hoax dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Tidak tahu juga apakah pernyataan tersebut merupakan fakta yang sebenarnya atau malah justru merupakan berita palsu. Para masyarakat pun cenderung dibuat tidak percaya lantaran belum ada kebenaran yang dapat membuktikan kebenaran dari hasil percobaan etrsebut.

    Lagipula kita sebagai orang yang bijak dan berpendidikan, seharusnya bisa memilah mana berita yang benar dan yang mana berita yang tidak benar.

    Jangan sampai kita termakan oleh berita bohong, kemudian langsung membaginya begitu saja kepada teman, kerabat, maupun orang lain secara sembarangan dan justru malah menebar kebohongan dan kerancuan pemikiraan dimana-mana.

    Dengan adanya undang-undang yang mengatur mengenai penyebaran broadcast ke sosial media dan alat penyampai yang lain. Tentu kamu harus lebih jeli lagi dan tidak sembarangan ketika membagikan informasi ke siapapun.

    Jangan sampai kamu malah dijerat kasus hukum hanya karena membagikan berita kebohongan semata. Salah-salah justru kamu yang akan dilaporkan ke pihak yang berwajib dan harus menanggung hukuman atas perbuatanmu membagikan berita tersebut.

    Tetaplah menjadi pengguna sosial media yang baik dan bijaksana. Cari tahu setiap berita yang kamu dapat dan jangan kamu sebarkan jika tidak tahu kebenarannya.

  • Diarak dan Dipaksa Mengaku Mesum, Ternyata Yang Terjadi Adalah Sebaliknya

    Diarak dan Dipaksa Mengaku Mesum, Ternyata Yang Terjadi Adalah Sebaliknya

    Main hakim sendiri memang tidak dibenarkan. Hal ini tentu dapat merugikan orang lain, karena setiap orang memiliki cara pandang masing-masing. Bisa saja ketika kamu hendak main hakim sendiri, ternyata hal yang kamu duga tersebut bukanlah seperti apa yang kamu duga sesungguhnya.

    Ketika kamu main hakim sendiri pun, salah-salah kamu malah justru bisa menjadi tersangka. Jika dugaan yang kamu tuduhkan tersebut tidak terbukti sama sekali.

    Mungkin jika sudah menduga sesuatu hal yang buruk, alangkah baiknya jika kamu mencari tahu dan memberikan permasalahan tersebut kepada pihak yang berwajib. Bukannya malah main hakim sendiri.

    Jika kamu tidak berhati-hati dan main hakim sendiri. Mungkin hal inilah yang akan menimpamu.

    Jajaran Polresta Tangerang langsung mengamankan pelaku pengeroyokan yang videonya sempat menjadi viral di jagal media sosial.

    Ada tiga orang yang diamankan terkait kasus tersebut.

    Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif.

    Ia menjelaskan insiden yang menghebohkan ini berlangsung pada Sabtu (11/11/2017) malam.

    Peristiwa itu berawal saat warga sekitar melakukan penggerebekan di rumah kontrakan yang berlokasi, Kampung Kadu RT 07 / RW 03 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

    Sejoli yang memadu kasih yakni RN (28) dan MA (20) digerebek oleh masyarakat setempat.

    Kemudian dikeroyok hingga mengalami luka – luka.

    Diduga berbuat mesum, keduanya bahkan dilucuti pakaiannya dan direkam sehingga menjadi viral.

    “Kami sudah mengamankan tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan itu,” ujar Sabilul kepada Warta Kota, Senin (13/11/2017).

    Ketiga pelaku tersebut merupakan aktor intelektual terjadinya insiden ini.

    Mereka di antaranya lelaki berinisial G, T, dan C.

    “Ketiganya kami tangkap hari ini,” ucapnya.

    Menurutnya, pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. Beberapa saksi – saksi pun sudah dimintai keterangan.

    “Untuk di balik motifnya masih kami kembangkan, yang jelas mereka sebagai provokatornya,” kata Sabilul.

    Sabilul menyatakan jajarannya akan menindak tegas siapa pun pelaku penganiayaan .

    Para pelaku sudah dibawa ke Mapolresta Tangerang guna proses penyelidikan lebih lanjut.

    “Keadaan korban masih trauma dan sudah menjalani visum,” ungkapnya.

    Ia menerangkan kedua korban tersebut memang memiliki hubungan yang spesial.

    Mereka dalam waktu dekat ini akan segera menikah.

    “Korban dikeroyok di kontrakan ceweknya. Mereka luka – luka dan masih dalam perawatan,” papar Sabilul.

    Fakta Dibaliknya

    Polisi terus menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap sepasang kekasih di Kampung Kadu RT 07 / RW 03 Sukamulya, Cikupa, Tangerang, Sabtu (11/11/2017) malam.

    Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan, pengusutan kasus bukan terhadap sepasang sejoli yang diduga berbuat mesum.

    Sebab setelah diseliki penyidik, ternyata sepasang kekasih itu yakni RN (28) dan MA (20) tidak berbuat mesum.

    “Karena bukan mesum yah. Kronologinya jam 10 pacarnya telepon minta dibelikan makanan setelah itu datang nasi bungkus pada saat pacaran ya. Yang perempuan dikontrakan makan, pacarnya di kamar mandi,” ujar Sabilul saat dikonfirmasi wartawan, Senin (13/11/2017).

    Saat itu, juga sekumpulan massa melakukan penggerebekan.

    Dalam posisi pintu kontrakan tidak tertutup.

    Menurutnya, sepasang kekasih itu dipaksa untuk ngaku berbuat mesum.

    “Dan dalam kondisi pakai baju dan setelah itu digerebek dipaksa ngaku, ‘kamu ngapain? kamu berbuat zinah’,” ujar Sabilul.

    Pengeroyokan berlanjut.

    RN, pasangan pria, dicekik lehernya.

    Sedangkan, MA dibuka bajunya dan dipaksa ditelanjangi.

    Karena itu, polisi mengamankan empat orang yang diduga melakukan pengeroyokan dan pelecehan seksual terhadap RN dan MA.

    “Kemudian kita amankah tiga dan satu lagi jadi empat orang inisial G, T, dan A,” ujar Sabilul.

    Nah, masihkah kamu akan berbuat main hakim sendiri?

    Ini bahayanya jika kamu masih nekat untuk main hakim sendiri.

    Diincar keluarga pelaku 

    Ketika kamu main hakim sendiri, selain kamu akan diburu oleh polisi kamu juga akan diburu oleh keluarga dari pelaku yang kamu keroyok. Hal ini justru akan membuat kamu tidak nyaman.

    Salah sasaran

    Bukan berarti kamu menuduh seseorang itu memang benar adanya. Kadang kala orang bisa saja salah dan bukan tidak mungkin bahwa kamu bisa salah sasaran ketika main hakim sendiri.

    Malah jadi korban 

    Bukan tidak mungkin jika kamu malah menjadi sasaran dari korban yang hendak kamu hakimi. Jadi, senjata makan tuan dong ya?

    Menguras tenga

    Tentu main hakim sendiri membutuhkan energi yang ekstra dan justru kamu akan kelelahan dibuatnya.

    Berdosa

    Main hakim sendiri tidak dibenarkan di dalam agama apapun sehingga hati-hati saja dengan dosa yang mengintaimu, jika kamu main hakim sendiri.

     

  • Masih Jinjit Naik Motor, Begini Kisah Tragisnya

    Masih Jinjit Naik Motor, Begini Kisah Tragisnya

    Ingin mempunyai dan bisa memiliki kendaraan bermotor memang merupakan hal yang biasa. Namun, kamu juga harus memikirkan apakah kamu sudah bisa dan sudah diperbolehkan untuk menaiki motor atau belum.

    Mengendarai kendaraan bermotor tentunya membutuhkan keahlian dan juga kehati-hatian. Para pengendara tidak bisa menaikinya sembarangan karena akan membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.

    Lain halnya dengan kisah bocah yang satu ini.

    Akibat mengendarai kendaraan motor meski masih belum lancar menaikinya. Bocah inipun berakhir tragis di jalanan.

    Seperti apa kisah lengkapnya?

    Beredar video kisah tragis seorang anak yang diduga masih sekolah dasar.

    Berawal mula dari sang ayah yang membelikannya sebuah motor baru.

    Tampak sebuah benda di dalam rumahnya yang ditutupi oleh kain.

    Setelah dibuka oleh sang anak, ternyata benda tersebut merupakan sebuah motor matic.

    Sang anak tampak senang melihat benda pemberian sang ayah tersebut.

    Ia lantas langsung menaiki motor dengan ekspresi gembira.

    Sang ayah pun memberinya pelukan sambil berkata sesuatu kepada sang anak.

    Bocah tersebut kemudian tak sabar ingin segera menaiki motor pemberian ayahnya tersebut.

    Ia pun menyalakan motornya meski kakinya masih jinjit.

    Tak mengenakan helm, ia lantas tancap gas melajukan motornya di jalan.

    Motor berjalan terhuyung-huyung hingga berhenti ke tengah jalan depan rumahnya.

    Tak terduga, muncul sebuah motor yang melaju kencang dari arah kanan jalan.

    Bocah tersebut pun tertabrak oleh motor yang melaju dengan kecepatan tinggi tersebut.

    Tak diketahui kebenaran dari video yang diunggah oleh akun Facebook R Indra Permana pada Sabtu (5/11/2017) tersebut.

    Banyak Warganet berkomentar bahwa video tersebut merupakan hasil editan.

    Warganet berpendapat bahwa video tersebut dibuat untuk berpesan kepada para orang tua agar lebih bijak mengawasi buah hatinya.

    Tak diketahui kapan waktu pengambilan gambar, namun diduga peristiwa ini terjadi di Thailand.

    Bagi kamu yang memang baru saja bisa menggunakan kendaraan bermotor atau buat kamu yang sudah bisa. Kamu harus tetap melakukan beberapa tips aman berkendara di jalan ini, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

    1. Buat Mereka Melihat 
    Kenakan warna-warna cerah terutama helm dan jaket, ini bertujuan agar pengemudi atau orang lain di jalan dapat melihat dan megetahui keberadaan kamu. Karena menggunakan jaket berwarna hitam atau gelap membuat pengemudi atau orang lain tidak menyadari keberadaan kamu di jalan. Jika kamu tetap ingin menggunakan jaket berwarna gelap, cobalah menggunakan rompi dengan warna reflektif diatasnya.

    2. Tetap Berada di Zona Terbuka
    Kendarai sepeda motor dengan berada di jalur aman, jangan melewati celah-celah mobil dimana kamu tidak akan terlihat akibat blind spot, pertahankan selalu di zona terbuka agar pengemudi atau orang lain mengetahui keberadaan kamu.

    3. Perhatikan Sekeliling 
    Jangan hanya terfokus menatap lurus ke depan. Pastikan kamu juga melihat ke kanan dan kiri, serta sekeliling kamu untuk mengetahui lingkungan dan kondisi jalan. Hal ini untuk menghindari kejadian yang disebabkan oleh pengendara lain atau pejalan kaki, bahkan dari lingkungan sekitar.

    4. Mencari Celah dan Solusi di Jalan
    Perhatikan kondisi jalan dengan mencari cara untuk bisa menghindari dan melewati mobil-mobil berukuran besar, hal ini berguna untuk mencari cara keluar dari kesulitan apabila terjadi sesuatu di jalan.

    5. Jangan Menyalip Dari Jalur Kiri
    Jangan berasumsi bahwa dengan mengedipkan lampu sein dari sebelah kiri pengemudi atau orang lain akan melihat kamu. Perhatikan pengemudi lain dengan melihat sekeliling untuk menanmbah kecepatan dan melakukan pengereman di waktu yang tepat, dan tetap mendahului kendaraan lain dari jalur kanan.

    6. Menjalankan Interferensi
    Lakukan interfensi dengan memanfaatkan kendaraan lain di depan kamu, jika tidak mengetahui kondisi jalan, biarkan kendaraan lain melintas terlebih dahulu dan meraba, agar terhindar dari lubang atau jalan jelek jika tidak mengenal kondisi jalan.

    7. Pilih Jalur yang Benar Dengan Bijak
    Pastikan kamu berada di jalur yang benar, perhatikan jalur cepat dan lambat, apalagi jika ada penggabungan lalu lintas, jangan posisikan kendaraan kamu terjepit di antara kedua belah pihak atau dari ke dua arah.

    8. Perhatikan Kondisi Permukaan Jalan
    Ini tidak hanya memperhatikan kondisi jalan berlubang atau rusak. Ini penting untuk menghindari batu atau puing-puing yang berserakan di jalan, dan perhatikan kendaraan lain yang mungkin tidak sadar dengan kondisi ini seperti kamu.

    Semoga dengan begini kamu akan terhindar dari hal-hal tidak mengenakkan di jalan ya guys?

  • Sekilas Sih Duduk Biasa, Tapi Jika Diperhatikan Kamu Akan Kaget

    Sekilas Sih Duduk Biasa, Tapi Jika Diperhatikan Kamu Akan Kaget

    Alat transportasi umum memang menjadi salah satu alat transportasi yang biasa untuk digunakan bepergian kemana-mana. Selain praktis, kamu tidak perlu repot-repot mengandarai kendaraan pribadi sendiri dan bercapek-capek di jalan karena macet atau hal-hal lain di jalan yang membuat pusing.

    Namun, meskipun praktis. Tentu kendaraan umum terkadang tidak seenak apabila menaiki kendaraan pribadi. Bagaimana tidak, jika seseorang harus rela berbagi tempat duduk dengan penumpang lainnya dan berdempet-dempetan di dalam angkutan umum.

    Mereka juga harus menjaga kesopanan demi kenyamanan orang lain.

    Selain itu, banyak juga kisah lucu dan aneh ketika menaiki kendaraan umum. Seperti layaknya kisah yang satu ini.

    Belakangan, sebuah kejadian aneh jadi viral melalui media sosial.

    Peristiwa ini pertama kali dibagikan pemilik akun pada Facebook bernama Grace Anne Pinto Angeles.

    Pada saat itu, Grace sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya.

    Grace pulang naik angkutan lokal Filipina yang sering disebut jeepney.

    Grace mengunggah 2 foto yang memperlihatkan suasana di dalam angkutan yang ia tumpangi.

    Sekilas penampakan tersebut biasa saja.

    Beberapa penumpang duduk bersebelahan di dalam jeepney.

    Tapi, perhatian Grace ternyata fokus pada sepasang kekasih yang duduk di depannya.

    Pasangan ini sekilas terlihat duduk biasa saja.

    Meskipun begitu, Grace mengaku bahwa sang pria menunjukkan gerak-gerik aneh.

    Pria tersebut terlihat berusaha keras menutupi bagian bawahnya dengan payung ungu yang ia bawa.

    Dalam satu foto, pria tersebut terlihat berbicara dengan sang pacar yang tak terlihat wajahnya.

    Pada foto lain, ekspresi wajah si pria tampak tak senang.

    Ternyata, pria tersebut berusaha menutupi bagian kakinya.

    Setelah dicermati, laki-laki ini menggunakan alas kaki yang tak biasa.

    Ia terlihat memakai sepatu pantofel wanita warna hitam.

    Ia berusaha menutupi kakinya dengan payung agar orang-orang tak melihatnya.

    Namun, usahanya ini sia-sia karena sang pacar terus menertawakannya.

    Grace berasumsi bahwa pria ini baru saja menjemput pacarnya pulang sekolah.

    Sepatu yang ia pakai memiliki heels sekitar 2 sentimeter, jenis pantofel yang biasanya dipakai anak sekolah atau sales.

    Grace menduga si perempuan kelelahan berjalan hingga sang pacar menawarinya sandal.

    Sayangnya, di pria tak membawa sandal ekstra.

    Akhirnya, ia terpaksa mengenakan sepatu heels ini selama perjalanan.

    Grace mengaku tak bisa menahan tawa saat melihat pemandangan ini.

    Kejadian yang ia unggah ini jadi viral dan sudah dibagikan lebih dari 16 ribu kali.

    Banyak netizen yang memuji aksi romantis dan perhatian pria tersebut.

    Pemilik akun Yeye Samala menulis komentar, “Omg! Ini benar-benar menunjukkan bagaimana cinta.”

    Duh, so sweet banget ya aksi pria ini.

    Semoga dia nggak malu ya jika dilihat banyak orang.

    Apa kamu pernah mengalami kejadian serupa?

    Jika kamu memiliki pasangan dan sering menghabiskan waktu bersama-sama, mungkin perhatian-perhatian kecil ini bisa kamu lakukan untuk pasanganmu.

    Mengenal pasangan
    Sudah tahu makanan kesukaan pasangan? Atau film kesukaan, atau hal lain yang menarik minat si dia. Kamu harus mengenal pasangan sebelum memberikan perhatian padanya.

    Menjadi pendengar
    Terkadang wanita cuma ingin keluhannya didengarkan. Jadi cobalah untuk selalu mendengarkan (atau pura-pura mendengarkan) apa yang disampaikan pasangan. Sikap itu adalah cara paling mudah memberikan perhatian.

    Menyampaikan tanggapan
    Setelah menjadi pendengar, cobalah bersikap bijak dengan memberi tanggapan senetral mungkin. Jangan memihak maupun menyalahkan pasangan. Memuji juga perlu dilakukan ketika pasangan menceritakan prestasinya.

    Memeluk
    Pelukan bukan cuma menunjukkan perhatian, tetapi juga memperkuat ikatan batin antara kamu dan pasangan. Kamu bisa memeluk pasangan saat menonton televisi atau mendengarkan musik bersama.

    Jangan mengubahnya
    Biarkan pasangan menjadi diri sendiri, sebab itulah pondasi dari rasa cinta kamu terhadap si dia. Jika pasangan merasa perubahan itu perlu demi kebaikan bersama, si dia pasti akan rela melakukannya tanpa permintaan kamu.

    Jadwal pasangan
    Selain hal-hal yang disukai, kamu sebaiknya juga paham jadwal sehari-hari dari si dia. Dengan begitu kamu bisa mempersiapkan diri dengan baik ketika berusaha memberikan perhatian padanya.

    Terima kasih
    Kedengarannya ucapan terima kasih ini sepele, namun pasangan suka mendengarkan kata-kata itu. Jadi jangan ragu mengatakan terima kasih untuknya setelah pasangan melakukan hal manis pada Anda.

    Bilang sayang
    Seberapa sering kamu mengungkapkan perasaan sayang pada pasangan dengan kata-kata? Selain melalui tindakan dan perbuatan, sekali-kali bilang sayang pada pasangan tidak ada salahnya.

    Mungkin dengan begitu, hubunganmu bisa lebih awet kan.

     

  • Perawat Asyik Telepon Ketika Periksa Tangan Pasien Jadi Viral

    Perawat Asyik Telepon Ketika Periksa Tangan Pasien Jadi Viral

    Perawat atau dokter seharusnya lebih mengedepankan kepentingan pasiennya. Apalagi jika pasiennnya sudah dalam kondisi kritis. Hal ini merupakan tugas seorang perawat atau dokter untuk cepat dan tanggap dalam menangani pasien.

    Namun, hal berbeda justru terjadi pada salah seorang oknum perawat di salah satu rumah sakit yang cukup besar. Tindakannya pun dinilai sama sekali tidak profesional dan dapat membahayakan pasien.

    Sontak, banyak warganet yang membahas berita tersebut hingga akhirnya menjadi viral dimana-mana.

    Bagaimana kisahnya?

    Video seorang perawat asyik bertelepon saat pasien yang ditangani tengah kesakitan viral di facebook.

    Video ini diposting di akun facebook Maria Manalu, Senin (6/11/2017).

    Dalam postingan ini disebutkan peristiwa ini terjadi di RSU Grand Medistra Lubukpakam.

    Diperkirakan video ini diambil keluarga pasien yang menyaksikan langsung tindak tak terpuji di perawat.

    Terlihat si perawat ini akan memasang infus pada pasien bayi yang tengah mengerang kesakitan.

    Sambil bertelepon, si perawat mencari pembuluh darah vena di kaki si bayi.

    Entah karena sedang asyik bertelepon, pembuluh dara vena yang akan ditusukkan jarum infus tidak ditemukan.

    Akhirnya rekannya yang memasangkan infus.

    ”Begini lah cara kerja perawat perawat rumah sakit grand medistra lubuk pakam.uda gk bs masag infus tlponan lg sambil bekerja.apa lagi pasienya anak usia 18 bulan.
    Boha ma songonon (Bagaimana lah ini) .

    Hingga Selasa malam, postingan ini sudah 243 ribu kali diputar dan dibagikan 7.537 Kali.

    Umumnya komentar yang masuk menghujat dan mengecamn si perawat.

    Hingga berita ini ditayangkan sedang diupayakan mendapat konfirmasi dari manajemen RSU Grand Medistra Lubukpakam.

    Upaya konfirmasi yang dilayangkan tribun-medan.com belum berhasil.

    Humas RSU Grand Medistra Emra berkali-kali dihubungi via telepon tapi belum direspons.

    Komentar netizen:

    Princess Dower II Sialan: ini orang kerjanya gimana kali sambil telponan gafokus banget gakasian apa sama anak kecilnya udah ngerintih² dia malah haha hehe cengengesan gajelas ini mah pantesnya dimasukin ke RSJ!!!

    Edi Turnip:  Pecat saja itu perawat mental bobrok,,, Rumah sakitnya lemah SDM nya tuk seleksi penerimaan tenaga perawatnya

    Kalyana Mitta: pecat

    Jenny Dohare: Nurse BODOHHHH menjelekkan profesi perawatz klean ne

    Vinna Nabarat: Memalukan

    Rahmad Hidayat: Dasar inggak ada otak ya, pecat aja.

    Karena viralnya pemberitaan tersebut, akhirnya pihak rumah sakit pun angkat bicara menanggapi kasus tersebut.

    Manajemen rumah sakit Grand Med (dulu Grand Medistra) Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara akhirnya menanggapi kasus perawatnya yang asyik bertelepon saat menangani pasien bayi 18 bulan yang videonya viral di media sosial.

    Video ini direkam keluarga pasien dan diunggah akun facebook Maria Manalu, Senin (6/11/2017) pukul 20.30.

    Humas Rumah Sakit Grand Med Lubukpakam, Emra Sinaga mengakui kalau perawat mereka yang berinisial EZ telah melakukan kesalahan menangani pasien sambil bertelepon.

    Emra mengatakan kalau pihak rumah sakit sudah meminta maaf kepada keluarga pasien yang sempat mengunggah tindakan perawat tersebut ke facebook dan menjadi viral.

    ” Benar yang di video dan tersebar di media sosial itu adalah perawat kita. Kejadiannya dua hari lalu itu pas malam hari. Benar ada pelanggaran etika yang dilakukan oleh perawat kita. Makanya itu kita manajemen sudah meminta maaf termasuk perawat kita (minta maaf) itu,”ujar Emra dikonfirmasi tribun-medan.com  via seluler, Rabu (8/11/2017).

    Namun Emra enggan identitas lengkap si perawat yang membuat heboh tersebut.

    “Inisialnya EZ, dia sekarang lagi shock karena saat ini dia di-bully terus. Dengan difasilitasi supervisor kita, kemarin dia minta maaf sama keluarga pasien, hanya saja keluarganya sampai sekarang tidak mau memaafkan kejadian itu,”kata Emra.

    Ia menjelaskan pasien anak dalam video tersebut masih dirawat di RSU Grand Med. Si pasien tersebut dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami dehidrasi berat.

    “Susah cari nadinya saat itu, kalau pasiennya sudah kita perhatikan, makanya ada dua perawat yang mencari nadinya itu. Nah saat mencari nadi itulah tiba tiba dia ditelepon sama keponakannya yang lagi sakit,”kata Emra.

    Penjelasan Emra tidak sinkron dengan deskripsi yang terjadi di video yang beredar.

    Sebab dalam video berdurasi 38 detik itu EZ asyik bertelepon sambil mencari pembuluh darah vena untuk dipasang jarum infus.

    Sesekali perawat ini terlihat tertawa cengengesan menjawab sambil bertelepon.

    Bahkan sempat batuk.

    Tentu tertawa cengengesan menjawab sambil bertelepon bakal sulit terjadi jika lawannya bertelepon lagi sakit.

    Semoga saja kasus ini bisa segera diselesaikan dan tidak terulang kembali.