Blog

  • Artis Senior Laila Sari Tutup Usia

    Artis Senior Laila Sari Tutup Usia

    Artis memang banyak menyita perhatian publik, apalagi artis sekelas Laela Sari. Artis yang memiliki suara unik ini banyak memberikan kontribusi di dunia hiburan Tanah Air. Kini tidak ada lagi yang bisa menikmati hiburan darinya karena sekarang beliau tutup usia.

    Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Dunia hiburan Tanah Air sedang dirundung duka. Artis senior Laila Sari (82) dikabarkan wafat, menghembuskan nafas terakhir, Senin (20/11/2017), pukul 19:50 WIB di rumahnya.

    Kabar meninggalnya Mpok Laila, demikian artis humoris ini disapa, disampaikan akun gosip selebriti @lambe_turah.

    Di grup WhatsApp juga beredar kabar meninggalnya Laila Sari.

    “Telah meninggal dunia Hj Nur Laila Sari binti Kamarudin (Artis Indonesia) pada usia 77 thn, malam ini (20/11) di kediamannya Jl Badila 1, Rt.03/ Rw.04, Kel.Tangki, Kec.Taman Sari, Jakbar. (Harijanto Ketua RT),” demikian tertulis di pesan singkat tersebut.

    Mpok Laila lahir pada tanggal 4 November 1935 di Padang Panjang, Hindia Belanda. Ia mengawali karier sebagai pemain sandiwara dan penyanyi. Kariernya dilanjutkan dengan bermain dalam film layar lebar. Ia juga bermain dalam sejumlah sinetron, ketika film layar lebar mengalami kemunduran.

    Selama 3 zaman atau 6 dekade lebih, Laila Sari telah berkecimpung di panggung hiburan Tanah Air. Namun, kini kondisi hidupnya amatlah memprihatinkan. Laila sekarang hidup di rumahnya yang sederhana di Tangkiwood, Jakarta Barat. Daerah itu dulu memang dikenal sebagai penghasil artis berbakat di eranya. Sebut saja Aminah Cendrakasih dan (alm) Bing Slamet.

    Berikut daftar film pernah dibintangi almarhumah.

    Dinamika (1955),

    Peristiwa 10 November (1956),

    Singa Betina dari Marunda (1971),

    Wadjah Seorang Laki-Laki (1971),

    Warung Pojok (1977),

    Pulau Putri (1977),

    Inem Nyonya Besar (1977),

    Tuan Besar (1977),

    Sinyo Adi (1977),

    Kembang Semusim (1980),

    Juara Cilik (1980),

    Ketika Cinta Harus Memilih (1981),

    Halimun (1982),

    Ke Ujung Dunia (1983),

    Tante Garang (1983),

    Kelainan Cinta (1983),

    Perempuan Kedua (1990),

    Lupus IV (1990),

    Amrin Membolos (1996),

    Anda Puas, Saya Loyo (2008),

    Cinlok (2008),

    Anak Ajaib (2008),

    Hantu Tanah Kusir (2010),

    Comic 8 (2014),

    Boneka Setan (2014),

    Air & Api (2015).

    Sementara sinetron dibintangi adalah Mermaid In Love (SCTV, 2016).

     

    Pilu di Ujung Usia

    Sebelumya, dikutip dari Kompas.com, program bincang-bincang Ini TalkshowNET.TV menginisiasi pengalangan donasi untuk memberikan apresiasi kepada Mpok Laila melalui laman Kitabisa.com.

    Sebagai informasi, menginjak usianya yang ke-82 tahun, Laila diketahui masih menjadi tulang punggung keluarga.

    Wanita yang namanya melambung berkat film Wadjah Seorang Laki-Laki (1971) kini tinggal bersama anak angkat, cucu, dan cicitnya dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan.

    Belum lagi rumah sederhana Laila yang berada di kawasan Tangkiwood, Jakarta Barat, sudah rapuh dan atapnya bocor.

    Ia pun kerap menunggak tagihan listrik dan air.

    Bahkan untuk membeli makanan, Laila masih kerap berhutang.

    Kondisi tersebut membuat Ini Talkshow NET TV tergerak menginisiasi penggalangan dana untuk memberikan apresiasi kepada Laila yang merupakan penyanyi legendaris Indonesia.

    Sejauh ini, sudah ada Rp133.103.214 donasi yang terkumpul untuk membantu meringankan biaya hidup arti sejawat Aminah Cendrakasih dan (alm) Bing Slamet.

    Penuturan Anak Angkat

    Anak angkat artis senior Laila Sari, Maya Sari bercerita, sang ibunda sudah mempersiapkan kain kafan sebelum kepergiannya.

    Hal tersebut diceritakan Maya saat ditemui di rumah duka, di kawasan Tangkiwood, Jakarta Barat, Senin (20/11/2017).

    “Kemarin dia bilang sebulan yang lalu atau dua bulan yang lalu udah lama juga ‘nanti mama kalau mau meninggal, nih mama udah sediain kain kafan, mama enggak mau nyusahin kamu, nanti kamu enggak usah beli lagi’,” ucap Maya.

    “Ini kainnya mama, ini kain kafannya, katanya ‘ada di sini semua, jadi mama enggak ngerepotin lagi’. Udah disediain sama mama,” sambungnya.

    “Saya (bilang), ‘kok ngomong gitu? Ngapain disediain?’, iya udah tiga bulan yang lalu, udah begitu dianya, dia udah sediain semuanya,” lanjut Maya.

    Maya menuturkan, sebelumnya Laila masih ceria dan tidak dalam kondisi sakit.

    “Sebelumnya masih ceria, segar, masih bercanda- bercanda sama cucunya juga masih sempet ngobrol di depan. Engak sakit,” pungkas Maya.

    Laila Sari meninggalkan satu anak angkat dan tiga orang cucu. Rencananya, ia akan dimakamkan di TPU dekat Tanah Abang, esok setelah ba’da zuhur.

    Semoga almarhumah bisa tenang disana dan segala amal baik, serta ibadahnya dapat diterima oleh Allah SWT.

  • Nasib Anak Usai Permalukan Pelakor Ayahnya

    Nasib Anak Usai Permalukan Pelakor Ayahnya

    Anak memang seringkali menjadi korban ketika orangtua mengalami masalah atau sampai mengalami perceraian. Apalagi jika hal tersebut dilakukan karena adanya orang ketiga dalam hubungan orangtuanya.

    Anak mana yang tidak akan sakit hati ketika mengetahui ibunya harus mengalami permasalahan dengan sang ayah. Hanya karena adanya orang ketiga alias pelakor.

    Pasti kehidupan keluarga yang awalnya indah dan menyenangkan berubah menjadi duka nestapa dan imbasnya justru ke anak.

    Mungkin inilah yang tengah dirasakan remaja wanita yang baru-baru ini menjadi viral di sosial media. Dia tanpa ragu dan takut melabrak pelakor yang diduga menjdi wanita pengganggu di rumah tangga ornagtuanya.

    Bagaimana kisahnya?

    Faisal Haris dikabarkan marah besar usai kekasihnya Jennifer Dunn dipermalukan di sebuah mall di Jakarta. Faisal Haris dikabarkan langsung mendamprat Shafa remaja perempuan yang melabrak Jennifer di tempat umum tersebut. Shafa tak lain adalah anak ketiga Faisal Haris dari pernikahannya dengan Sarita Abdul Mukti.

    Bahkan Haris mengakui jika telah memukul anaknya yang masih berusia 14 tahun itu. Haris mengaku punya hak mendidik sang anak.

    “Begini, saya punya hak untuk mendidik anak saya, anak saya (Shafa) masih 14 tahun,” kata Haris saat live by phone di acara Pagi Pagi Pasti Happy, Senin, (20/11/2017). “Alangkah baiknya untuk usia 14 tahun tidak melakukan itu,” lanjutnya.

    Harris mengungkapkan melayangkan pukulan karena Shafa membentaknya. Haris menyebut memukul bagian betis sang anak.

    “Saya akui saya memukul kakinya (Shafa), karena anak saya membentak dan memaki saya. Saya bilang jangan lakukan itu karena Allah akan marah. Saya pukul betis kakinya,” ungkap Harris.

    Sebelumnya dikabarkan jika Jennifer mengadu ke Faisal usai dijambak Shafa. Faisal kemudian meluapkan kemarahannya kepada Sarita yang tak lain adalah istri sahnya. Lewat telepon, pria yang berselingkuh dengan Jennifer itu balik melabrak sang istri.

    “Suami saya telepon, marah. Beliau katakan bahwa saya tidak bisa mendidik anak. Saya bingung kenapa, ternyata katanya anak saya hajar Jedun (Jennifer Dunn) di mal,” ungkap Sarita.

    Sarita yang awalnya tak tahu apa-apa kemudian mengkonfirmasi hal itu kepada Shafa. Putrinya itu pun membenarkan jika sudah menjambak Jennifer karena emosi.

    “Saya langsung telepon anak saya, terus anak saya langsung kasih video ke saya. Ya, memang benar dia hajar Jedun karena anak saya sudah terlalu sakit, terlalu sakit hati banget oleh kelakuan Jedun yang tidak tahu malu, sampai detik ini tidak pernah merasa bersalah kalau telah menyakiti sebuah keluarga,” bebernya.

    Alih-alih menegur anaknya, Sarita malah mendukung apa yang dilakukan Shafa. “Ini luapan hati seorang anak yang marah, yang melihat keluarganya hancur. Dan memang kami hancur, porak poranda, jadi itu ungkapan hati seorang anak,” tandas Sarita.

    “ Saya katakan, kamu anak hebat. Memang dia anak hebat. Anak saya memang anak hebat. Cuma itu saja,” beber Sarita.

    Di akun Instagramnya @queen_saritaabdulmukti , Sarita mengunggah video parodi tentang anaknya yang melabrak Jennifer Dun.

    Tentang Shafa

    Shafa Aliya Haris dengan berani mendorong tubuh Jennifer Dunn yang sedang mengantri di Mall. Shafa juga tidak malu-malu berteriak di depan wajah wanita itu. Bahkan, Shafa menjambak rambut panjang Jennifer yang kemudian dihentikan oleh orang di sebelah Jennifer. Orang di sebelah Jennifer juga menenangkan Shafa Aliya.

    Kejadian itu pun menjadi tontonan orang-orang di Mall. Shafa Aliya tetap berteriak-teriak mempermalukan Jennifer Dunn di tempat umum. Kelakuan Shafa Aliya pun kini menjadi viral. Banyak netizen yang mendukung perilaku gadis cantik itu.

    Bahkan, akun Instagramnya juga langsung mendapatkan banyak followers. Usai kejadian tersebut, banyak yang mengomentari aksi sang ayah. Sejumlah selebriti mengutuk tindakan kasar Harris ini. Salah satu diantaranya adalah Nafa Urbach.

    Dalam instagram story-nya Nafa meluapkan keprihatinnya.

    “Yang bisa saya ambil dan pelajari dari kejadian shaffa yg melabrak jedun adalah, anak selalu jadi korban. Korban dr balas dendam dan sakit hati, korban dr keegoisan dan kepentingan diri masing2,” sambung Nafa.

    “Anak hanya butuh diajak bicara berdua dengan kasih, minta maaf sebanyak yg dibutuhkan, krn luka itu membekas,” tulis Nafa dengan emoji menangis.

    Nafa juga menyindir sebagian wanita yang tidak berempati, serta tidak memiliki perasaan lantaran merebut kebahagiaan orang lain.

    “Banyak sekali skrg wanita yg tdk berempati, tdk punya hati dan perasaan, wanita yg hanya memuja kemewahan dan kebutuhan yg perlu diperlengkapi tanpa dia sdr dia sedang mencuri, Mencuri kebahagiaan orng lain dan mencuri harta orng lain dengan menjual kecantikan dan tubuh, apakah hargamu hanya sebesar itu??”. 

    Bagaimana menurut kalian guys? Setujukah dengan tindakan yang dilakukan keduanya?

  • Motif Jilbab Nyleneh, Kok Bisa Ya?

    Motif Jilbab Nyleneh, Kok Bisa Ya?

    Memang seiring berjalannya waktu, semakin banyak trend jilbab yang memiliki model, motif, dan warna yang beragam. Hal ini ditujukan untuk menarik minat pasar agar tertarik untuk membelinya dan memilikinya.

    Tidak heran apabila banyak para hijabers dengan style atau gaya masing-masing dengan mengenakan jilbab dengan motif yang beragam.

    Namun, apa jadinya jika jilbab yang identik dengan kaum muslim. Justru memiliki motif nyleneh yang membuat jilbab tersebut menjadi viral saat ini?

    Warganet Makassar dihebohkan dengan beredarnya foto-foto jilbab bermotif gambar tak senonoh.

    Foto-foto jilbab bermotif gambar orang telanjang itu diunggah sejumlah warganet kota Daeng di media sosial.

    Jika dilihat secara sepintas, tak ada keganjilan dalam jilbab itu.

    Namun saat diperhatikan dengan saksama ada gambar perempuan tak berbusana.

    Kabarnya ormas islam di makassar langsung menyidak pasar yang diduga menjual jilbab demikian.

    Namun hingga kini tak jelas dimana asal muasal foto tersebut berasal.

    Jilbab bermotif gambar tak senonoh sebenarnya bukanlah berita baru.

    Pada tahun 2016 lalu Warga Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara juga menemukan jilbab demikian.

    Dalam motif yang ada di pinggiran jilbab tersebut, terlihat gambar dua orang wanita yang tidak mengenakan pakaian selembar pun.

    Mulanya kasus ini mencuat ketika seorang wanita bernama Dewi ditemani oleh Andika berniat belanja jilbab.

    Keduanya mendatangi salah satu toko di Plaza ATC Kota Padangsidimpuan yang khusus menjual perlengkapan pakaian Muslim.

    Andika menemukan motif tersebut pada jilbab Dewi setelah dua bulan membeli jilbab seharga Rp 70 ribu itu.

    Tak hanya terdapat gambar sepasang manusia tanpa busana, jilbab yang telah dipakai Dewi selama dua bulan tersebut juga mengandung gambar singa dan simbol-simbol yang dicurigai sebagai lambang zionisme.

    Ya, saat membeli, Andika dan Dewi tidak begitu memperhatikan motif jilbab yang memiliki kombinasi warna pink, hitam, putih dan abu-abu tersebut.

    Sadar motif jilbab yang dipakainya mengandung hal yang tak pantas, akhirnya Dewi menghentikan pemakaian jilbab warna-warni tersebut.

    Dianggap meresahkan, kini Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan DPRD telah mengetahui kabar mengenai jilbab yang motifnya dianggap mencederai agama.

    Menindak lanjuti hal tersebut, MUI tak tinggal diam dan turun ke lapangan melakukan investigasi peredaran jilbab tersebut.

    Tips memilih jilbab

    Tren hijab sudah menjadi ‘Raja’ di dunia fashion tanah air.

    Sejak lima tahun lalu, tren hijab dan penampilan yang lebih santun kian dinamis dan mendapat hati masyarakat wanita Indonesia.

    Tak heran kalau variasi model hijab dan busana muslimah begitu banyak dan bermunculan setiap minggunya.

    Nggak jarang ini membuat kita sebagai konsumen atau pencinta hijab kebingungan membedakan mana bahan hijab antara satu dengan yang lainnya.

    Tekstur bahan organza berbeda dengan organdi. Sehingga kamu harus jeli dengan perbedaan.

    Organza

    Siapa sih yang tidak mengenal bahan ini?

    Bahan organza memang agak kaku, tetapi terlihat glamour apabila digunakan.

    Pada beberapa pemakaian, organza memang agak sulit digunakan apabila tidak mengetahui tipsnya.

    Bahan organza ini sering ditemui di toko-toko hijab dan online shop hijab.

    Bahan ini untuk hijab akan terlihat elegan karena bahannya berasal dari tenunan polos baik serat nilon, rayon, sutra maupun polyester.

    Bahan organza ini terlihat mengkilap apabila terkena cahaya, cantik digunakan.

    Organdi lebih transparan dari bahan organza.

    Organdi

    Perbedaan organza dengan organdi ini terletak pada bahannya yang lebih transparan dan kaku.

    Organdi ini membuat kain terlihat seperti kaca dan lebih transparan dari organza.

    Pemakaiannya lebih meluas seperti untuk baju, gordyn, gaun dan hijab.

    Ruby

    Bahan hijab ini sedang ngetren di kalangan hijabers, dimana hijab ini terdapat dot yang memberikan nuansa elegan.

    Lain halnya dengan 2 bahan di atas, bahan ini tidak mengkilap.

    Bahan Maxmara juga sedang digandrungi oleh para hijabers dengan beragam motif.

    Maxmara

    Bahan yang lembut dan licin ini nyaman digunakan pada saat formal maupun untuk hang out.

    Saat ini penggunaan maxmara sudah meluas dan sedang tren di kalangan hijabers.

    Satin Motif

    Dari namanya pasti kamu sudah tau bahwa bahan hijab ini licin dan mengilap.

    Banyak artis yang menggunakan bahan ini untuk dijadikan hijab.

    Penggunaan bahan ini juga nyaman namun hijabers harus menggunakan dalaman hijab.

    Nah, mulai sekarang mungkin kamu harus mulai berhati-hati ketika membeli jilbab dengan motif yang ramai. Cermati dulu motifnya dengan baik dan pastikan tidak ada gambar yang nyleneh di dalam motif tersebut. Selamat berburu jilbab, guys.

     

  • Ramalkan Nasib Setnov, Inilah Nyanyian Nazaruddin yang Kembali Viral

    Ramalkan Nasib Setnov, Inilah Nyanyian Nazaruddin yang Kembali Viral

    Nasib seseorang memang tidak akan pernah ada yang tahu. Hal tiba-tiba dan  mengejutkan bisa saja menimpamu kapan saja dan dimana saja. Mungkin inilah yang cocok untuk menggambarkan nasib naas yang dilami oleh Setya Novanto beberapa waktu yang lalu.

    Ketua DPR Setya Novanto kini tengah menjadi perbincangan publik baik di dunia nyata maupun dunia maya.

    Yang paling heboh tentunya kecelakaan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Setya Novanto hingga membuatnya menginap di rumah sakit.

    Mobil tersebut menabrak tiang listrik saat diberitakan tengah melaju ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Setya Novanto dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau, Jakarta Selatan untuk mendapatkan perawatan.

    Fredrich Yunandi selaku kuasa hukum Setya Novanto mengatakan kliennya mengalami luka di bagian kepala hingga berdarah-darah.

    Publik heran, sebab beberapa kali Setya Novanto menderita sakit saat hendak ‘ditarik’ KPK usai menjadi tersangka kasus KTP elektronik.

    Bukan cuma itu, banyak kejanggalan yang terjadi seputar kecelakaan tersebut.

    Setya Novanto dinilai ‘kebal’ terhadap hukum.

    Kabar ‘kekebalan’ hukum Setya Novanto ini ternyata pernah diungkap oleh Nazarudin, narapidana kasus korupsi Wisma Hambalang.

    Rekaman video wawancara bekas Bendahara DPP Demokrat itu kembali viral setelah publik diramaikan oleh kasus Setya Novanto.

    Oleh Nazarudin, Setya Novanto diberi gelar sinterklas.

    Pada kasus korupsi KTP elektronik, untuk pertama kali dalam karier politiknya, ketua umum Partai Golkar dan ketua DPR Setya Novanto ditetapkan menjadi tersangka.

    Sebelumnya nama Setya disebut-sebut diduga terkait sejumlah perkara, namun tak satu pun yang berujung di pengadilan.

    Ini membuat beberapa kalangan menggambarkan Setya ‘lihai membebaskan diri dari kasus hukum’.

    “Setya Novanto ini, saya yakin, (penegak hukum) tidak akan berani. Tidak akan berani. Orang ini Sinterklas, kebal hukum. Tidak akan berani walaupun saya bilang, sudah jelas buktinya.”

    “Saya cerita soal e-KTP. E-KTP itu dari sebelum proyek ditender, sudah dimarkup senilai Rp2,5 triliun. Sudah dibuat, keuntungannya segini untuk dibagikan ke DPR, Mendagri, hingga pengusaha bagian posisi Novanto.”

    “Spec (Spesifikasi)-nya diatur sedemikian rupa. Dalam perjalanannya, yang dilaksanakan di bawah spec. Komisi Persaingan Usaha sudah ada keputusan pengadilan bahwa terjadi proses kolusi dan rekayasa dalam proses tender.”

    Ada surat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah, tapi LKPP nya juga diintervensi. Pelaksanaannya kini juga amburadul. Sampai sekarang gak selesai. Uang yang dibagi-bagi juga sudah banyak.”

    Pernyataan itu dikeluarkan mantan anggota DPR dan mantan bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, Januari 2014.

    Kalimat “tidak akan berani” tiga kali diucapkannya untuk memprediksi nasib Setya dalam kasus e-KTP.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Setya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, namun Setya membawa langkah KPK itu ke praperadikan dan ia menang.

    Nazaruddin divonis bersalah dalam kasus korupsi anggaran Wisma Atlet.

    Dari penjara, Nazarrudin memaparkan praktik korupsi serupa yang diduga dilakukan banyak politikus.

    Peneliti Formappi Lucius Karus tidak heran jika publik menilai buruk kinerja DPR berdasarkan survei-survei yang ada.

    Lucius beranggapan melorotnya persepsi publik terhadap kinerja DPR satu di antaranya disebabkan Setya Novanto.

    Selama 3 tahun belakangan ini, Lucius menilai Ketua DPR itu kerap bikin DPR Geger.

    “DPR ini selama tiga tahun ini disandera oleh satu sosok saja, Pak Setya Novanto. Dalam tiga tahun hampir masalah beliau yang membuat DPR geger,” ujar Lucius dalam sebuah diskusi yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

    Seperti diketahui, selain soal dugaan korupsi proyek e-KTP, terungkapnya rekaman pembicaraan Novanto dengan bos PT Freeport Indonesia terkait saham atau dikenal dengan kasus ‘Papa Minta Saham’ menjadi isu besar pada tahun 2015 lalu.

    “Dan dalam semua hiruk-pikuk satu orang ini, DPR kemudian menjadi yang paling buruk di era reformasi dalam soal kinerja,” kata Lucius.

    Selain itu, Lucius juga sudah menduga Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI bakal tumpul ketika menangani persoalan etik Setya Novanto.

    “Kalau bicara soal MKD bukan hal baru alat kelengkapan ini di DPR memang sudah sejak awal jadi sorotan karena perannya tumpul,” ujar Lucius.

    Lucius mengatakan seharusnya MKD bisa memberikan ganjaran etik kepada Setya Novanto yang sebetulnya telah jelas ingin lari dari tanggung jawabnya.

    “Perilaku ini saya kira mendasar untuk seorang pimpinan ketika dia lari dari tanggung jawab, tidak bertanggung jawab itu sesungguhnya sudah bisa menjadi dasar bagi MKD untuk menduga ada pelanggaran etik serius yang dilakukan,” tutur Lucius.

    “Itu seharusnya memicu anggota MKD untuk menjalankan sidang dan sayangnya itu tidak diputuskan sekarang ini,” ucap Lucius.

    Nah, semoga saja ini merupakan awal hal baik untuk mengungkap kasus yang menimpa Setya Novanto. Tentu keadilan sangat dibutuhkan dalam setiap kasus yang terjadi. Jangan sampai yang salah malah justru lolos dan bisa hidup dengan nyaman, sementara yang lain dirugikan.

  • Setya Novanto Kecelakaan, Warganet Justru Malah Nyinyir

    Setya Novanto Kecelakaan, Warganet Justru Malah Nyinyir

    Siapa yang tidak mengenal Setya Novanto?

    Belakangan ini namanya seringkali wara-wiri di media pemberitaan Nasional. Setelah diduga melakukan  korupsi e-KTP. Kini dirinya kembali hadir dengan pemberitaan baru seputar kecelakaan yang dialaminya beberapa waktu yang lalu.

    Sontak berbagai media pemberitaan langsung menyoroti peristiwa kecelakaan Setya Novanto ini.

    Kabar kecelakaan yang dialami Ketua Umum Partai Golkar, Setyo Novanto segera viral di media sosial petang ini, Kamis (16/11/2017).

    Komentar nyinyir pun dituliskan menanggapi banyaknya kejanggalan atas kecelakaan Setnov-sapaan Setya Novanto, ketika hendak menuju kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) petang ini.

    Kejanggalan mencolok yang disoroti netizen adalah kondisi mobil dan keterangan Kuasa Hukum Setnov, Fredrich Yunadi, sesaat kabar duka tersebut mencuat.

    Dalam rekaman video amatir, kondisi mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO yang diduga ditumpangi Setnov hanya mengalami kecelakaan ringan.

    Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan keterangan sang pengacara yang menyebutkan jika kondisi mobil Setnov hancur pasca kecelakaan.

    Setnov pun dikabarkan harus dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau lantaran dilaporkan tidak sadarkan diri.

    “Laaah tiangnya kaga rubuh. Orangnya parah,” tulis akun twitter bernama @chink_amir pada Kamis (16/11/2017).

    Sedangkan akun bernama Banyu Biru lewat akun @BanyuBi59672941 menyebut pengacara Setnov berbohong.

    “Iki penggacaranya ngibul bangget,” tulis menuduh dibalas Johanes lewat akun @johanes_subandi ‘kayanya berita kecelakaan juga pura2/rekayasan antek2nya setya novanto,dan pengacaranya,Allah maha tahu,inga2 ting!!!!!bating’.

    Seperti diketahui sebelumnya, kabar duka terkait kecelakaan yang dialami Ketua Umum Partai Golkar, Setyo Novanto mencuat di media sosial sejak dikonfirmasi kuasa hukumnya, Fredrich Yunadi. Layaknya berlomba, netizen berebut berkomentar nyinyir hingga melaporkan kembali kejadian yang dialami tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik atau e-KTP itu saat ini.

    Seperti yang dilakukan oleh Senopati Wirang lewat akun @seno_wirang pada Kamis (16/11/2017) pukul 20.10 WIB. Lewat statusnya, akun tersebut mengunggah sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO yang diduga milik Setya Novanto.

    Mobil berwarna hitam itu terlihat masih terparkir dengan kondisi menabrak tiang rambu dan berada atas separator jalan yang diperkirakan merupakan Jalan Alteri Pondok Indah, tepatnya kawasan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    Dalam video berdurasi satu menit sembilan detik itu, mobil terlihat rusak ringan pada bagian depan, yakni bumber dan grill mobil penyok. Bagian ban ataupun bodi mobil tidak tergores sedikit pun walaupun mobil diperkirakan menabrak hingga naik ke atas separator.

    Sementara, sasana jalan pun terlihat kosong dengan hujan masih membasahi lokasi kejadian. Tidak ada pemeriksaan ataupun upaya penderekan yang dilakukan pihak Kepolisian, mobil justru dibiarkan di sisi jalan.

    “BREAKING NEWS.. SETYA NOVANTO KECELAKAAN MOBIL!! Terkonfirmasi nopol mobil Setnov B 1732 ZLO Toyota Fortuner,” tulisnya melaporkan dalam status yang dapat diakses lewat tautan https://twitter.com/seno_wirang/status/931147500567666688

    Belum ada konfirmasi terkait rekaman video tersebut, hanya saja Setnov-sapaan Setya Novanto, diketahui dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau saat ini.

    Kondisi Terkini

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa serta dokter KPK untuk mengecek langsung kondisi Ketua umum Partai Golkar, Setya Novanto (SN) yang dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Kamis (16/11/2017) malam karena mengalami kecelakaan saat hendak menyerahkan diri ke KPK.

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan penyidik juga membawa dokter untuk kebutuhan pengecekan Setya Novanto, tersangka korupsi e-KTP.

    “Penyidik sudah membawa dokter untuk kebutuhan pengecekan tersangka SN‎. Dibutuhkan koordinasi terlebih dahulu dengan dokter jaga atau dokter yang merawat,” ungkap Febri Diansyah, Jumat (17/11/2017) dini hari di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

    Febri melanjutkan hingga saat ini, ‎penyidik tidak menemukan dokter jaga tersebut atau dokter yang merawat Setya Novanto di lokasi dan pihak manajemen RS juga tidak dapat ditemui untuk memberikan informasi dan akses malam ini.

    ‎Atas hal ini, Febri meminta pihak mahajemen RS tidak mempersulit kerja penyidik KPK di lokasi. “Sejauh ini ada informasi yang kami terima-pihak-pihak tertentu tidak koperatif,” tambahnya.

    Wah, bagaimana pendapat kalian guys? Apakah kamu merasa tidak ada yang janggal pada peristiwa ini?

    Semoga saja kasusnya cepat selesai dan tidak dipersulit lagi.