Blog

  • Cibiran Terhadap Sri Rahayu yang Dinikahi Bule Ganteng Selandia Baru

    Cibiran Terhadap Sri Rahayu yang Dinikahi Bule Ganteng Selandia Baru

    Sebuah pernikahan memang tak akan ada yang tahu akan dilakukan oleh siapa, dengan siapa, dan dimana. Meski begitu, tetap saja yang namanya pernikahan biasanya akan mengundang banyak kehebohan demi kehebohan dibaliknya.

    Seperti pernikahan yang beberapa waktu lalu digelar oleh Sri Rahayu dan Ezra Liam Honan seorang bule asal Selandia. Keduanya menikah dan menghebohkan jagat dunia maya.

    Pasalnya, pernikahan lintas negara ini cukup mencengangkan publik lantaran perbedaan keduanya yang dianggap terlalu jauh.

    Sri Rahayu yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah dicap tidak cocok sama sekali menikah dengan Ezra sang bule ganteng tersebut.

    Hal ini ditengarai dari pendidikan Sri yang hanya tamatan Sekolah Menengah Pertama, sedangkan Ezra merupakan seorang manajer perusahaan ritel di Australia.

    Sementara itu, Sri juga diketahui bekerja sebagai pengasuh anak di sebuah apartemen di Jakarta.

    Netizen banyak yang menganggap bahwa keduanya tak cocok sama sekali.

    Terlebih lagi paras Sri atau yang lebih akrab disapa Rini ini sama sekali berbeda jauh dengan Ezra yang dianggap ganteng maksimal ini.

    Dengan kulit sawo matang, wajah pas-pasan, Sri dianggap tidak layak menikahi Ezra Liem Honan.

    Meski begitu, keduanya tak ambil pusing dengan masalah perbedaan fisik maupun juga pendidikan di antara keduanya.

    Nyatanya mereka berdua tetap melangsungkan pernikahan di Indonesia, meskipun harus menempuh berbagai persyaratan dokumen yang dinilai Ezra cukup ribet ini.

    Bak cerita di negeri dongeng, Rini akhirnya menikah dengan Ezra berbalut gaun modern berwarna putih dan bersanding bersama Ezra di pelaminan.

    Rini yang seperti Cinderella pun masih terus mendapat cibiran lantaran diketahui bahwa usia Rini satu tahun lebih tua daripada Ezra.

    Bahkan, Rini sempat menuturkan bahwa kedua orang tuanya pada awalnya tak menyetujui pernikahan keduanya.

    Terlebih karena sulitnya pengurusan administrasi keduanya yang beda kewarganegaraan. Rini dan Ezra harus mengurusnya selama dua bulan, bolak-balik dari Wonogiri-Jakarta.

    Perkenalan Rini dan Ezra

    Mulanya, ia berkenalan dengan Ezra saat bertemu di Pantai Kuta Bali setahun lalu. Usai berkenalan, keduanya bertukar nomor ponsel dan akun media sosial.

    Rini menggunakan Bahasa Inggris saat berkomunikasi dengan Ezra.

    “Anak yang saya asuh biasa menggunakan bahasa Inggris maka saya bisa berbahasa Inggris,” cerita Rini.

    Hingga pada Agustus 2017 saat pertemuan kedua di Bali, Ezra melamar Rini.

    Setelah menikah, keduanya berencana untuk tinggal di Australia dan akan membeli rumah di Jakarta.

    Begitulah kedua pasangan ini disataukan. Tak pernah ada yang tahu kan jodoh datangnya dari mana?

    Jika kebanyakan netizen menilai bahwa pasangan Rini dan Ezra merupakan pasangan yang kurang cocok karena hanya melihat dari perbedaan fisik antara keduanya.

    Cobalah untuk jangan menilai dari sampul luarnya saja, ketahuilah alasan mengapa kamu tidak boleh asal menilai orang hanya dari sampul luarnya saja.

    Belum tentu kamu lebih baik dari dia.

    Belum tentu kamu lebih baik dari dia! Ingat itu! Kamu pakai pakaian tertutup sedangkan dia udelnya keliatan? Berarti kamu lebih baik dari dia? Belum tentu.

    Setiap orang diiciptakan Tuhan karena sebuah alasan. Begitu juga dengan ia.

    Tidak ada ciptaan di dunia ini yang tidak berguna. Nyamuk yang kecil diciptakan bukan untuk menggigit manusia tapi untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Demikian juga dengan dia.

    Menilai mereka dengan penilaian yang buruk tidak membuatmu jadi lebih baik.

    Menilai buruk mereka tidak membuat kamu jadi manusia yang lebih baik. Baik itu relatif. Komponen kebaikan itu ada banyak. Baik itu luas. Jika kamu menilai buruk seseorang berarti kamu adalah tipe orang yang close minded, dan tidak melihat sisi kebaikannya.

    Meremehkan mereka sama saja dengan meremehkan Sang Pencipta.

    Meremehkan seseorang yang ada di hadapanmu sama saja dengan meremehkan Sang Pencipta. Manusia yang kamu nilai buruk itu adalah ciptaan Sang Pencipta. Jadi, sebelum kamu menilai ia buruk, perhatikan ia baik-baik, dan ingat tentang Yang Menciptakannya.

    Setiap orang memiliki sisi kebaikan. Tidak ada orang yang 100% jahat

    Tidak akan ada manusia yang 100% baik atau 100% jahat. Kebaikan dan kejahatan, keduanya bersemayam di dalam hati manusia. Tokoh yang 100% jahat/baik hanya terdapat di karakter fiksi. Demikian pula dengan orang yang kamu nilai buruk. Masih ada kebaikan di diri mereka yang bisa kamu temukan.

    Nah, masih ingin menilai orang dari luarnya saja?

     

  • Polisi Bohong Demi Bahagiakan Seorang Ibu yang Kehilangan Anaknya

    Polisi Bohong Demi Bahagiakan Seorang Ibu yang Kehilangan Anaknya

    Kesedihan ketika kehilangan orang yang kita cintai memang terkadang membuat kita dapat merasa sedih berlarut-larut. Ketidakpercayaan bahwa orang yang kita cintai dan sayangi sudah tidak dapat kita lihat lagi, tentu terkadang bisa sampai membuat stress.

    Mungkin, inilah yang juga dirasakan oleh seorang ibu yang ternyata kehilangan anaknya untuk selama-lamanya ini.

    Sebuah kecelakaan hebat yang dialami oleh sebuah keluarga asal Tiongkok ini tentu merubah kehidupan mereka dengan tanpa diduga-duga.

    Seorang anak terenggut nyawanya dalam insiden kecelakaan tersebut dan seorang ibu harus kehilangan ingatannya dan menjadi penyandang disabilitas karena kecelakaan hebat tersebut.

    Selama bertahun-tahun lamanya, sang ibu begitu sedih karena anaknya tak pernah datang lagi untuk menemui dirinya.

    Sang ibu selalu tidak percaya ketika dibeberkan mengenai fakta bahwa anaknya telah meninggal dunia. Tapi, ia terus menyangkal dan mengatakan bahwa anaknya hanya tinggal di tempat yang jauh dan bukannya meninggal dunia seperti apa yang dikatakan oleh orang-orang.

    Sepanjang hari, ia terus bersedih dan merindukan anaknya yang hilang tersebut. Hingga suatu waktu, hal yang tak terduga pun terjadi dalam hidupnya.

    Tak disangka seorang polisi baik hati rela membohongi ibu tersebut dengan berpura-pura untuk menjadi anak dari sang ibu tersebut.

    Kronologi Kejadian

    Tahun 2003 lalu Liang Qiaoying dan anak laki-lakinya Liang Yu terkena gas beracun dalam sebuah insiden di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara.

    Wanita mantan guru sekolah itu berhasil selamat namun tubuhnya lumpuh dan mengalami cacat mental.

    Sementara itu, Liang Yu tidak berhasil selamat dan dinyatakan meninggal.

    Pikiran Qiaoying seakan tidak terima kematian Yu dan terus menerus menyangkal bahwa anaknya telah tiada.

    Maka setiap harinya, Qiaoying bertanya pada suaminya Xia Zhanhai mengapa anak mereka tidak pulang.

    Sang suami pun menjelaskan dengan alasan yang bermacam-macam.

    Namun suatu hari pada tahun 2010, saat melihat berita di TV, Zhanhai melihat seorang polisi yang sangat mirip dengan mendiang anaknya.

    Zhanhai tak tahu siapa nama polisi itu, tapi berhasil menemukan dimana ia bertugas.

    Polisi itu bertugas di Pudong, sejauh 1500 km dari rumah mereka.

    Meski jauh, Zhanhai mencoba mencari polisi itu tapi gagal.

    Pudong adalah tempat yang luas, ditambah lagi Zhanhai tidak tahu nama polisi tersebut.

    Pada tahun 2013, pencarian Zhanhai pada sang polisi mendapat perhatian salah satu program televisi.

    Tahu bahwa permasalahan mereka akan memberikan rating yang bagus, TV itu lalu mau membantu Zhanhai mencari sang polisi.

    Program TV berhasil berkoordinasi dengan kepolisian Shanghai dan akhirnya identitas sang polisi diketahui.

    Polisi itu bernama Jiang Jingwei.

    Awalnya Jingwei tak yakin ketika diminta berpura-pura menjadi anak orang lain karena ia tidak mau menyakiti perasaan ibunya sendiri.

    Tapi akhrinya Jingwei berpikir tidak apa hanya berpura-pura menjadi anak orang lain tanpa melukai perasaan ibunya sendiri.

    Setelah ibu Jingwei memahami situasinya, Jingwei setuju untuk bertemu dengan Zhanhai dan Qiaoying di acara TV tersebut.

    Jingwei merasa terenyuh saat melihat pasangan suami istri itu untuk pertama kalinya, apalagi saat “ibu” nya menangis melihatnya pertama kali.

    Program TV mengarang cerita bahwa “anaknya” sedang menjalankan misi negara selama bertahun-tahun, karena itulah ia tidak bisa pulang.

    Hal itu menjelaskan mengapa aksen si anak jadi berbeda dan mengapa ia lupa bahasa aslinya.

    Tapi hal itu tak masalah bagi Qiaoying, karena yang terpenting adalah ia bahagia bisa bertemu dengan anak laki-lakinya lagi.

    “Malam setelah show itu, Qiaoying tidur seperti bayi selama lebih dari 8 jam.

    Sementara itu, sang polisi yang tersentuh memutuskan untuk terus berpura-pura menjadi anak pasangan suami istri itu.

     Jingwei akan sering menelepon, bahkan mengirimkan hadiah saat Natal dan hari besar lain.
    Bagaimana, apakah kalian juga tersentuh dengan apa yang dilakukan oleh polisi ini?
    Jika kamu ingin berbuat baik, maka cobalah untuk menunjukkan kebaikan-kebaikanmu dengan berbagai cara.
    Terimalah Sebagai Sebuah Proses
    “Menjadi orang yang lebih baik” adalah proses yang akan kamu jalani seumur hidup. Dalam proses ini, tidak pernah ada istilah bahwa kamu sudah berhasil dan tidak ada kesempatan lagi untuk berkembang. Kesediaan kamu untuk membuka diri selama menjalani proses perubahan dan pertumbuhan akan meningkatkan fleksibilitas kamu. 
    Menemukan Nilai yang Kamu Yakini
    Niat terbaik sekalipun tidak akan pernah bisa tercapai, kecuali jika kamu memahami dengan baik nilai-nilai yang Anda yakini. “Nilai” adalah apa yang paling penting dalam hidup kamu.
    Ujilah Keyakinan Dirimu Sendiri
    Identitas kita ditentukan juga oleh orang-orang di sekeliling kita. Contohnya, beberapa penelitian di bidang psikologi telah sering menunjukkan bahwa seseorang sudah mulai berprasangka pada usia yang sangat dini. Perilaku dan keyakinan yang dipelajari ini akan memengaruhi cara kita memandang diri sendiri dan orang lain di sekeliling kita.

     

     

     

  • Iseng Buat Status Cari Istri, Eh Malah Kecantol Wanita yang Komentar di Statusnya

    Iseng Buat Status Cari Istri, Eh Malah Kecantol Wanita yang Komentar di Statusnya

    Sosial media, seperti layaknya Facebook, Twitter, maupun Instagram memang menjadi salah satu sarana untuk berkomunikasi dengan dunia luar. Nyaris semua manusia memiliki beberapa sosial media ini.

    Selain fungsinya untuk berkomunikasi, rupanya ada banyak manfaat lainnya juga ketika kamu memilih untuk memanfaatkan sosial media yang kamu punya untuk membuka peluang usaha.

    Selain itu, tak jarang juga lho yang memanfaatkan sosial media sebagai salah satu jalan untuk mendapatkan jodoh dari dunia maya.

    Meski banyak juga sih yang mengaku mengalami penipuan dengan cara berpacaran di dunia maya. Tapi tidak yang terjadi oleh pasangan yang awalnya berkenalan di dunia maya ini.

    Sehari sebelum pergantian tahun 2018, pengusaha furniture yang berasal dari Nigeria bernama Chidimma Amedu mengunggah status di Facebook yang berisi semacam “iklan”.

    Chidimma Amedu meminta pada semua wanita di daftar pertemanan Facebooknya untuk berkomentar di postingannya jika ia berminat untuk dijadikan istri.

    Isi postingan itu kira-kira berbunyi:

    “Aku sudah cukup umur dan bersiap menikah, aku tak ingin buang-buang waktu.

    Kirim lamaranmu.

    Wanita yang paling memenuhi kualifikasi akan dinikahi pada 6 Januari 2018.

    Lamaran ditutup jam 12 malam, 31 Desember 2017.

    Aku serius, jangan sampai terlambat.

    Goodluck.”

    Dari beberapa komentar yang Chidimma terima, komentar dari Sophy Ijeoma lah yang paling menarik perhatiannya.

    Namun, siapa sangka ada satu sosok wanita yang menarik hati Chidimma dan membuat keduanya begitu intens berkomunikasi melalui sosial media.

    Hingga akhirnya, pertemanan mereka pun sudah terjalin cukup lama.

    Chidimma dan Sophy sudah berteman di Facebook sekitar 1 tahun, tapi mereka tidak benar-benar saling mengenal.

    Keduanya hanya melakukan interaksi biasa seperti me-like atau komentar di status atau foto.

    Dalam wawancaranya dengan BBC, Sophy berkata ia tidak menyangka Chidimma serius soal pastingannya itu, maka ia menjawabnya pun dengan iseng saja.

    Tapi kemudian Chidimma benar-benar mengirimkan pesan pribadi dan mereka mulai ngobrol melalui Facebook messenger.

    Dua hari kemudian, mereka pergi berkencan di mall dekat rumah Sophy di Enugu, Nigeria.

    “Ini cinta pertama, Chidimma adalah pria paling tampan yang pernah aku temui, aku langsung mencintainya,” ungkap Sophy pada sebuah wawancara menurut odditycentral.com

    Dua jam setelah berkencan, Chidimma mengajak Sophy untuk menemui pamannya.

    Saat tiba di rumah pamannya, Chidimma berkata, “Paman, perkenalkan, ini wanita yang akan aku nikahi.”

    Meski keduanya sedang bahagia dan langsung ingin menikah, ada satu momen menyedihkan yang terjadi saat keduanya akan meminta restu orang tua Sophy.

    Ayah Sophy meninggal di hari yang sama saat keduanya ingin minta izin.

    Akhirnya kakak Sophy lah yang memberinya izin untuk menikah.

    Tepat pada 6 Januari, mereka benar-benar menikah dengan upacara tradisional Igbo.

    Persiapan mereka hanya memakan waktu beberapa hari saja.

    Mereka juga sempat memeriksa kesehatan masing-masing.

    Meski pernikahan mereka terjadi cukup cepat, tetapi para keluarga dan sahabat memberikan doa terbaik mereka.

    Akhirnya keduanya pun menikah dan hidup berbahagia.

    Rupanya sosial media juga bisa menyatukan dunia maya dengan dunia nyata, bukan?

    Mencoba Peruntungan Cari Jodoh di Sosial Media

    Jika kamu juga ingin mencoba untuk mencari jodoh melalui sosial media pribadimu, maka cobalah untuk melakukan hal-hal ini yang mungkin akan bisa membuat kisah cintamu serupa dengan kisah Chidimma dan Sophy.

    Memasukkan Data Diri  yang Sesungguhnya.

    https://blog.idwebhost.com

    Pada bagian Identitas, isilah bahwa kamu masih single, lalu mencari teman wanita jika laki-laki, dan mencari teman laki-laki jika kamu wanita.

    Masukkan Foto-Foto atau Kegiatan yang Sebenarnya

    https://thenextweb.com

    Pilih foto yang bagus dan membuat orang jadi lebih simpatik dan tertarik. Apalagi kalau foto-foto itu bercerita tentang kesuksesan yang kamu raih.

    Kalau bisa jangan foto yang sudah dimodifikasi, misalnya agar kulit Kulit kamu tampak lebih halus kamu mengolahnya dulu di software pengolah foto.

    Dari Review Profile, Komentar-Komentar Mereka atau Beberapa Obrolan Mereka dengan Temannya Mulailah Mencari Target

    3 LinkedIn Profile Makeover Tips that Attract the Right Job Opportunities
    https://www.business2community.com

    Mulailah untuk mengecek komentar maupun tanggapan yang diberikan oleh teman-teman kamu di sosial mediamu, kemudian review isi dari tanggapan mereka semua.

    Mulailah Berkunjung dan Berkomentar ke Facebook Mereka

    http://www.estrategiaynegocios.net

    Mulailah juga aktif untuk memberikan komentar, chatting, maupun like foto orang-orang yang berteman denganmu di sosial media. Hal ini akan membuka peluang agar bisa mendapatkan kenalan di sosial media.

  • Wanita Asal Jambi Ngaku Lahirkan Bayi Kembar Manusia dan Buaya

    Wanita Asal Jambi Ngaku Lahirkan Bayi Kembar Manusia dan Buaya

    Hamil usai menikah, tentu adalah anugerah tersendiri bagi setiap pasangan suami-istri. Menantikan proses persalinan selama 9 bulan yang cukup panjang dan melelahkan, tentu akan terbayar lunas ketika sang anak sudah lahir ke dunia dengan selamat.

    Tapi, mungkinkah manusia melahirkan sosok bayi selain manusia? Bukankah, manusia hanya bisa melahirkan manusia dan hewan hanya bisa melahirkan hewan?

    Lantas, apa jadinya jika ada wanita yang mengaku bahwa dirinya melahirkan sepasang anak kembar dengan wujud satu manusia dan satu buaya betina? Benarkah?

    Mendadak, sebuah berita pengakuan seorang wanita yang berasal dari Jambi ini menghebohkan publik. Pasalnya, ia mengaku bahwa telah melahirkan sosok anak kembar dengan dua wujud yang berbeda. Satu berwujud manusia dan satunya lagi berwujud buaya.

    Kronologi persalinannya pun dibeberkan ketika diwawancarai. Ia mengaku bahwa sempat pendarahan ketika melahirkan dengan normal. Buaya yang ia lahirkan pun merasuki ke dalam tubuh seseorang dan meminta untuk diberikan nama Nur Hasanah.

    Menurut pengakuan sang ibu yang mengaku melahirkan buaya tersebut. Setiap malam Jumat dan malam Senin, Nur Hasanah akan diberikan makanan berupa ayam panggang.

    Selain itu, ia juga disediakan tempat untuk mandi yang akan ia gunakan sendiri ketika ingin mandi. Nur Hasanah akan otomatis turun dari ranjang untuk mandi dan pergi berjalan-jalan ketika ia mau.

    Nyaris dari lahir hingga sekarang, Nur Hasanah sama sekali tak pernah meninggalkan rumahnya.

    Meski beberapa orang sudah meminta sang ibu untuk mengembalikan Nur Hasanah ke habitat aslinya atau ke konservasi. Akan tetapi, Nur Hasanah tidak mau pergi dan kembali lagi ke rumah. Nur Hasanah juga hanya banyak menghabiskan diri di atas kasur saja ketimbang berjalan-jalan.

    Buaya yang cukup besar tersebut kini disebut-sebut sudah berusia 28 tahun dan sudah bersuami.

    Menurut penuturan sang ibu, suami Nur Hasanah merupakan ular dan seorang guru agama di ‘alamnya’. Sang ibu mengaku bertemu ibunya dari alam mimpi.

    Sang ibu juga mengaku mendapat bantuan dari anggota DPR berupa keramik, untuk memudahkan buaya tersebut naik turun. Selama tinggal di rumahnya, buaya tersebut tidak pernah melukai siapapun.

    Diketahui sang pewawancara merupakan warga Malaysia yang datang ke Jambi untuk melihat langsung fenomena tersebut.

    Ayah sang buaya menceritakan jika banyak warga yang selama ini sudah mengunjunginya, termasuk bule-bule dari luar negeri. Ia juga menuturkan saat usia kandungan sang ibu menginjak usia 5 bulan, perutnya tampak seperti 10 bulan.

    Mereka menuturkan sudah 3 kali ke dokter memeriksakannya dan dinyatakan bayinya kembar. Saat kelahiran, sang ibu bermimpi melahirkan normal, tetapi ternyata bayinya tidak ada.

    Ia mengalami pendarahan dan sakit dua kali dari kelahiran normal. Setelah dilakukan selamatan, akhirnya muncullah anaknya. Awalnya wujudnya berubah-ubah, mulai dari ular hingga buaya.

    Menurut penuturan pihak keluarga, selama ini buaya tersebut berkomunikasi lewat mimpi dan orang-orang yang kesurupan.

    Dari video yang beredar, juga ditunjukkan beberapa foto yang dipajang di dinding. Foto tersebut dari buaya tersebut masih kecil hingga dewasa. Dari foto tersebut juga tampat beberapa anggota dewan yang mengunjunginya.

    Dari foto-foto yang dipasang juga tampak beberapa sertifikat atau dokumen yang menyebutkan jika sang buaya adalah anak dari ibu tersebut.

    Meski demikian, Inot sebagai pemosting mempersilahkan orang-orang dengan pendapatnya sendiri, baik untuk percaya atau tidak.

    “Percaya gk percaya..terserah kalian.
    Monggo di buka ndaaaa videone…
    Ceritane Duwe anak kembar manusia dan buaya,” tulis Inot.

    Usai unggahan video tersebut beredar, rupanya banyak sekali pro dan kontra terkait dengan hal tersebut. Hal ini terlihat dari beberapa unggahan komentar dari para netizen.

    @Riez Cha Than Try: Itu berita sudah lama… Lahirnya emang 1.. Tapi yg buaya tiba2 datang pas hari kelahiran.. Dan selalu d situ gak pernh mau pergi padahal dah d buang berulang x.. Mngkanya mereka percaya klo itu kembarannya anak yg satunya yg laki2… Buktinya tuh buaya juga kagak pernh tinggal d mana2.. Ya cuma d dlam rumah.. Padahal klo buaya kan bisa hidup d air.. Ini mah kayk org.. Hidup d dalm rumah n gak melukai penghuninya…

    Padahal secara nalar… Kita gak percaya itu anaknya… Hanya kasih sayang Tuhan yg bikin tuh buaya bisa sayang n jadi bagian dr kluarga itu.

    @Eka Rahayu Lulur Spa: Ini berita sudah sangat lama dari zaman sya SMP ,sekarnag sya udah nikah.

    @Wisnu Dieargree Ibanezta: Allahu a’lam…. 
    Semua kembali dari sang pencipta… Kita hidup dg begitu banyak problematika kehidupan.

    @FherrYhannie Pardede: kalau aku mah percaya.krna dkmpungq dulu jg ada.

    @Dona Kasvila Ardiva: mustahil bgt … tp allahualam g add yg g mungkin.

    @Ati Sanes Kos Kosan: Biasakan tonton simak vidio nya dulu baru coment,,, biar gak salah paham.

    @Najwa Annisa: Kalo emang jelas2 lahir dr rahim seorang wanita,, dn emng ad saksix,, baru itu keanehan,, klo ini tiba2 ad bgitu mna bsa d percaya,, hadeeehhh.

    Bagaimana kalau menurut kalian guys? Percayakah?

  • Main di Pantai Tanpa Alas Kaki, Pasangan Ini Merasa Aneh di Bagian Kaki

    Main di Pantai Tanpa Alas Kaki, Pasangan Ini Merasa Aneh di Bagian Kaki

    Kegiatan berlibur ke sebuah tempat wisata memang menjadi salah satu kegemaran orang-orang di seluruh dunia. Menghabiskan waktu untuk liburan menikmati indahnya alam, tentu akan membuat kamu bisa santai sejenak dari rutinitas yang biasanya kamu lakukan.

    Hal ini juga yang dirasakan oleh pasangan kekasih yang memutuskan untuk berlibur ke sebuah pantai ini.

    Layakanya orang yang biasa ke pantai, mereka memilih untuk bermain-main di pantai tanpa mengenakan alas kaki atau bertelanjang kaki.

    Mereka bermain air di pantai dan berlarian di atas pasir pantai. Awalnya tak ada yang aneh dengan apa yang dilakukan oleh mereka, namun tiba-tiba saja ada yang terasa aneh pada bagian kaki pasangan kekasih ini.

    Kira-kira apa yang terjadi pada pasangan kekasih ini?

    Biasanya, orang-orang berjalan di pasir pantai tanpa memakai alas kaki.

    Cara ini dianggap lebih nyaman karena mereka tak perlu merasa risih dengan pasir yang masuk ke alas kaki.

    Tapi, siapa sangka, kebiasaan ini ternyata bisa mendatangkan bahaya.

    Hal tersebut juga dialami oleh pasangan kekasih Katie Stephens (22) dan Eddie Zytner (25).

    Pasangan asal Ontario, Kanada ini mengunggah pengalaman mengerikan ke akun Facebook pada 24 Januari 2018.

    Peristiwa ini berawal saat Katie dan Eddie mengunjungi pantai di kawasan Punta Cana, Republik Dominika.

    Seperti orang-orang pada umumnya, pasangan ini berjalan-jalan di pantai tanpa menggunakan alas kaki.

    Selama liburan, Katie dan Eddie merasakan gatal di kakinya.

    Awalnya, mereka mengira telah digigit oleh serangga, melansir CRVNews.

    Sehari setelah mereka pulang yaitu pada tanggal 19 Januari, hal mengerikan mulai terlihat.

    Eddie menyadari bahwa kakinya mulai bengkak.

    Saat akhir pekan, kondisinya semakin parah dan mulai munjul benjolan di jari kakinya.

    Zytner sempat memeriksakan kondisinya pada 2 orang dokter.

    Tapi, keduanya tak yakin apa yang menyebabkan kondisi kakinya jadi mengerikan.

    Akhirnya, Zytner diminta pulang usai kakinya diperban.

    Hal mengerikan tak berhenti sampai di situ saja.

    Pada Minggu sore, kaki Katie juga mulai membengkak.

    “Aku rasa aku sedikit mengeluh kakiku gatal, tapi kakiku tidak bengkak dan semacamnya hingga Minggu malam,” jelasnya pada CTVNews.

    Akhirnya, kedua pasangan ini pergi ke rumah sakit usai 4 hari kepulangan mereka.

    Sang dokter ternyata tahu penyebabnya karena sempat melihat kejadian serupa dialami seorang turis yang baru pulang liburan dari Thailand.

    Ternyata, Katie dan Eddie terserang larva migran atau sering disebut cacing tambang.

    Makhluk tersebut sejenis parasit yang bisa masuk ke kulit jika bersentuhan dengan area yang terinfeksi.

    Pasangan ini percaya bahwa mereka terkena parasit tersebut saat berjalan tanpa alas kaki di pantai.

    Keduanya harus ditangani menggunakan obat yang disebut ivermectin. Obat tersebut biasa digunakan untuk mengobati infeksi parasit cacing gelang.

    Sang dokter sudah mengirim permintaan obat ke Departemen Kesehatan Kanada karena obat tersebut tidak berlisensi di negara mereka. File kasus dan foto mereka juga dikirim. Mereka berharap bisa segera mendapatkan obat tersebut. Sayangnya, kabar buruklah yang mereka terima.

    “Kami diberi tahu bahwa Departemen Kesehatan Kanada menolak permintaan kami untuk menerima obat dan mengatakan kasus kami tidak cukup buruk. Saat itu, kami sedikit ketakutan,” ucap Katie.

    Akhirnya, ibu Zytner pergi ke Detroit dan membayar CAD$ 88 (Rp1 juta) untuk obat tersebut.

    Zytner dan Katie mengaku membeli obat untuk 2 hari.

    Kondisi kaki mereka yang terluka ini membuat keduanya harus berjalan menggunakan kruk.

    Untungnya, kondisi mereka mulai membaik.

    “Kaki kami terasa lebih baik dan terlihat lebih baik dari kemarin.

    Kami mengganti perban kami lagi jadi kami punya kesempatan untuk melihat perkembangannya.”

    Katie dan Eddie berencana untuk bertemu dokter spesialis untuk melakukan perawatan lebih lanjut untuk kerusakan kulit kaki mereka.

    Kisah yang mereka unggah ini viral dan sudah dibagikan hampir 60 ribu kali.

    Nah, rupanya ada parasit-parasit kecil yang berbahaya jika kamu tak mengenakan alas kaki ketika bermain di atas pasir pantai.

    Jadi, untuk menghindari adanya parasit berbahaya yang dapat masuk ke dalam kaki kamu. Akan jauh lebih baik jika tetap mengenakan alas kaki meskipun bermain di pantai.

    Tidak mau kan kakimu menjadi luka dan memiliki kondisi yang sama dengan apa yang dialami oleh pasangan kekasih tersebut?