Blog

  • Gotong Royong Ala Indonesia Tersebar di Media Sosial

    Gotong Royong Ala Indonesia Tersebar di Media Sosial

    Indonesia memang terkenal dengan beragam kekayaan budaya, adat istiadat, suku, dan juga agama. Tidak heran jika setiap individual, setiap daerah, setiap kelompok, pasti memiliki perbedaan yang berbeda dengan yang lainnya. Namun, semboyan Bhinekka Tunggal Ika masih tetap menjadi pedoman di tengah perbedaan yang ada.

    Selain itu, penduduk Indonesia juga terkenal dengan keramahan serta sikap saling menghormati yang diterapkan kepada siapa saja. Sehingga para turis mancanegara banyak yang memuji penduduk Indonesia yang ramah, ketika berunjung ke Negara Indonesia untuk berlibur atau melaksanakan pekerjaan di sini.

    Budaya gotong royong yang dilakukan oleh beberapa orang asal Indonesia kepada para turis asing yang sedang mengalami musibah di Indonesia, membuat Indonesia dipuji bangsa lain karena keunikannya. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan pemuda sebagai agen masa depan bisa mengantarkan budaya asli negeri ini menguasai dunia.

    Baru-baru ini, di sosial media, Indonesia juga menjadi trending topic karena aksi gotong royongnya membantu para turis mancanegara tersebar di dunia maya. Kisah gotong royong yang dilakukan oleh orang Indonesia tersebut diceritakan oleh salah seorang ayah turis asal Norwegia yang mengalami kehilangan uang karena dirampok di Indonesia.

    Oystein Baadvisk, seorang musisi solois pemain alat musik Tuba yang terkenal di Norwegia yang menuliskan kisah tersebut melalui akun Facebook pribadinya pada Selasa pekan lalu.

    Putri Oystein, kala itu sedang travelling ke Indonesia, Karin Baadsvik. Oystein menceritakan musibah tersebut tiba-tiba saja menimpa Karin, seluruh dompet, paspor, hingga laptopnya hilang karena dirampok.

    “Saya punya kisah yang mungkin menyenangkan. Putri saya, Karin, kerampokan paspor, uang, kartu-kartu, dan komputer di Indonesia pada Jumat lalu,” demikian tulis Oystein di wall Facebook-nya.

    Selanjutnya dia menceritakan bahwa putrinya menghadapi beberapa orang yang melakukan hal-hal buruk terhadapnya. Namun, setelahnya sang putri justru beruntung karena bertemu dengan orang -orang baik yang akhirnya membantunya.

    “Pertama, dengan membawanya ke kantor polisi setempat,” jelas Oystein.

    Karin lantas mengisi formulir kehilangan ditemani polisi yang sangat ramah dan membantu Karin. Setelah itu, orang yang mengantarnya ke kantor polisi tersebut lantas membawakannya makanan, juga mengajak ke rumahnya agar Karin bisa menginap untuk tidur sementara.

    “Keesokan harinya, mereka membawa putriku manggung di sebuah kafe lokal. Para penontonnya urunan hingga terkumpul Rp 690 ribu untuk membantunya. Pemilik kafe membantu membelikan tiket ke Jakarta agar dia bisa mendapatkan paspor baru di Kedubes Norwegia,” jelasnya.

    Setelah itu, teman-teman barunya, lanjut Oystein, menghubungi seseorang yang mereka kenal di Jakarta untuk membantu menyediakan penginapan dan mobil untuk transportasi ke Kedubes Norwegia.

    “Terima kasih untuk kebaikan semua orang ini. Dia (Karin) sekarang punya paspor baru dan bisa menjalani rencananya lagi. Sisanya ditanggung oleh asuransi,” tulisnya.

    “Terkait dengan Islamofobia yang sekarang berkembang, saya pikir sangat berharga menyebutkan orang-orang ini, seperti mayoritas di Indonesia, mereka muslim. Kebanyakan orang memang fantastik. Bagikanlah jika Anda ingin,” tandas Oystein.

    Kisah yang dibagikan oleh Oystein inipun sudah dimuat di berbagai media di luar negeri. Namun Oystein tidak menuliskan atau menggambarkan secara jelas, di daerah mana putrinya mengalami aksi kejahatan tersebut.

    Namun, dalam Facebook Karin, dia menuliskan perjalanannya dalam sebuah blog balitoberlinblog.wordpress.com. Karin baru mem-posting satu tulisan perjalanan berjudul ‘Through (blue) fire and smoke’. Dari tulisannya, Karin rupanya singgah di Bali dan kemudian mendapatkan ide pergi ke Kawah Ijen di Jawa Timur untuk melihat api biru dan warga yang mencari belerang.

    Wah jika masyarakat luar negeri saja bisa membanggakan dan memuji sifat gotong royong yang dilakukan oleh warga Indonesia. Tentunya kita juga harus bisa lebih meningkatkan sifat gotong royong terhadap sesama. Selain itu, sifat beberapa anak muda yang menolong turis mancanegara asal Norwegia ini bisa menjadi contoh dan panutan bagi kita semua. Agar bisa melakukan hal yang serupa ketika melihat seseorang sedang dalam kesulitan.

    Selain itu, semoga aja keamanan berkunjung bagi turis asing lebih diperketat lagi. Agar setiap turis mancanegara yang datang ke Indonesia dapat berkunjung dan menikmati indahnya Indonesia tanpa harus cemas akan menglaami tindak kejahatan seperti yang di alami oleh gadis asal Norwegia ini.

     

  • Kasihan, Orang Gila Jadi Korban Berita Hoax

    Kasihan, Orang Gila Jadi Korban Berita Hoax

    Belakangan ini publik memang sedang dikhawatirkan dengan adanya berita penculikan anak di beberapa daerah di Indonesia. Para orangtua pun menjadi was-was dan cemas menanggapi berita tersebut. Karena adanya berita penculikan anak itu pun orang-orang menjadi lebih waspada dan merasa curiga kepada setiap orang yang bersikap aneh.

    Bahkan, saking khawatirnya dengan berita yang santer beredar tersebut. Baru-baru ini beredar kabar tentang dugaan penculik anak yang berkeliaran di daerah Jawa Barat.

    Parahnya, seorang pengidap gangguan kejiwaan atau yang lebih dikenal dengan sebutan orang gila, kerap kali menjadi korban penganiayaan akibat maraknya isu penculikan anak yang tersebar dan diberitakan melalui sosial media. Orang gila tersebut dihajar lantaran dikira merupakan salah seorang penculik anak yang menyamar sebagai orang gila.

    Selain dihajar dan dianiaya secara main hakim sendiri tanpa berpikir panjang. Orang yang dikira sebagai penculik ini, bahkan sampai kehilangan nyawa karena tidak mampu menahan siksaan yang diberikan oleh massa. Lantas jika sudah begini, siapakah yang bertanggung jawab dengan hal tersebut?

    Berdasarkan berita-berita yang tersebar luas di jejaring sosial, kabar tentang pengidap gangguan kejiwaan merupakan salah satu modus penyamaran pelaku penculikan anak yang mulai merebak di daerah Jawa Barat pada 8 Maret 2017 yang silam. Pesan tersebut merebak melalui selebaran, lengkap dengan logo Polda Jawa Barat dan Binmas Polda Jabar, yang kemudian diunggah dan menjadi bahan perbincangan di dunia maya.

    Namun berita yang menyebar ditepis langsung oleh pihak Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus. Yusri menegaskan kabar yang beredar tersebur merupakan kabar palsu atau hoax. Kepolisian pun juga meminta warga masyarakat untuk tidak resah dan gampang curiga dengan selebaran yang belum pasti kebenarannya.

    Tidak hanya di daerah Jawa Barat saja tentunya yang terkena dampak pemberitaan tersebut. Kabar terkait penculikan anak tersebut jusru juga semakin menyebar ke luar daerah Jawa Barat. Ada juga pemberitaan yang menyebutkan bahwa si tukang culik anak berpura-pura sebagai orang gila dan membawa dua kantong plastik, serta sudah mendatangi tempat mengaji anak-anak di Wilayah Kecamatan Krian, Sidoarjo, jawa Timur.

    Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo, justru menanggapi pemberitaan tersebut adalah pemberitaan yang tidak benar. Karena sejauh ini belum ada laporan mengenai kabar penculikan, seperti yang banyak diperbincangkan di mana-mana.

    Meski kabar hoax tersebut sudah dibantah langsung oleh para pihak kepolisian daerah masing-masing. Masyarakat tetap saja masih sangat resah dan gelisah dengan kabar yang sudah terlanjur beredar di sosial media dan juga selebaran-selebaran di jalan. Para orangtua dan warga juga menjadi sangat protektif ketika mendapati orang asing mendekati anak-anak, baik di sekolah maupun di tempat umum.

    Meski sudah pernah ada kejadian yang berakibat dengan hilangnya nyawa seorang pengidap gangguan kejiwaan yang tewas karena amukan massa. Baru-baru ini, seorang wanita nyaris menjadi bulan-bulanan warga setempat di Tanah Tinggi, Benteng, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu, 19 Maret 2017. Wanita yang belakangan diketahui bernama Ira asal Serang, Banten, ini kemudian dikerumuni warga karena dikira hendak menculik anak. Karena musim hoax, orang lihat dia dikira akan menculik anak-anak, kemudian diamankan oleh pak RT dan segera menghubungi pihak kepolisian.

    Beruntung, Ira tidak dianiaya warga, seperti kasus penganiayaan yang dialami sejumlah orang gila di beberapa daerah, seperti Depok, Banten, Cirebon, Cilegon, Banjarnegara, Madura, dan Surabaya. Bahkan aksi main hakim sendiri terhadap orang gila ini telah memakan korban jiwa.

    Seperti yang terjadi di Cilegon. Seorang pria yang berpakaian compang-camping dan tengah berjalan di Kracak, Ciwandan, tiba-tiba dihakimi massa setelah maraknya berita hoax tentang penculikan anak. Peristiwa yang dialami pria itu terjadi pada Sabtu, 18 Maret 2017, sekitar pukul 21.30 WIB. Pria nahas itu dihajar hingga meninggal dunia.

    Polisi menduga pria itu gelandangan atau orang gila. Karena, ditemukan barang bukti di dalam tasnya itu terdapat korek, dan ikat kepala, serta topi rimba, topi caping.

    Hingga kini penyebar kabar hoax tersebut belum diketahui. Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan pihaknya akan mengusut penyebar pesan berantai yang mengatakan ada modus baru penculikan anak, yaitu berpura-pura menjadi orang gila.

    Intinya tetaplah bijak dalam menanggapi semua berita yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai orang yang tidak bersalah malah menjadi korban.

  • Aksi Ketawa Ngakak Menteri Susi Ini Bikin Penasaran

    Aksi Ketawa Ngakak Menteri Susi Ini Bikin Penasaran

    Siapa yang tidak mengenal dengan menteri nyentrik yang satu ini? Menteri Kelautan dan Perikanan ini kerap kali menyita perhatian publik karena tingkah lucu dan stylenya yang unik. Menteri perempuan bernama lengkap Susi Pudjiastuti ini memang sangat sering menjadi bahan perbincangan publik.

    Pekan ini, Menteri Susi pemilik armada penerbangan Susi Air ini tak bosan-bosannya menjadi perbincangan oleh netizen di sosial media Twitter. Bahkan selama empat hari berturut-turut, Sang menteri menjadi tranding topic di Twitter. Bahkan, dia sempat bertengger di jajaran trending topic nomor satu dengan hashtag #BuSusi.

    Banyak hal di hidupnya, yang membuat dirinya menjadi trending topic di sosial media. Hal ini terkait dengan pernyataannya yang mengatakan “Tidak boleh, tidak sehat” ketika menjawab salah satu pertanyaan seorang netizen yang bertanya seputar rokok. Jawaban dari Menteri Susi inipun menimbulkan gelak tawa dan dijadikan jawaban lucu-lucuan di dunia maya. Misalnya, apakah dia boleh selingkuh? Maka netizen itu menjawab pertanyaannya sendiri dengan memakai jawaban dari Menteri Susi yaitu “Tidak boleh, tidak sehat”.

    Bukan hanya itu saja. Bukan menjadi rahasia lagi, apabila Menteri Susi kerap kali mengunggah fotonya dalam berbagai kegiatan yang diikutinya. Beberapa waktu yang lalu pun, Menteri pendiri Susi Air ini kembali mengunggah foto salah satu kegiatannya yang membuat para followersnya geleng-geleng kepala.

    Setelah mengunggah serangkaian fotonya yang nampak sedang berada di atas kano yang menjadi viral, baru-baru ini Menteri Susi kembali mengunggah fotonya sedang tertawa terbahak-bahak. Di sampingnya, terlihat Menteri-menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir serta Menteri Pemuda dan Olahraga Iman Nahrawi yang juga tengah tertawa.

    http://cdn2.tstatic.net/medan/foto/bank/images/susi_tertawa_20170319_174602.jpg

    Foto-foto ini pun akhirnya mendapat kebanjiran komentar jahil dari para follower Susi yang termasuk aktif memberikan komentar-komentar unik dan lucu di setiap unggahan foto Menteri Susi. Susi pun juga termasuk yang sangat aktif membalas setiap komentar yang masuk ke sosial media pribadinya.

    Berbagai komentar pun memenuhi dinding Twitter miliknya, di antaranya:

    wkwkwkwkwk..untung bu susi ketawanya nggak sampai jempalik kebelakang.. tulis akun @korexjess

    Bu ah, ketawanya jangan sampe gitu, tidak boleeh, tidak sehat.. tulis akun @radenrauf

    bagi2 dong Bu ketawanya,apa sih yg diketawain? tulis akun @IwanRoisRidwan

    ngobrolin apa bu kok sampai segitunya ketawanya hHaha mereka berdua santai aj.. tulis akun @salendra18

    wanita hebat era pemerintahan saat ini… tetap sehat & bahagia ya bu.. tulis akun @shdharyoto

    Asli. Menunjukkan cara tertawa rakyat Indonesia. Lepas dan tanpa beban apabila disaat santai 🙂 tulis akun @cKabelen

    orang yg bsa mnikmati hidup itu adlh orang yg bsa ktawa kya bu susi ini. Dn kasiannya bnyak wanita ga brani ktawa kya gni.. tulis akun @nandra_naim

    Selain banyaknya hal-hal unik nan nyeleneh yang dilakukan oleh Menteri Susi Pudjiastuti. Sebelumnya sang menteri cantik ini juga sempat membuat publik tertawa geli melihat tingkahnya dalam Sidang Kabinet di Istana Negara pada pertengahan Maret silam.

    Menteri Susi menunjukkan gayanya yang nyeleneh saat menghadiri sidang kabinet di Istana Negara, Rabu (15/3/2017). Dalam sidang kabinet tersebut, Susi mencuri perhatian lantaran ia tanpa malu memamerkan sandal baru di hadapan pejabat lainnya.

    Sepatu yang dikenakannya itu begitu unik dan tidak terkesan formal. Malah justru jika diamati dengan lebih teliti. Sepatu tersebut malah terkesan seperti sandal kasual, dengan paduan warna biru dan putih.

    Susi terlihat memamerkan sepatu tersebut kepada tiga menteri, yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

    Dibandingkan dengan alas kaki pejabat lainnya, sepatu sandal yang dipakai Susi memang paling unik, sebab yang lainnya kebanyakan memakai alas kaki warna gelap.

    Keunikan tidak hanya nampak pada sepatu yang dikenakan Susi kala itu. Namun juga pada pakaian yang dikenakannya. Saat rapat kabinet kala itu, Susi mengenakan baju berwarna gelap dengan motif garis-garis. Bawahannya sendiri, justru malah berwarna agak terang. Susi memilih memadu atasannya dengan rok berwarna orange.

    Suasana sidang kabinet dan kehebohan pakaian yang dikenakan Susi Pudjiastuti tersebut juga dibagikan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Rabu (15/3/2017) malam.

     

  • Ita, Si Cantik Penjaga Warung Tegal

    Ita, Si Cantik Penjaga Warung Tegal

    Pesona cantik wanita memang tidak akan pernah ada habisnya. Karena sekarang hampir seluruh wanita itu berpenampilan cantik dan mempesona. Bagaimana tidak? Jika banyak salon kecantikan dan perawatan-perawatan yang terjangkau dan dapat dimanfaatkan untuk mempercantik diri sendiri.

    Pantas saja, jika para kaum pria dibuat kebingungan dan penasaran. Karena akhir-akhir ini, semakin banyak gadis-gadis muda nan cantik yang tidak sengaja menjadi viral dan akhirnya diperbincangkan oleh banyak orang. Foto dirinya pun banyak beredar di jagat maya, sehingga menggegerkan kaum pria.

    Foto Andita Lela Karlita gadis berusia 23 tahun atau yang biasa dipanggil Ita, nampak sedang menghidangkan kopi di sebuah warung, mirip seperti warung makan Tegal menjadi buah bibir lantaran tersebar di sosial media.

    Banyak netizen yang penasaran dengan tempat warung makan tempat Ita bekerja. Sempat disebut-sebut, Ita sang penjual di warung tersebut tinggal di daerah Depok, Jawa Barat. Ternyata perempuan asli Sumedang itu menjaga dan bekerja di sebuah warung makan di daerah Nganjuk, Jawa Timur.

    Setelah ditelusuri lebih lanjut lagi, ternyata sebelum bekerja sebagai pelayan warung makan ini. Ternyata dulunya Ita si pelayan warung makan pernah menjadi artis FTV. Pantas saja, wajah cantiknya begitu tidak asing dan membuat penasaran banyak netizen yang melihat foto-fotonya beredar di sosial media.

    Ita mulai tinggal dan menetap di Kota Nganjuk sejak awal tahun 2016 lalu, dan membantu orangtuanya untuk mengembangkan usaha warung berlabel “Warung Mak Yah” di Desa, Kecamatan Ngetos. Sebelumnya, putri pasangan Didik (50) dan Mursiyah (47) ini berada di Ibukota, sedangkan orangtua dan 3 adiknya tinggal di Nganjuk.

    Barulah di tahun 2016 awal. Ita memutuskan untuk kembali ke keluarganya di Kota Nganjuk untuk membantu membesarkan bisnis warung makan yang dimiliki oleh keluarganya. Hingga berkat foto-fotonya, dia kembali menjadi bahan perbincangan oleh publik.

    Ita sehari-hari meng-handle banyak aktivitas. Mulai menyuguhkan kopi, makanan, hingga jadi kasir. Sedangkan, untuk bagian memasak dikerjakan oleh sang mama, dan mencuci piring dikerjakan oleh pembantu.

    Wanita yang memiliki tinggi badan 165 cm ini dan berat badan 57 kilogram ini, berhasil menyita perhatian publik. Lantaran foto-fotonya yang beredar. Selain itu, dengan keberadaan Ita di warung tersebut. Nyatanya mampu mendongkrak omzet pendapatan warung makan milik keluarganya.

    Keberadaan Ita perlahan mendongkrak omzet harian warung Mak Yah. Jika sebelumnya warung hanya mampu beromzet Rp 300 ribu, kini tiap harinya naik menjadi delapan kali lipat. Kapasitas warung bertambah, dari 10 orang menjadi 30 orang. Menunya juga bertambah dan semakin bervariasi.

    Ita sendiri mengaku bahwa karirnya di dunia entertainment tidak ia lanjutkan dan kini dia memilih untuk menjadi pelayan warung, apa rencana Ita selanjutnya?

    Jadi Ita bercita-cita ingin untuk mempunyai usaha milik sendiri. Pendapatan dari warung milik keluarganyapun sudah lumayan. Harapan ke depannya Ita menginginkan warungnya dapat lebih berkembang dari yang sekarang.

    Sementara sang ibu, Mursiyah, mengaku senang sejak pengelolaan warung makan dibantu oleh Ita karena omzet yang melejit. Sejak putri sulungnya ikut berkecimpung, pelanggan yang datang tak hanya dari wilayah Nganjuk, tapi juga dari Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Ponorogo.

    Orangtua Ita pun menyerahkan pilihan hidup serta cita-cita di tangan Ita. Selain itu, kedua orangtuanya juga akan mendukung seratus persen terkait dengan cita-cita Ita. Semua tergantung keinginan dan cita-cita yang ingin Ita laksanakan.

    Memang sedikit aneh ya jika dipikir-pikir. Karena sebelumnya Ita sempat terjun ke dunia akting dengan membintangi beberapa judul FTV di layar kaca. Meski begitu, pilihan Ita ini juga termasuk hal yang luar biasa menakjubkan. Karena, dia tiba-tiba malah memilih untuk berjualan dan meneruskan warung makan milik keluarganya.

    Meski begitu, setiap orang tentu memiliki pilihan masing-masing dalam hidup. Siapa tahu, jika dengan menekuni bisnis rumah makan milik keluarganya ini adalah merupakan batu loncatan menjuju kesuksesan Ita yang sesungguhnya. Kita doakan saja, agar Ita dan keluarga dapat memenuhi cita-cita dan keinginan mereka untuk mengembangkan usaha bisnis warung makan ini. Selain itu, tentu dengan adanya Si cantik Ita yang melayani para pembeli yang membutuhkan asupan makanan ketika lapar mendera. Bisa juga menambah dan meningkatkan pendapatan dari warung makan tersebut.

  • Polwan Ini Tertabrak Angkot Saat Bertugas

    Polwan Ini Tertabrak Angkot Saat Bertugas

    Sebuah video, ketika diunggah ke sosial media memang banyak memiliki peluang untuk dapat menjadi viral. Selain itu, sekarang banyak juga yang memanfaatkan akun Youtube untuk membuat Vlog. Bahkan dari unggahan-unggahan video ke sosial media pun bisa membuat seseorang mendapatkan penghasilan lho.

    Baru-baru ini, Youtube membuat heboh para pecinta video-video yang diunggah ke Youtube. Hal ini disebabkan, adanya unggahan video seorang Polwan yang tanpa sengaja dan secara tiba-tiba ditabrak oleh angkot yang sedang melintas di jalan.

    Dalam tayangan tersebut, nampak seorang Polwan sedang melakukan tugasnya untuk mengatur lalu lintas. Seketika tubuhnya terjengkang, tatkala seorang supir angkot tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya dan menabrak petugas Polwan tersebut.

    Personil kepolisian  wanita yang bertugas di Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, Bripda Pama Winda menjadi korban dalam insiden kecelakaan lalu lintas tersebut. Bripda Pama ditabrak oleh Angkot CV Mitra yang diketahui kala itu sedang melaju kencang dan menabraknya.

    Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut terekam salah satu kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian tersebut. Tabrakan tersebut, terjadi di persimpangan Jalan DR Mansyur dan Jalan Ginting pada Jumat, 17 Maret 2017 pada pukul 07.25 WIB.

    Video ini telah diunggah ke Instagram dan akhirnya menjadi viral di Youtube. Dalam tayangan tersebut, memang terlihat keadaan lalu lintas sedang cukup ramai. Sehingga Bripda Pama pun bertugas untuk mengatur arus lalu lintas agar menghindari kemacetan parah.

    Dari arah depan Polwan tersebut, terlihat mobil pribadi dan kendaraan roda dua yang sedang menyeberang jalan dengan kecepatan pelan. Namun, entah kenapa ada angkot berwarna merah yang berada di sisi paling kiri itu justru tancap gas dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.

    Seketika, angkot tersebut menabrak polisi yang tengah berjaga di persimapangan jalan itu. Bagian bumper angkot itu langsung menghantam polwan yang sedang berjaga, hingga terseret sejauh beberapa meter.

    Tak hanya terseret, bahkan polwan itu juga terjengkang ke arah sisi jalan yang kosong. Bahkan topi yang dikenakannya juga sempat terlepas dan korban mencoba untuk meraih topinya kembali.

    Tabrakan yang tak terhindarkan itu memang terjadi disaat keadaan jalan ramai karena memasuki jam kerja. Sehingga banyak warga yang berangkat menuju ke lokasi kerja mereka. Namun, sayangnya masih ada-ada saja ulah pengendara yang memacu kendaraannya dengan cepat. Sehingga tabrakan pun tidak mampu terhindarkan.

    http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/polwan_20170318_172215.jpg

    Dari peristiwa kecelakaan yang sempat terekam kamera CCTV dan dibagikan ke Youtube itu, korban diketahui mengalami luka ringan. Lecet pada bagian dada kanan dan sempat mengalami sesak napas karena benturan yang terjadi.

    AKBP Indra Warman selaku Kasatlantas Polrestabes Medan mengatakan jika Bripda Winda sudah menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Setelah melakukan perawatan itu korban sudah mulai membaik. Kondisinya pun sudah perlahan-lahan pulih kembali.

    Sopir angkot bernomor polisi BK 7205 DL langsung diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Sementara penumpang yang ada di dalam angkot turun dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan lain.

    Sopir angkot yang menabrak Polwan Bripda PS di Medan, Sumatera Utara sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan, beserta tes urine di Mapolsek Medan Baru.

    Namun hasil dari tes urine yang dilakukan belum keluar. Polisi sudah memeriksa 4 saksi. Pihak kepolisian menyebut pihaknya juga memeriksa keadaan angkot dan surat-surat kendaraan. Dalam pemeriksaan polisi, diketahui SIM sopir tersebut sudah mati.

    Agar kasus tersebut tidak terulang, pihak kepolisian mengimbau pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil mematuhi peraturan. Karena peraturan sangat penting untuk ditaati demi keamanan dan keselamatan bersama.

    Sopir angkot yang menabrak Bripda PS pada Jumat (17/3). Saat Bripda PS sedang mengatur lalu lintas, tiba-tiba angkot melaju dari lajur paling kiri dan belok ke kanan. Bripda PS tertabrak dan terpental 2 meter hingga akhirnya saat ini dirawat di RS Bhayangkara.

    Dengan adanya kasus tersebut, hendaknya kita harus lebih berhati-hati lagi kerika berkendara di jalan. Karena jika kita tidak hati-hati, orang lain bisa saja menjadi korban dari kelalaian berkendara kita. Upayakan keselamatan di jalan, agar aman dan nyaman.