Blog

  • Beralas Tanah dan Rumput, Pramuka Ini Jadi Sorotan

    Beralas Tanah dan Rumput, Pramuka Ini Jadi Sorotan

    Kegiatan Pramuka adalah kegiatan ekstrakulikuler di sekolah yang biasanya wajib untuk diikuti oleh semua siswa di sekolah. Mengingat kegiatan Pramuka juga dinilai banyak memiliki manfaat bagi kehidupan di masa depan. Pramuka ini menjadi ekstrakulikuler yang diwajibkan.

    Pramuka sendiri ternyata tidak hanya digeluti ketika di sekolah saja. Karena banyak organisasi kepramukaan yang menampung para pecinta pramuka di seluruh daerah. Sehingga banyak juga orang-orang yang sudah lulus dari sekolah dan masih tetap mengikuti kegiatan pramuka secara aktif, melalui organisasi-organisasi kepramukaan yang ada.

    Namun jika pramuka banyak disukai dan memiliki aneka kegiatan yang menarik. Justru karena ada foto yang tersebar di sosial media terkait dengan kegiatan pramuka. Mungkin  rasanya pramuka yang stau ini cukup membuat hati orang yang melihat foto tersebut menjadi miris.

    Dua buah foto yang diduga adalah acara pelatihan atau pembinaan pramuka di sebuah daerah. Justru nampak sangat aneh ketika dilihat secara jelas. Pada foto tersebut terlihat dengan sangat jelas bahwa anggota pramuka tersebut sedang makan bersama tanpa menggunakan alas piring maupun daun, namun hanya diletakkan secara langsung ke rumput dan tanah.

    Foto yang mengehbohkan tersebut, diduga terjadi di Kabupaten Tangerang. Sontak banyak publik yang berkomentar pedas tentang foto tersebut. Bahkan, Ketua Nasional Pramuka Adhyaksa Dault menyayangkan aksi tersebut dan ikut memposting tanggapannya di sosial media pribadinya.

    Postingan kedua foto tersebut sangat jelas bahwa kegiatan tersebut adalah merupakan kegiatan pramuka. Karena semua anggota yang ada dan terlihat dalam foto tersebut mengenakan seragam pramuka lengkap.

    Pada foto unggahan pertama, terlihat puluhan remaja berpakaian seragam pramuka berbaris dengan rapih memunggungi beberapa remaja lainnya, yang diduga adalah panitia pelaksana kegiatan tersebut. Tampak para remaja yang dipunggungi oleh para anggota pramuka sedang mempersiapkan makanan dan beberapa lauk pauk untuk acara makan bersama.

    Hanya saja yang membuat publik heran. Nasi beserta lauk pauk tersebut hanya diletakkan secara begitu saja di atas tanah beralaskan rumput hijau. Tanpa adanya alas lain, seperti piring atau daun. Sedangkan pada foto unggahan kedua, nampak terlihat setelah nasi dan lauk pauknya selesai ditata di atas rumput, para anggota pramuka yang tadinya memunggungi makanan tersebut sudah mulai menyantap makanan dengan posisi berjongkok serta menggunakan jari jemari mereka untuk makan, tanpa disediakan air mineral ataupun wadah lainnya.

    Sementara, beberapa remaja yang diduga sebagai panitia hanya mengawasi. Sontak foto yang disebarluaskan di berbagai media sosial ini pun mendapat kritikan dan kecaman.

    “Enggak beradap banget, sekolah dimana tuh? Biar dikasih pelajaran,” komentar salah satu netizen. Ada pula yang menyayangkan dan menganggap aksi tersebut tidak lebih dari peloncoan dari pembina atau panitia kegiatan terhadap peserta, serta sangat jauh dari nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka.

    Berdasarkan penelusuran , pada Sabtu (25/3/2017) sekitar pukul 15.03 WIB, foto yang di unggah akun lambe_turah telah mendapat banyak likes dan ribuan komentar berisikan kecaman keras terhadap hal tersebut.

    “Emang gak onok (ada) daun? Coba Kakak pembina jelaskeun emang ahrus begini yah? makan ditaroh dtanah, Minceu dulu gak wkt ikut pramuka gak gini2 banget,” tulis akun Lambe.

    Sejak diunggah ke sosial media. Hanya dalam waktu tujuh jam saja, foto tersebut pun sudah mendapat 39 ribu likes dan sekitar 14 ribu komentar bernada kritikan keras terhadap aksi yang dilakukan oleh pihak panitia terhadap para anggota pramuka lainnya.

    Foto-foto ini juga membuat geram Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault. Melalui akun Instagramnya, Adhyaksa mencoba mengklarifikasi melalui dua foto perbandingan. Foto yang ‘benar’ adalah anggota Pramuka yang makan bersama dengan beralas daun pisang, lauk pauk yang sehat dan beragam, serta disediakan air mineral.

    “Sedang kami teliti,” kata Adhyaksa Dault.

    Memang sangat miris jika melihat foto tersebut dan jika memang benar-benar terjadi hal tersebut. Rumput dan tanah yang tidak higienis dan kotor malah digunakan sebagai alas makanan. Belum lagi kuman-kuman yang ada di tanah dan rumput kemudian harus masuk melalui makanan tersebut.

    Memang kegiatan pramuka melatih kemandirian dan kedisiplinan. Namun bukan dengan cara yang seperti ini. Karena justru akan membahayakan kesehatan orang lain. Mungkin untuk kegiatan semacam ini perlu diberikan perlindungan agar tidak sampai kecolongan seperti halnya yang terjadi ini.

     

  • Apa Jadinya Bila Kamu Duduk Di Bangku Ini

    Apa Jadinya Bila Kamu Duduk Di Bangku Ini

    Sebuah bangku atau tempat duduk, biasanya di desain dan di buat untuk kenyamanan penggunanya. Hal ini tentunya dikarenakan, kursi adalah tempat duduk yang digunakan untuk melepas rasa lelah usai berjalan dalam jarak yang jauh atau bersantai ketika jenuh dengan aktivitas yang dilakukan selama seharian penuh.

    Dari banyaknya model kursi yang ada di pasaran, dan bentuk-bentuk kursi yang disesuaikan dengan tempat di mana kursi itu akan digunakan. Tentu akan memiliki model yang berbeda-beda bukan?

    Namun jika pada umumnya, kursi berfungsi untuk hal-hal semacam itu. Kursi di dalam kendaraan umum ini justru memiliki bentuk yang aneh. Lantas, alasan apa yang membuat kursi dengan bentuk aneh ini dibuat dan diletakkan di dalam kendaraan umum? Padahal kursi ini sebenarnya memiliki bentuk yang kurang sopan dan tidak enak untuk dipandang.

    Sebuah bus metro di Kota Meksiko ini, dipasangi dengan kursi yang disebut kursi “seksis.” Kursi ini dilengkapi dengan bentuk bagian yang lembek pada alas dudukannya yang menyerupai persis seperti alat kelamin pria. Hal ini dilakukan terkait dengan sorotan pelecehan seksual yang kerap terjadi setiap harinya di alat transportasi umum tersebut.

    http://pekanbaru.tribunnews.com/2017/03/25/kampanye-pelecehan-seksual-bangku-trasportasi-umum-ini-memiliki-kepunyaan-pria

    Jika diamati secara cermat, kursi ini telah dimodifikasi dengan bentuk badan seorang pria, termasuk dada, puting, dan bentuk alat kelamin pria. Tempat duduk ini hanya dikhususkan bagi kaum pria dengan tujuan untuk membuat mereka merasa tidak nyaman, seperti halnya perempuan yang telah mengalami pelecehan seksual saat sedang berada di alat transportasi umum.

    Meski kursi ini juga memiliki bentuk yang terbilang cukup vulgar, mengingat transportasi umum banyak digunakan oleh berbagai kalangan usia. Kursi ini justru sedikit demi sedikit mampu mengurangi angka pelecehan seksual yang sudah cukup meresahkan terjadi di kota ini.

    Nyatanya, eksperimen tempat duduk ini menyebabkan rasa ketidaknyamanan dan menyebabkan kejutan bagi para penumpang alat transportasi umum ini. Bahkan bukan hanya pria saja yang terkejut, tetapi banyak penumpang wanita yang juga ikut terkejut melihat penampilan kursi yang satu ini. Wajar saja hal itu terjadi, karena kursi ini menampilkan bagian tubuh pribadi milik pria.

    Hal ini disertai dengan tanda yang mengatakan “eksklusif untuk pria dan pemberitahuan melekat pada lantai yang berbunyi: “. Ini tidak nyaman untuk duduk di sini tapi tidak dibandingkan dengan kekerasan seksual yang perempuan derita dalam kehidupan sehari-hari mereka.”

    Kampanye kesadaran disertai dengan video lucu itu menunjukkan penumpang yang mengalami kebingungan saat berada di kereta yang ramai dan ingin duduk di kursi yang tidak biasa itu tetapi tidak dapat melakukannya karena membuat ketidaknyamanan fisik atau mental. Banyak di antara mereka yang memilih berdiri daripada duduk di kursi tersebut.

    Video yang beredar itu, disimpulkan dengan pesan yang kuat yaitu: “9 dari 10 perempuan di Mexico City telah menjadi korban dari beberapa bentuk kekerasan seksual.”

    Tim di belakang kursi Metro ‘seksis’ merupakan tim yang juga bertanggung jawab dengan kampanye yang serupa di mana bokong pria akan direkam dan diproyeksikan ke layar di stasiun bawah tanah kota untuk memerangi chauvinisme pria.

    Meski bangku kursi tersebut ditujukan untuk memerangi dan kampanye anti pelecehan seksual di dalam transportasi umum. Sepertinya bentuk kursi tersebut malah bisa membuat dampak negatif bagi orang lain. Meski berhasil memerangi pelecehan seksual, mungkin saja permasalahan baru bisa saja timbul karena adanya modifikasi kursi dengan bentuk yang kurang sopan tersebut.

    Mungkin jika hal tersebut terjadi di Indonesia, pastilah akan menimbulkan kontrovesi pro dan kontra terkait dnegan bentuk kursi yang terbilang nyeleneh ini. Namun karena hal ini terjadi di negara lain, mungkin tidak akan menjadikan masalah apapun bagi yang lainnya. Karena di belahan negara lainnya selain Indonesia menganut paham kebebasan.

    Semoga saja sisi positif yang diharapkan oleh banyak orang untuk memerangi pelecehan seksual di angkutan umum dapat berkurang dan perlahan hilang. Karena jika pelecehan tetap terus terjadi, akan banyak orang yang merasa dirugikan karena ulah-ulah orang yang tidak bertanggung jawab itu.

     

  • Pemotretan Pasca Putus, Aneh?

    Pemotretan Pasca Putus, Aneh?

    Putus cinta memang menjadi hal yang sangat menyedihkan dan menyakitkan bagi sebagian orang. Ada juga yang putus asa ketika berpisah dengan orang yang disayang. Bahkan banyak juga yang mengalami sedih berkepanjangan, hingga sampai gagal move on karena tidak bisa menghapus kenangan-kenangan di masa lalu bersama mantan kekasih.

    Jika biasanya pemotretan profesional digunakan untuk acara lamaran, pre wedding, pernikahan, kehamilan, atau kelahiran mungkin akan sangat tampak wajar dan kamu sudah merasa tidak asing saat mendengarnya. Tapi  foto profesional yang satu ini, justru diadakan dalam rangka putusnya sebuah hubungan, breakup photo shoot, kok bisa ya? Apakah justru tidak akan menambah sakit hati dan susah move on?

    Salah satu pasangan inilah yang menciptakan ide untuk melakukan breakup photo shoot.  Mereka dua justru ingin mengakhiri jalinan kasihnya dengan cara yang unik dan tidak pernah dilakukan oleh pasangan manapun. Meski terbilang aneh, keduanya pun menyetujui cara dalam mengakhiri hubungan keduanya ini.

    Harrison Bach dan Jackie Martin adalah pasangan yang putus pada tahun 2015 yang silam. Mereka sebelumnya telah berpacaran selama 3,5 tahun. Hubungan jarak jauh adalah alasan mereka memutuskan untuk berpisah. Awalnya Harrison, yang kini adalah mahasiswa Western Michigan University tidak menyangka bahwa foto mereka akan viral.

    Ia juga mengatakan bahwa ia hanya ingin membuat foto yang  memiliki nuansa ironis, namun masih tetap mengandung unsur humor. Menurutnya, banyak orang yang lebih terbiasa memotret kebahagiaannya dengan pasangan saat hubungan mereka sedang harmonis. Justru inilah hal yang berbeda dari yang lainnya.

    Putusnya hubungan keduanya pun sebenarnya bukan dilatarbelakangi dengan adanya orang ketiga atau pun hal-hal lain yang membuat hubungan ini tidak dapat lagi dipertahankan. Namun, keduanya memutuskan berpisah lantaran jarak keduanya yang berbeda dan jauh. Sehingga mereka tidak dapat bertemu lagi secara intens.

    Diketahui, setelah lulus, hubungan mereka juga harus berakhir karena keduanya diterima di kampus yang berbeda dan jaraknya berjauhan. Harrison yang kini berusia 22 tahun diterima menjadi mahasiswa di Western Michigan University, jurusan ilmu biomedik. Sedangkan Jackie melanjutkan studinya di American Academy of Dramatic Arts di Los Angeles, jurusan akting.

    Sebenarnya setelah putus pun, mereka sempat mengalami putus komunikasi dan saling menjalani kehidupan masing-masing. Namun keduanya ternyata masih dipertemukan kembali kala perayaan tahun baru. Hingga akhirnya muncullah ide breakup photo shoot ini.

    Usai berpisah cukup lama untuk melanjutkan studinya di dua tempat yang berbeda dengan jarak yang memisahkan. Akhirnya pada perayaan tahun baru itu mereka kembali bertmeu. Kala itu Jackie sedang pulang kampung ke Michigan untuk berlibur di musim dingin.

    Dia yang masih menjalin hubungan baik dengan Harrison, lalu bertemu dengan mantannya itu yang kemudian mencetuskan ide ini. Sebagai teman baik, Jackie tidak merasa ragu saat Harrison mengajaknya ke hutan untuk melakukan pemotretan. Meski foto-foto ini menampakkan kesedihan, mereka mengaku tidak terlalu serius saat mengambilnya. Di tengah pemotretan bahkan mereka tertawa layaknya teman biasa, meskipun emosi keduanya naik turun juga.

    Salah satu fotonya yang terlihat begitu lucu dan sedikit aneh, sekaligus ironis adalah foto di mana sang wanita terlihat sedang mencium pipi Harrison. Saat itu ekspresi Harrison terlihat begitu sedih, namun justru mengundang gelak tawa bagi orang yang melihatnya.

    https://images.detik.com/community/media/visual/2017/03/24/6317e880-a6ef-49a1-898c-49ecfdf24fcd_43.jpg?w=480

    Beberapa foto pasca putus tersebut awalnya viral karena teman Harrison, William, mengunggahnya di sosialmedia Twitter dan berkata bahwa temannya sedang melakukan pemotretan pasca putus. Sejak itulah banyak yang menjadikannya sebagai meme dan lelucon. Meskipun begitu, Harrison dan Jackie tidak menganggap lelucon tersebut dengan serius.

    Setelah pemotretan tersebut, komunikasi keduanya justru sempat berkurang dan ini membuat Harrison merindukan mantannya yang sedang bersekolah akting di Los Angeles itu. Namun, mau dikata apalagi karena hubungan keduanya memang sudah mereka sepakati untyk berakhir.

    Memang sih ide keduanya ini memang terbilang unik dan aneh. Namun meski begitu, cukup bisa mengobati rasa kerinduan pasca keduanya putus. Semoga saja keduanya bisa segera move on atau kembali lagi merajut kasih yang sempat terputus.

     

  • Lebih Dekat dengan DJ Hijabers “Chika”

    Lebih Dekat dengan DJ Hijabers “Chika”

    Profesi DJ (Disc Jokey) memang kerap kali dipandang sebelah mata oleh orang lain. Profesi ini dikaitkan dengan dunia malam yang bebas dan nakal, tidak jarang para wanita ataupun pria yang bekerja di dunia DJ ini dicap sebagai ornag yang berkelakuan kurang baik dan memiliki hobi hura-hura. Padahal belum tentu semua orang yang berprofesi  sebagai DJ memiliki perilaku yang sama, seperti yang dipikirkan oleh orang-orang umum.

    Sejumlah foto dan video seorang perempuan berhijab terlihat sedang memainkan alat musik DJ yang baru-baru ini tersebar di media sosial. Pemandangan unik dan tak biasa itupun dengan cepat menjadi perbincangan banyak netizen.

    Video Disk Jokey (DJ) wanita yang selain mengenakan hijab juga bercadar ini banyak menimbulkan kontroversi dan tersebar di media sosial dan youtube. Dari video tersebut banyak pro dan kontra akan penampilan DJ berhijab dan bercadar ini. Banyak yang mengkritik bahkan menghujat perempuan tersebut karena dinilai tidak pas satu sama lain.

    Jika kebanyakan dari kamu masih berpandangan demikian. Maka, coba kamu lihat kisah gadis muda yang satu ini, beserta dengan profesi DJ-nya yang sudah lama dia geluti ini.

    Ariska Wigatiningtyas, salah satu DJ wanita yang dalam kesehariannya mengenakan hijab ini. Selama menggeluti dunia DJ, gadis cantik ini sama sekali tidak mengenal yang namanya merokok, minum-minuman beralkohol, ataupun sampai menggunakan obat-obatan terlarang. Baik ketika dia sedang bekerja, maupun dalam kehidupan sehari-harinya.

    Menurut gadis muda yang satu ini. Profesi DJ adalah merupakan profesi yang membutuhkan konsentrasi dan kontrol penuh. Untuk itupun, dia terus melatih kemampuannya memainkan alat-alat DJ-nya dan juga selalu disiplin dalam menjalankan pekerjaannya tersebut. Hal ini dilakukan agar dirinya tetap bisa terus berkarya dan menghasilkan karya-karya yang baik, serta disukai oleh banyak orang.

    Meski berprofesi sebagai DJ, Chika juga tercatat sebagai salah satu mahasiswi semester 6 Jurusan Farmasi Universitas Setia Budi Solo. Kegiatan kemahasiswaan yang super padat dan sibuk inipun, ternyata tidak menghalangi hobinya untuk menghibur para penikmat musik DJ. Dia pun mengaku bahwa tidak sekalipun pernah menerima job manggung di klub malam ataupun diskotik. Ia pun tetap konsekuen dengan tetap mengenakan hijab, yang sejak kecil sudah mulai ia kenakan.

    Ketertarikan Chika dalam menggeluti dunia DJ bermula dari ajakan seorang temannya. Tidak ingin belajar dengan setengah-setengah, gadis kelahiran Lampung 3 Oktober, 20 tahun lalu ini belajar nge-DJ langsung dari ahlinya di Yogyakarta. Hanya butuh waktu kurang lebih sebulan, Chika sudah mahir nge-DJ. Berbagai tawaran perform di sejumlah event pun berdatangan, namun dia tetap membatasi pada event-event di luar klub malam dan diskotik.

    Meskipun bergelut di dunia DJ, kedua orangtuanya, pasangan Sukarno dan Eka Budi Winarni memberikan dukungan yang sangat penuh kepada sang putri. Asalkan tetap pada batasan-batasan tertentu, yakni tidak masuk dunia klub malam, serta tidak melupakan pendidikan formal yang dijalaninya saat ini. Karena menurut keduanya pendidikan jauh lebih penting dibandingkan apapun.

    Terkait dengan obsesi ke depan, Chika tak hanya ingin sukses menjadi DJ, mengaransemen atau menciptakan musik dan lagu. Gadis yang mempunyai hobi kuliner dan jalan-jalan itu juga ingin sukses menjadi seorang music producer dan sukses dalam kariernya di bidang farmasi.

    Chika menambahkan, dalam karirnya sebagai DJ, sebenarnya hanya untuk mengisi kekosongan waktu saat kuliah. Namun sejumlah event pernah diikuti, diantaranya FOSR (Automotive Show Down) di The Park Mall Solo Baru, Solo Youth Fest, Posion Market Carnival Yogyakarta, MSI Fest Yogyakarta, Fabriek Fikr dari Badan Kreatif Indonesia, karya salah satu profesor institute di Indonesia, Sardono W Kusumo, acara tahun baru dan beberapa agenda sekolah. Ia juga sering mengisi acara di Palur Plasa, Solo Paragon Hotel dan acara di beberapa kota lainnya.

    Sayang, niat DJ Chika melakukan hobinya dengan berbusana tertutup menuai kontroversi dari netizen.

    http://www.dailymoslem.com/wp-content/uploads/2017/03/DJ-bercadar.jpg

    Hal itu terlihat dari tanggapan yang mereka tuliskan dalam kolom komentar sejumlah postingannya.

    Nana Yoana Ya Allah,,,mba ini siapa sih?????? Punya maksud apa anda gaya kaya gini?

    Novy Muthya semoga diberi hidayah.. jika tidak bertaubat karena sudah melecehkan hijab yang syar’i dan pakaian para shahabiyah.. maka dia sedang menunggu hukuman dari Allaah Ta’ala.

    May Purnamasari She is crazy i think

    Zahrotul Hayati Biar dibilang apa mbak? Kekinian ya? Tampil beda dari yang lain. Kesian anak kemakan zaman

    Dita Indah Apalagi cadarnya cuma sekadar “KOSTUM”. Kostum loh.. buat kostum perform doang. Yang benerrrr ajaaaa kalo kayak gitu namanya MAINAN woy

    Namun ada juga yang memberikan dukungan kepada DJ Chika.

    Ayachan Nauljam jangan dimaki, jangan dibully. nesehatin aja baik-baik, dan doakan ^^

    Anisa Garcia Kenapa banyak yang marah? Dia DJ khan untuk kerja dan musiknya bagus. Kok langsung semua menghakimi? Mending jadi DJ pake jilbab daripada orang-orang munafik!!

    Winda Arianti Pendek pikiran untuk kalian semua yang komennya negatif dan berhubungan dengan agama!

    Cukup banyak bukan? komentar-komentar pro dan kontra yang ditujukan untuk sang DJ yang satu ini. Semoga saja kita semua dapat berpikir bijak dan menyerahkannya pada sang DJ untuk melakukan hal yang dianggapnya sesuai. Karena, salah maupun tidak hanya Tuhan lah yang Maha mengetahuia.

     

  • The Power of Emak-Emak Yang Gagalkan Aksi Jambret

    The Power of Emak-Emak Yang Gagalkan Aksi Jambret

    Namanya juga emak-emak, memang sungguh luar biasa hebatnya. Selain mengurus pekerjaan rumah, keluarga, dan tidak jarang yang membantu sang suami untuk mencari uang dengan bekerja. Emak-emak memang satu-satunya yang kekuatannya super mirip seperti tokoh wonder woman dalam kartun.  Sosok emak-emak juga terkenal bisa melakukan segala sesuatu dalam hidup.

    Meski terkadang aksi-aksi aneh yang seringkali dilakukan oleh emak-emak, terutama ketika berkendara di jalan raya. Namun sebuah video yang baru-baru ini beredar di sosial media memang membuktikan bahwa emak-emak memang tidak bisa dipandang dengan sebelah mata, apalagi disepelekan. Karena aksi emak yang satu ini akan membungkam mulut semua orang.

    Nah, belakangan ini aksi emak-emak yang satu ini sempat menghebohkan netter lantaran tingkahnya ketika dengan gagah beraninya menggagalkan aksi jambret yang sedang beraksi. Jargon “The Power of Emak-emak” pun kerap kali sebagai sebuah guyonan yang menggelitik. Jargon yang menyampaikan pesan untuk tidak meremehkan kekuatan emak-emak inipun memang benar nyata terjadi lho.

    Dalam unggahan video yang sedang ramai ditonton oleh netter inipun, terlihat dua orang ibu-ibu yang sedang berusaha dengan sekuat tenaga mengagalkan aski jambret yang tengah beraksi. Kala itu keduanya lah yang menjadi sasaran empuk bagi sang jambret. Peristiwa ini terjadi di pelataran parkir Jl Pangeran Antasari, Banjarmasin Timur.

    Dalam video berdurasi dua menit 51 detik itu, awalnya terlihat dua orang emak-emak yang sedang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor matic berwarna merah memasuki area parkiran sebuah toko mebel. Saat tengah memarkir kendaraan, di saat bersamaan datanglah dua orang pria asing yang mengendarai motor bebek tiba-tiba saja berhenti di sebelah parkiran tempat korban memarkir motornya. Kemudian salah seorang jambret itu turun dan menghampiri korban.

    Tak berapa lama, jambret itu pun dengan secepat kilat melancarkan aksinya merampas dompet milik wanita berbaju kaos garis-garis. Tak terima dompetnya dirampas, kedua wanita ini pun mengejar jambret yang sudah siap tancap gas. Tidak berhenti di situ saja, aksi kedua emak-emak ini sungguh menakjubkan. Karena mereka berdua tidak ragu sedikitpun untuk merampas kembali tas miliknya.

    Malang sekali, jambret bersama motornya ambruk karena dorongan tangan kedua wanita yang menjadi korban jambret tersebut. Tak mau kabur begitu saja, para wanita itu pun mengejar jambret sampai ke bibir jalan raya hingga terjatuh-jatuh. Wah sungguh aksi yang luar biasa ya.

    Melalui sebuah video rekaman CCTV, peristiwa penjambretan terlihat berhasil digagalkan oleh dua orang “ibu-ibu” yang melawan dengan sekuat tenaga. Dua orang penjambret taspun berhasil dibuat tersungkur dan lari terbirit-birit di depan sebuah toko di Banjarmasin.

    Tak lama kemudian terlihat para warga dan Satpol PP berdatangan ikut mengejar jambret yang nekat memasuki toko meubel tersebut. Akhirnya kedua pelaku pun berhasil ditangkap petugas dan kedua “emak-emak” yang menjadi calon korbannya pun tetap aman. Jambret salah sasaran itu pun berhasil diamankan, dan telah diserahkan kepada Mapolresta Banjarmasin.

    Video yang diunggah oleh akun Facebook Muhammad Ismail ini pun langsung menjadi viral. Sejak diunggah pada Kamis (23/3) lalu, video ini sukses mencuri perhatian netter yang mengaku salut dengan kegigihan dan keberanian kedua “emak-emak” tersebut.

    https://i1.wp.com/www.rancahpost.co.id/images/2017/03/Emak-emak-Berhasil-Gagalkan-Aksi-Penjambretan-di-Banjarmasin.jpg?resize=400%2C240

    “Mantap… perempuan pembrni, alhamdulillah masyarakat byk yg peduli,” tulis seorang netter. “The power of emak-emak. Si emak mantan atlit judo kali ya, jambret aja sampe kelempar dari motor gitu,” tulis yang lain.
    Wah dengan adanya peristiwa ini, tentu akan membuka mata kita bahwa tidak selamanya kaum peerempuan itu merupakan kaum yang lemah dan tidak berdaya. Buktinya kedua emak-emak ini sungguh luar biasa beraninya. Apalagi keduanya sukses menggagalkan aksi penjambret itu dan menyebabkan penjambret nakal itu tertangkap dan ditangani oleh pihak yang berwajib.

    Semoga saja akan bermunculan dan semakin banyak emak-emak pemberani yang tangguh dan tahan banting seperti kedua wanita yang ada di dalam video tersebut. Karena dengan begitu, akan banyak aksi penjambretan yang dapat digagalkan oleh emak-emak dengan The Power of Emak-emak nya. Sukses terus ya ibu-ibu pemberani, semoga sehat dan tetap tangguh.