Blog

  • Hoax, Video Jambret Banting Wanita

    Hoax, Video Jambret Banting Wanita

    Menanggapi sebuah berita yang beredar, tentunya juga harus memperhatikan sumber dan juga keaslian dari berita itu sendiri. Jangan sampai berita yang kamu baca dan kamu sebarkan ke orang lain adalah merupakan berita bohong semata.

    Kecanggihan teknologi dan juga cepatnya akses setiap informasi yang masuk ke internet, tentu membuat banyak orang dengan mudahnya mengubah sebuah berita maupun foto, dan juga menyebarkannya dalam satu kali klik saja. Hanya membutuhkan handphone, PC, dan juga koneksi internet. Sebuah berita dengan cepatnya beredar luas ke masyarakat. Hal inilah yang terkadang membuat orang menjadi lalai dan lupa mencari tahu sumber berita dan juga keaslian berita tersebut

    Akibatnya, tentu jika berita tersebut sampai salah dan merupakan berita bohong semata. Tentu akan meurgikan dong ya? Apalagi jika hal ini membuat kerusuhan di masyarakat dan juga kerancuan berita. Bisa-bisa malah justru menimbulkan fitnah dna juga kerugian bagi orang lain.

    Oleh karena itu, setiap kamu membaca berita atau melihat postingan foto. Berpikirlah berulang kali dan coba cari tahu terlebih dahulu terkait berita tersebut. Barulah jika kamu sudah yakin tentang berita tersebut. Bolehlah untuk membagikannya ke orang lain, selama kamu anggap berita tersebut tidak akan merugikan orang lain dan menimbulkan kerusuhan atau kesalahpahaman.

    Baru-baru ini, berkat kecanggihan dari teknologi masa kini. Ada sebuah video yang beredar ramai di sosial media dan menjadi viral lho. Namun diketahui, ternyata berita tersebut merupakan berita hoax atau berita palsu. Wah ini nih akibatnya jika tidak menelusuri lebih dulu, jadi salah share berita kan?

    Beredarnya video yang sedang menunjukkan aksi seorang jambret yang dengan teganya merampas sebuah tas milik seorang wanita yang sedang menunggu angkutan umum di sebuah halte dengan begitu cepatnya beredar di sosial media.

    Melalui kabar yang banyak beredar, ada seseorang yang menyebut bahwa aksi tersebut benar-benar terjadi di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD). Benarkah berita tersebut?

    Video berdurasi singkat, hanya sekitar 13 detik itu tersebar di jejaring aplikasi WhatsApp. Disebutkan dalam pesan yang menyertai video itu, kemudian ada yang menyebut bahwa peristiwa itu terjadi di Casa De Parco, kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. Ada pula yang hanya menyebutkan ‘terjadi di BSD’.

    Dalam rekaman video singkat itu, diperlihatkan tampak seorang wanita yang tengah duduk di sebuah halte sambil memangku tas yang ia bawa saat itu. Tiba-tiba saja, nampak dua orang pria berbaju warna hijau dan mengenakan helm, kedua orang tersebut berhenti tepat di depan halte tersebut.

    Melihat kedatangan dua pria itu, seorang wanita langsung berlari ke sebuah parkiran yang terletak di dekat halte. Di saat bersamaan, seorang pelaku yang membonceng langsung turun dari motor dan segera mengejar wanita tersebut. Di sisi lain, seorang wanita lainnya yang duduk di dekat korban, juga berlari karena ketakutan.

    Upaya wanita yang pertama kali lari tersebut menghindari pelaku ternyata sia-sia. Pelaku berhasil menangkapnya dengan sangat sigap, seketika pelaku menghantamkan tubuh wanita itu ke sebuah mobil Suzuki X-Over warna putih.

    Wanita itu melawan, akan tetapi tubuhnya langsung dibanting oleh pelaku hingga wanita tersebut terjatuh ke tanah dengan begitu kerasnya. Pelaku langsung merampas tas korban saat itu dan melarikan diri meninggalkan sang wanita yang tergeletak lemah tak berdaya tersebut.

    Belum diketahui secara pasti mengenai kebenaran video tersebut, namun setelah melakukan penelusuran secara lebih lanjut. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto saat dikonfirmasi menegaskan bahwa video yang disebut-sebut terjadi di BSD, Tangsel itu adalah berita bohong alias hoax.

    Selain itu, polisi juga menganalisa rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian tersebut. Polisi menemukan fakta-fakta dari rekaman video, salah satunya arus kendaraan motor pelaku di kanan jalan, di mana hal ini berbeda dengan di Indonesia yang menggunakan arus kiri.

    Polisi juga mengamati gambar mobil warna putih yang ada di rekaman video tersebut. Diduga, mobil kejadian itu ada di luar negeri.

    Selain itu, polisi juga melakukan pengecekan lokasi halte. Namun dari hasil penelusuran polisi, tidak ada halte di Casa De Parco, BSD yang serupa dengan di video tersebut.

    Tidak hanya itu saja, polisi juga memintai keterangan dari satpam Casa De Parco, BSD untuk memastikan apakah pernah ada kejadian tersebut di situ.

    Kesimpulannya, kejadian penjambretan tersebut dipastikan tidak terjadi di kawasan BSD. Informasi yang menyebut kejadian di video itu berada di BSD merupakan hoax.

     

  • Ketika Satu Persatu Menteri Mulai Lelah

    Ketika Satu Persatu Menteri Mulai Lelah

    Menjadi seorang pemimpin atau memiliki jabatan yang penting dalam sebuah organisasi tentu akan mendapatkan kesibukan yang beruntun. Terlebih lagi, tanggung jawab kepada keluarga juga tidak bisa diindahkan begitu saja dong ya. Wah, jika sudah begitu tentu saja kelelahan bisa saja menghampiri sewaktu-waktu.

    Target tinggi yang dipatok Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk para menteri Kabinet Kerja membuat para pembantunya itu kelelahan. Cara mencapainya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada para pembantunya.

    Untuk menggenjot kinerja, banyak yang dikorbankan oleh menteri-menteri ini. Salah satunya waktu tidur.

    Senin, 12 Juni 2017, dua menteri kepergok warganet tertidur pulas di bandara. Keduanya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

    Memang, tertidur di ruang tunggu bandara bisa dibilang hal yang wajar. Yang membuatnya jadi perbincangan hangat, tentu adalah sosok seorang Menteri Susi.

    Foto Menteri Susi yang tertidur di sofa ruang tunggu bandara ini diunggah oleh seorang pengguna Facebook, Jim B Aditya. Di foto itu, menteri yang dikenal dengan gaya nyentriknya ini tampak tertidur pulas dengan bantal lengan di sebuah sofa. Ia mengenakan rok panjang hitam dengan atasan warna hitam putih.

    Selain mengunggah foto Menteri Susi, Jim juga menuliskan keterangan foto yang berisi pujian dan kekagumannya atas kerja keras Menteri Susi. Dalam keterangannya, ia menilai Menteri Susi adalah seorang perempuan tangguh yang layak diberi gelar Ibu Kelautan.

    “Tertidur kelelahan di VIP Lounge Bandara JFK, New York, setelah sehari sebelumnya tampil di acara konferensi PBB mengenai kelautan di New York, Amerika Serikat,” tulis Jim.

    Mendadak sontak, foto Menteri Susi yang tertidur pun menuai ragam komentar warganet. Kebanyakan memberikan komentar pujian dan doa kepada Menteri Susi.

    “Semoga ALLAH menjaga ibu dimanapun Ibu berada… berkah sehat untuk Ibu….” tulis pengguna Facebook bernama Ika Qurniawati Sidik.

    “Semoga ALLAH melindungi dan menjaga beliau dalam segala keadaan. IBU KITA yg TERCINTA. AAAAMIINN.” sahut Bintang Tarigan.

    “I love you ibu Susi ….” tulis Happy Bayuwardani.

    “Low profile dan tegas .. Ilu bu susi. tetap berjiwa baik yah…GBU always..” kata Niena Akbar.

    Setelah Menteri Susi, beberapa waktu yang lalu diduga lantaran kelelahan. Sang menteri wanita ini juga tertangkap kamera sedang berbaring atau lebih tepatnya terbaring tidur di sebuah kursi salah satu bandara. Sepertinya, beliau sedang menunggu jadwal keberangkatan pesawat yang akan mengantarnya ke lokasi yang akan dituju.

    Menteri Khofifah, sang Menteri Sosial inilah yang kedapatan tertidur di bandara lantaran kelelahan dan masih harus bertandang mengunjungi daerah-daerah yang memang menjadi tugasnya untuk dikunjungi. Alhasil, salah satu kamera berhasil mengabadikannya dan mengunggahnya ke sosial media.

    Tanpa diragukan lagi, kecepatan bersosialisasi di media sosial inilah yang membuat dengan sangat cepat foto tersebut beredar di sejumlah sosial media. Tidak ketinggalan, para warganet pun sukses menyoroti foto unggahan tersebut.

    Foto Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang tertidur di sofa ruang tunggu penumpang Bandara Juanda, Surabaya, menjadi viral di media sosial. Khofifah mengatakan padahal dia sudah berpesan kepada asistennya agar tidak ada yang memotretnya saat sedang tidur.

    Khofifah menjelaskan, bahwa beberapa hari ini jadwalnya memang begitu padat. Sehingga, kelelahan dan kurang tidur pun harus dirasakannya. Oleh karena itu, ketika ada waktu jeda sebentar untuk beristirahat, tentunya Khofifah manfaatkan untuk tidur sebentar.

    Pada foto tersebut, Khofifah  tertidur pulas tanpa melepas kaos kakinya, dengan ditutupi kain panjang bermotif batik. Tas travel berwarna ungu digunakan sebagai bantal kepala.

    Selain itu, Khofifah menambahkan kegiatannya berkeliling daerah yang begitu padat. Ia bercerita kegiatannya memang sangat padat belakangan ini. Dari perjalanan ke Toli-Toli, Sulawesi Tengah, hingga Banyuwangi.

    Di foto yang viral tersebut, Khofifah mengungkapkan dirinya hendak pergi ke Banyuwangi dan memiliki waktu satu jam menunggu pesawat.

    “Nah antara ke Surabaya mau ke Banyuwangi sedang tunggu pesawat. Masih ada sekitar 1 jam untuk menunggu. Ya saya bilang mau tidur, eh tahunya ada yang foto. Itu di Juanda, di ruang luar,” tuturnya.

    Sebelumnya, bukan hanya Khofifah yang terkena jepretan kamera tengah tidur di tempat umum. Ada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang juga tampak ‘cuek’ tidur di Bandara John F Kennedy, Amerika Serikat.

    Selain itu, ada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang tidur di bandara Brazil setelah ‘menemani’ kontingen Indonesia dalam perhelatan Olimpiade 2016.

    Wah, memang total sekali ya para menteri ini. Intinya, tetap jaga kesehatan ya Pak, Bu. Sukses selalu.

     

  • Indri, Mirip Tiga Artis Sekaligus

    Indri, Mirip Tiga Artis Sekaligus

    Dalam satu wajah, bisakah seseorang mirip dengan tiga orang berbeda sekaligus? Wah nyatanya wanita yang satu ini dinilai memiliki paras serupa dengan tiga orang artis sekaligus lho. Kira-kira memang miripkah sang wanita ini dengan ketiga artis yang disebutkan?

    Wanita asal Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Indri ini. Mendadak menjadi viral di sosial media, lantaran banyak sekali netizen yang menilai, bahwa wajahnya mirip denga tiga artis Indonesia sekaligus. Berkat wajah cantiknya ini juga, membuat dia dengan cepat dikenal oleh masyarakat.

    Gadis cantik kelahiran Bangka, 20 Maret 1997, itu mulai mencuri perhatian sejak foto dirinya mengenakan baju PNS viral di media sosial. Gadis yang kerap disapa Inayah itu memang sering mengunggah hasil swafoto di laman Instagram pribadinya, @indriindawat1.

    “Jadi aku itu sebenernya masih honorer. Jadi foto itu ceritanya pas ulang tahun Korpri di kantor itu ngadain lomba paduan suara pakai seragam Korpri ini. Nah, kalau di kantor aku kan berhijab, pas aku balik iseng-iseng aku foto terus aku update di Instagram. Besoknya, foto itu jadi meme dan follower aku nambah,” tutur Indri dalam video tayangan Rumpi yang diunggah di Youtube.

    Meski memiliki paras cantik, ternyata Indri merasa ada kekurangan di wajahnya. Menurutnya, pipinya yang tembam dan hidung yang kurang mancung membuatnya harus pintar mencari angle foto.

    Banyaknya followers membuat Indri sering merasa kesal. Sebab, ia mendapat banyak komentar negatif terkait jilbab yang dikenakannya.

    “Mbak Indri sebenernya mau pakai hijab atau enggak sih? Padahal aku kan lagi belajar. Segala sesuatu kan harus ada prosesnya juga,” sambung dia.

    Gadis asal Bangka ini, ternyata merupakan seorang pegawai honorer di pemerintahan Provinsi Bangka Belitung. Wanita bernama Indri Indawati ini menurut netizen sangat  mirip dengan wajah artis, Manohara, Ariel Tatum, dan juga Raline Shah.

    Ditemui setelah menjadi bintang tamu di salah satu stasiun televisi, Indri mengatakan bahwa dirinya memang bercita-cita menjadi artis sejak dulu. Keinginannya inipun memang sudah dia pendam sejak dia masih kecil.

    Indripun tak menyangka bahwa dirinya akan se-viral ini karena disangka mirip artis dan akun instagramnya kini sudah memiliki followers sebanyak 32,8 ribu.

    Indripun begitu merasa senang dengan pendapat yang diberikan oleh sebagian masyarakat. Dia pun hanya ingin tetap menjadi pribadi yang lebih rendah hati lagi.

    Wanita yang bekerja sebagai pegawai honorer di pemerintahan Provinsi Bangka Belitung ini mengaku bahwa dirinya sering dikira mirip dengan Manohara. Saat bertemu orang dirinya pun mengaku heran dengan banyaknya orang yang mengenalnya.

    Selain itu, banyak juga yang sudah mengenalnya sebagai dirinya yang bernama Indri Indawati. Nahkan ada juga yang mengetahui akun instagramnya. Dia pun semakin terheran-heran, dari mana orang banyak mengenali dirinya.

    Ketika ditanyai lebih lanjut, jika diminta untuk memilih Indri lebih memilih menjadi pegawai atau artis, Indri menjawab dia ingin menjadi artis yang menurutnya sudah ia cita-citakan sejak kecil.

    Hal ini tentu sangat wajar, karena sejak kecil dia sudah mencita-citakan diirnya untuk bisa menjadi seorang artis yang sukses dengan kerja kerasnya. Tentu ketika ada pilihan sepertu itu, Indri lebih memilih untuk mewujudkan cita-citanya yang terpendam untuk terjun ke dunia keartisan.

    Wanita berambut panjang ini mengatakan dirinya ingin melebarkan sayap ke dunia akting, seperti di sinetron maupun layar lebar.

    Indri mengakui bahwa dirinya sempat beberapa kali main layar lebar, meski hanya sebagai peran pembantu. Bukanlah sebagai pemeran utama. Sehingga dirinya kini berkeinginan lagi untuk lebih melebarkan sayapnya untuk menjadi artis yang diinginkannya.

    Selain itu, Indri juga sudah sering mengikuti ajang pencarian bakat yang diadakan oleh daerahnya.

    Hal ini semata-mata guna mewujudkan cita-citanya itu, ia pun mengikuti beberapa ajang pencarian model di daerahnya. Dengan kecantikannya, ia pernah menjadi juara pertama  Ethnic Fashion Show 2015, Miss Honda Bangka Belitung 2015, dan Puteri Indonesia Berbakat Provinsi Kepulauan bangka Belitung 2015. 

    Wah menurut kalian apakah benar paras cantik Indri mirip dengan ketiga artis yang disebutkan di atas? Tapi memang tidak bisa dipungiri, jika wajah Indri memang benar-benar cantik ya guys?

  • Polisi dan Bocah Bersepatu Koyak

    Polisi dan Bocah Bersepatu Koyak

    Banyak foto yang beredar di dunia maya, ada yang menuai tanggapan biasa dari publik. Ada juga yang dengan cepatnya menimbulkan perhatian dari publik, bahkan hingga viral.

    Seperti foto seorang polisi bersama dengan bocah SD ini. Fotonya yang diunggah ke sosial media inipun, dengan cepat menjadi viral. Bukankah biasa saja seorang polisi berfoto bersama dengan anak SD? Lantas kira-kira apa yang aneh dari foto tersebut, ya?

    Pandangan netizen justru terarah pada seorang anak SD yang berfoto bersama polisi terbut. Hal ini disebabkan sepatunya yang terlihat seperti terkoyak. Alhasil, netizen pun beramai-ramai memperbincangkan bocah tersebut.

    Polisi yang berfoto bersama anak tersebut dikenal bernama Brigadir Sidiq Martujet. Menurut keterangan sang brigadir, foto tersebut sudah diambil sejak lama sekitar bulan Februari akhir. Dulunya oun, foto tersebut sudah pernah viral meski hanya di sekitar Kalimanan Selatan saja. Brigadir Sidiq mengaku apabila dirinya juga merasa kaget ketika foto tersbeut kembali viral di dunia maya.

    Foto tersebut menjadi viral lantaran Sidiq membawa bocah kelas VI SD itu ke pasar yang terletak di Kecamatan Kuranji, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Di sana, ia membelikan bocah bernama Dinul Huda itu sepatu baru.

    Masih membekas di ingatan Sidiq, saat bertemu dengan Dinul dan dua orang temannya. Kala itu, sekitar pukul 16.00 waktu setempat, cuaca masih terik hingga menyengat kulit Sidiq.

    Sidiq lalu berhenti di sebuah warung untuk melepas dahaga. Sidiq adalah seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kuranji yang bertugas menyambangi warga setiap hari.

    Perhatian Sidiq kemudian tertuju kepada Dinul yang mengenakan sepatu robek dan kumal. Sidiq merasa kasihan dengan anak itu, sehingga ia pun kemudian memanggilnya ke warung tersebut.

    Sidiq kemudian berhenti di sebuah pasar yang berjarak sekitar 300 meter dari warung tempatnya beristirahat sejenak tadi. Sidiq kemudian mencari sebuah toko sepatu, lalu meminta Dinul untuk memilih sepasang sepatu.

    Rupanya menurut pengakuannya, Dinul mengingatkan dirinya ketika masih kecil. Dia pernah menggunakan sepatu yang juga sudah usang dan rusak, bahkan pernah tidak menggunakan alas kaki sama sekali lantaran sepatunya sudah tidak bisa digunakan kembali.

    Dinul pun memilih sepasang sepatu berwarna hitam. Setelah Dinul menentukan pilihannya, Sidiq pun memakaikan sepatu tersebut kepada Dinul.

    Sidiq merogoh koceknya sendiri untuk membelikan sepatu plus dua pasang kaus kaki untuk Dinul itu dari kantong pribadinya. Harganya memang tidaklah terlalu mahal, tetapi ketulusan Sidiq tidak ternilai harganya.

    Harganya kala itu sekitar Rp.180.000 untuk dua pasang sepatu. Karena, sang Brigadir memutuskan untuk membelikan dua sepatu untuk Dinul.

    Dinul pun tersenyum sumringah dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Sidiq. Setelah membelikan sepatu, Sidiq berpesan kepada Dinul untuk lebih rajin belajar.

    Sudah hampir tiga tahun Sidiq bertugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas. Pekerjaannya itu ia jalani dengan tulus dan ikhlas, tanpa mengeluh.

    Tindakan Sidiq ini mendapat apresiasi dari Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana. Rachmat mengingatkan anggota lain untuk meniru Sidiq dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Di mata Kapolres Tanah Bumbu AKP Kus Subiyantoro, Sidiq adalah salah satu anggota yang baik, jujur dan rajin. Kus sendiri pernah memberinya penghargaan atas inovasi Sidiq sebagai anggota Bhabinkamtibmas.

    “Dia mengubah Pos Kamling menjadi pos singgah di Desa Ringgit, Kuranji. Desa Ringgit ini merupakan jalur pertemuan tiga kecamatan yaitu Kusan Hulu, Kuranji dan Sungai Loban, sehingga itu bisa dimanfaatkan warga di tiga kecamatan itu untuk singgah dan beristirahat sejenak,” tutur Kus.

    Wah masih ada juga ya orang yang berhati mulia seperti Pak Brigadir Sidiq. Dengan hati mulianya, dia pun dengan penuh rasa ikhlas membelikan sepatu baru untuk sang bocah SD yang bahkan tidak dikenalnya sebelumnya. Bahkan tidak tanggung-tanggung, snag brigadir membelikan dua pasang sepatu. Padahal jika dipikir-pikir, satu sepatu saja sudah cukup untuk Dinul.

    Salut sekali ya dengan sikap mulia bapak, semoga masih banyak bapak-bapak polisi berhati mulia seperti Brigadir Sidiq. Salam sukses Pak, semoga hal baik akan selalu melingkupi bapak beserta keluarga bapak.

  • Surat Cinta Kepala Sekolah untuk Orangtua Murid

    Surat Cinta Kepala Sekolah untuk Orangtua Murid

    Sebuah surat cinta, memang biasanya diberikan kepada orang-orang khusus dan dikasihi. Namun bagaimna jadinya, jika seorang kepala sekolah, justru mengirimkan surat cinta kepada orangtua murid di sekolahnya?

    Hal inilah yang baru saja terjadi beberapa waktu yang lalu. Seorang kepala sekolah kedapatan memberikan surat cinta secara ternag-terangan ke orangtua siswa di sekolah yang dia pimpin. Alhasil, netizen pun dengan cepat merespon adanya berita tersebut.

    Surat cinta dari seorang Kepala Sekolah SD Mutiara Persada di Bantul, Jawa Tengah kepada orangtua murid ramai diperbincangkan netizen di jejaring sosial sejak beberapa waktu yang lalu ini.

    Setelah ditelisik, ternyata surat ini bukanlah surat cinta seperti yang dibayangkan oleh ornag-orang kebanyakan , melainkan surat cinta ini berisi pesan motivasi bagi orangtua murid. Surat yang beredar ini mengatasnamakan SD Mutiara Persada di Bantul.

    Di bagian kop surat tertera alamat, nomor kontak, dan tulisan “Pemerintah Kabupaten Bantul Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga SD Mutiara Persada di Bantul”.

    Perihal surat tersebut yakni ” surat pribadi” yang ditujukan kepada orangtua murid siswa kelas 6 SD Mutiara Persada Bantul.

    Berikut petikan surat yang beredar di media sosial tersebut:

    Dengan hormat, Bersyukur melalui surat ini kami menjumpai Bpk/Ibu/Sdr. Orang tua / wali terbaik yang terus mendukung putra/putri meraih prestasi, bersinergi bersama kami, di Mutiara Persada.

    Bersama surat ini kami sampaikan bahwa, Ujian anak Anda telah selesai. Saya tahu Anda cemas dan berharap anak Anda berhasil dalam ujiannya.

    Tapi, mohon diingat, di tengah-tengah para pelajar yang menjalani ujian itu, ada calon seniman, yang tidak perlu mengerti Matematika.

    Ada calon pengusaha, yang tidak butuh pelajaran Sejarah atau Sastra. Ada calon musisi, yang nilai Kimia-nya tidak berarti. Ada calon olahragawan, yang lebih mementingkan fisik daripada fisika… di sekolah. Ada calon photografer yang lebih berkarakter dengan sudut pandang art berbeda yang tentunya ilmunya bukan dari sekolah ini.

    Sekiranya anak Anda lulus jadi yang teratas, hebat! Tapi bila tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka. Katakan saja: “tidak apa-apa, itu hanya sekedar ujian.”

    Anak-anak itu diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar lagi dalam hidup ini. Katakan pada mereka, tidak penting berapapun nilai ujian mereka, Anda mencintai mereka dan tak akan menghakimi mereka.

    Lakukanlah ini, dan disaat itu, lihatlah anak Anda menaklukkan dunia. Sebuah ujian atau nilai rendah tak akan mencabut impian dan bakat mereka. Dan mohon, berhentilah berpikir bahwa hanya dokter dan insinyur yang bahagia di dunia ini.

    Semoga surat ini bermanfaat dan dapat menyadarkan kita ttg sudut pandang terhadap anak” kita*. Amin mohon maaf apabila kurang berkenan

    Bantul 9 Juni 2017

    Kepala Sekolah Suwarsana M.Pd

    Surat cinta tersebut pertama kali diunggah oleh akun Twitter @_yanskii. Ia menautkan foto surat tersebut dengan menulis “hormat sama kepala sekolahnya,”.

    Akun @JetVeetLev membalas postingan tersebut dengan menerangkan bahwa isi surat tersebut sebelumnya sudah pernah beredar, meski dalam bahasa Inggris. Ia pun menautkan foto surat serupa dalam versi bahasa Inggris. “Waw good ada di Indo. Ini pernah baca versi inggrisnya nihh,” ujar @JetVeetLev.

    Sementara itu, pemilik akun Twitter @dhuriat mengatakan, “Isinya memang pernah baca dimana gitu, tapi kepala sekolah ini membagikan surat ini ke orang tua siswa yang hebat… Jempol pak…????????????????????????????????????????”.

    Kemudian, akun Twitter @daniellsinaga menulis, “Ketika menjadi orang tua jangan memaksakan kehendak dan tidak bisa mensyukuri apa yang ada pada diri anak,”.

    Sampai pada Jumat pukul 23.00, kicauan @_yanskii tentang surattersebut telah di-tweet ulang lebih dari 6.200 kali dan disukai lebih dari 2.700 kali.

    Salah satu orangtua murid SD Bantul, Rudi Buntoro (42), membenarkan adanya surat tersebut. Menurut dia, surat ini dibagikan kepada sekitar 69 orangtua murid kelas 6 SD Bantul.

    Pembagian tersebut dilakukan Jumat sekitar pukul 10.00 WIB di aula sekolah, atau sebelum pengumuman mengenai nilai ujian akhir siswa kelas 6 SD tersebut.

    Pembagian surat tersebut ternyata dalam rangka memotivasi orangtua agar menerima apa pun hasil ujian sang anak.

    Wah, mungkin surat cinta ini akan berfungsi ya untuk para orangtua agar tidak memarahi anak ketika mendapatkan nilai yang kurang maksimal. Salut dengan bapak kepala sekolah yang satu ini, yang dengan hati baiknya begitu memerhatikan murid-murid tercintanya.