Blog

  • Warganet Patah Hati, Inikah Sosok Suami Nella Karisma?

    Warganet Patah Hati, Inikah Sosok Suami Nella Karisma?

    Musik dangdut memang dianggap sebagai musik yang merakyat. Setiap perhelatan yang diselenggarakan baik di pedesaan maupun tingkat kabupaten selalu menampilkan biduan dangdut yang siap menggoyang masyarakat. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa dangdut dianggap merakyat, karena bisa dinikmati oleh semua elemen dan liriknya yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari.

    Nella Kharisma adalah penyanyi dangdut yang berasal dari Kota Surabaya, Jawa Timur. Penyanyi ini sudah semakin terkenal terutama untuk masyarakat pecinta dangdut koplo walau memang belum seperti artis ibu kota namun jadwal Nella Kharisma sudah padat, hampir setiap hari ada saja yang mengundangnya jadi bintang tamu di berbagai acara, seperti pernikahan, sunatan, syukuran, ulang tahun, dan sebagainya.

    Dengan wajahnya yang cantik dan suaranya yang merdu yang bisa memikat para penggemarnya, penyanyi dangdut yang satu ini mulai menyanyi dari satu panggung ke panggung lainnya, hingga namanya bisa dikenal di seluruh lapisan masyarakat.

    Penyanyi dangdut Nella Kharisma memulai kariernya sejak tahun 2015 hingga sekarang, banyak lagu – lagunya yang disukai terutama di kalangan remaja, namun dari kalangan ibu – ibu juga banyak yang menyukainya karena lagunya memang bisa diterima di telinga dengan baik.

    Berikut ini adalah biodata Nella Kharisma :

    1. Nama Asli   ; Nella Kharisma
    2. Nama Panggung : Nella Kharisma
    3. Agama : Islam
    4. Tempat Lahir  : Surabaya Jawa Timur
    5. Tanggal Lahir  :
    6. Profesi : Penyanyi dangdut
    7. Genre : Dangdut koplo
    8. Tahun Berkarier : 2015 – sekarang
    9. Facebook  : www.facebook.com/nellakharisma.official
    10. Official FanBase @nellalovers_id
    11. Instagram : instagram.com/nellakharisma
    12. Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCEz368eNMMhqvw86VPIb3fg/

    Belum lama ini pendatang baru penyanyi dangdut Nella Kharisma memang senter diperbincangkan.

    Nella pun sempat digadang-gadang menjadi pesaing berat dari Via Vallen.

    Kini, Nella juga mulai kerap tampil dan menjadi bintang tamu di acara televisi nasional.

    Baru-baru ini pedangdut Nella Kharisma membuat heboh jagat dunia maya lantaran beberapa foto yang beredar di media sosial.

    Sejumlah foto-foto yang memperlihatkan kemesraan penyanyi dangdut Nella Kharisma bersama seorang pria menyebar viral di dunia maya.

    Dokumentasi tersebut memancing perhatian warganet lantaran disebutkan bahwa sosok pria di foto itu merupakan suami Nella Kharisma.

    Adapun kumpulan foto tersebut dibagikan di sejumlah grup facebook.

    Di kedua grup ini, unggahan tersebut pun memancing banyak pertanyaan serupa. Benarkah pelantun Jaran Goyang ini sudah menikah?

    Tak sedikit diantaranya yang menuliskan komentar berisi ungkapan patah hati.

    Sejumlah warganet pun menjawab disertai dengan bukti sejumlah dokumentasi.

    Misalkan rekaman video ketika Nella Kharisma mencium pria di foto tersebut ketika dirinya naik ke panggung.

    Dokumentasi lainnya yakni ketika Nella Kharisma memberikan potongan pertama kue ultah ke 22 kepada pria tersebut.

    Dilanjutkan dengan cium pipi kanan dan kiri.

    Warganet pun semakin yakin bahwa pria itu memang suami Nella Kharisma.

    Berdasarkan kesaksian sejumlah warganet, pria itu adalah Cak Malik alias Malik Lagista yang berprofesi sebagai pemain kendang.

    Selain aksi di panggung, Malik Lagista dan Nella Kharisma juga pernah tampil duet yang videonya diunggah ke YouTube.

    Adapun Nella Kharisma merupakan sosok penyanyi dangdut yang kini tampaknya makin populer lewat lagu berjudul Jaran Goyang.

    Perempuan kelahiran Kediri, 4 November 1994 ini juga sukses menyanyikan lagu cover.

    Popularitas Nella Kharisma kerap kali disejajarkan dengan Via Vallen yang juga kariernya makin moncer.

    Keduanya pun memiliki basis massa yang cukup banyak. Lihat saja di masing-masing akun instagramnya.

    Nella Kharisma kini memiliki 1,1 juta followers instagram, sementara Via Vallen sudah 2,3 juta followers.

    Kedua penyanyi ini memiliki ciri khasnya masing-masing dan sama-sama kariernya makin moncer di industri musik dangdut tanah air.

    Jelas saja, foto-foto itu pun menggundang tanya apakah benar Nella sudah menikah?

    Mereka juga histeris dan percaya jika Cak Malik adalah suami dari Nella.

    Hesti Maunah : “Yakin mba nella dah nikah?? Nikah thn berapa?”

    Nurina 85 : “Mosokk nella bjone malik.”

    thinna endhell jr 98 : “Masak itu mas malik suaminya.”

    Tak hanya itu saja, sejumlah video juga menjadi trending topic di YouTube.

    Dalam dokumentasi video itu, tampak Nella mencium pria yang sama ketika dirinya akan naik ke atas panggung.

    Kira-kira benarkah sosok tersebut merupakan sosok suami Nella Kharisma? Kita tunggu saja klaifikasinya.

  • Bayi Debora Meninggal Karena Ditolak Rumah Sakit

    Bayi Debora Meninggal Karena Ditolak Rumah Sakit

    Kemudahan akan pelayanan kesehatan memang dirasa masih belum bisa diatasi secara optimal. Banyak yang mengeluhkan rumitnya akses untuk mendapakan pengobatan di rumah sakit, terutama bagi para warga yang kurang mampu.

    Tak jarang, kesulitan akan pengobatan yang dialami oleh beberapa masyarakat berujung pada kematian pasien. Hal inilah yang dirasa cukup memprihatinkan, mengingat di Indonesia juga memiliki banyak rumah sakit dan tenaga medis yang juga mumpuni.

    Salah satu kisah pasien yang mengalami kesulitan pengobatan adalah Debora.

    Beredar kisah sebuah keluarga yang menggambarkan sulitnya mendapatkan pelayananan kesehatan di Jakarta.

    Kali ini peristiwa tersebut menimpa keluarga Birgaldo Sinaga yang harus menimpa kepedihan karena anaknya Debora meninggal dunia karena tidak dilayani di salah satu rumah sakit di Kalideres, Jakarta Barat.

    Inilah petikan keluh kesah keluarga yang beredar luas di media sosial:

    ITOLAK KARENA KURANG UANG DP, BAYI DEBORA MENINGGAL DI RS MITRA KELUARGA

    “Inanng…bertahan kau nang…bertahan kau nang…jangan pergi nang..jangan tinggalkan mamak nang”, jerit pilu Ibu Henny Silalahi sambil menggoyang-goyangkan tubuh kaku putrinya Debora di tempat tidur IGD RS Mitra Keluarga Kalideres.

    Ia terus berteriak menangis histeris tidak terima anaknya telah pergi meninggalkannya secepat itu. Di depannya sang suami terdiam menahan ledakan amarah.

    Matanya memerah berkaca-kaca. Laki-laki berperawakan sedang itu akhirnya ikut menangis. Tidak sanggup menahan air mata yang coba ditahannya.

    Minggu dini hari, 3 September 2017, sekitar pukul 02.30 WIB, Bayi Debora sesak nafas. Nafasnya tersengal satu-satu. Sebelumnya Debora batuk-batuk. Batuknya berdahak. Ibu Henny segera membangunkan suaminya Rudianto Simanjorang. Mereka memutuskan membawa bayinya segera ke rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres.

    Pukul 03.30 WIB, motor dihidupkan. Pagi buta mereka menembus dinginnya malam membawa bayi mungil Debora yang tampak pucat tertidur pulas. Diboncengan Bu Henny melihat tiba-tiba bayi Debora sesak nafas. “Cepatan pa…”, bisik Bu Henny ke telinga suaminya. Suaminya memacu kencang motornya. Tidak begitu jauh jarak dari rumah mereka hanya 3 km jaraknya. Hanya sekitar 10 menit mereka sudah sampai di RS Mitra Keluarga Kalideres.

    Sesampai di rumah sakit sekitar pukul 03.40 Wib, Debora langsung di bawa ke IGD. Ada dokter jaga di sana. Dokter Iren. Tindakan pertolongan pertama diberikan. Bayi Debora di cek suhu tubuhnya. Lalu diberikan penguapan untuk mengencerkan dahaknya. Sambil dilakukan pemeriksaan, ayah Debora Rudianto diminta mengurus administrasi pasien.

    Pukul 04.10 WIB, kedua orang tua Debora dipanggil dokter Iren. Hasil diagnosa dokter Iren mengatakan si bayi Debora harus segera dibawa ke ruang PICU. Kondisinya memburuk. Pasien harus dimasukkan segera ke ruang PICU untuk memberikan pertolongan maksimal. Kedua orang tuanya mengangguk cemas. Terbayang wajah bayi mungil Debora yang mulai kesulitan bernafas. Dokter Iren menyarankan segera mengurus ke bagian administrasi.

    “Maaf Pak ..bapak harus membayar uang muka sebesar Rp.19.800.000,- agar anak Bapak bisa masuk PICU”, ujar Ifa petugas administrasi datar.

    “Kami ada BPJS mba…tolonglah masukkan ke PICU. Selamatkan dulu anak kami”, mohon Pak Rudianto sambil mengatupkan telapak tangannya di dada memohon-mohon welas asih petugas.

    “Maaf Pak..rumah sakit ini belum ada kerjasama dengan BPJS. Mohon selesaikan uang muka dulu agar anak bapak bisa segera dimasukkan ke ruang PICU”, ujar Tina petugas administrasi tanpa peduli sambil menyorongkan sehelai kertas berisi daftar harga uang muka pelayanan perawatan. Di kertas daftar harga itu tertera angka Rp. 19.800.000,- untuk pelayanan PICU.

    Kedua orang tua Debora tampak bingung. Mereka tidak membawa uang sepeserpun. Dompet dan tas mereka tertinggal di rumah karena buru-buru membawa anaknya ke rumah sakit.

    “Pa segera pulang Pa..ambil uang kita”, ujar Bu Henny sambil bercucuran air mata meminta suaminya segera mengambil uang balik ke rumah.

    Rudianto, ayah bayi Debora segera berlari kecil menuju parkiran motor. Keringat mengucur dari dahinya. Ia memeluk istrinya sambil menguatkan agar istrinya menjaga putri mereka di ruang IGD. Ia segera menghidupkan motornya. Mengebut membelah sunyinya jalan Peta Barat dan Selatan dengan degub jantung berdetak kencang.

    Pukul 04.30 Wib ayah Debora kembali ke RS Mitra Keluarga Kalideres. Ia langsung berlari ke salah satu ATM di pojok rumah sakit itu. Ia menarik empat kali di ATM BCA. Uangnya di rekening hanya tertinggal 5 juta lebih.

    “Ini mbak lima juta rupiah. Barusan saya tarik dari ATM. Mohonlah dimasukkan anakku di ruang PICU. Saya berjanji siang nanti akan mencari kekurangannya”, mohon ayah Debora sambil memelas.

    Uang dihitung Mbak Tina petugas administrasi. Lima juta rupiah.
    “Tapi maaf pak ini masih kurang dari uang muka PICU”, jawab mbak Tina datar.

    Ayah Debora memohon sekali lagi. Hanya itu uang miliknya. Ia tidak tahu harus mencari kemana lagi karena masih subuh. Keluarganya yang lain masih tidur. Ia berjanji siang hari akan membayar kekurangannya yang penting bayinya segera dimasukkan ke PICU.

    “Saya harus telepon atasan saya dulu pak”, balas Tina.

    Ayah Debora segera bergegas ke ruang IGD menjenguk anaknya. Terlihat istrinya Henny menangis sesunggukkan. “Bagaimana pa..sudah papa berikan uang muka PICU?”, tanya istrinya sambil kebingungan. Suaminya terdiam sesaat. Ia hanya menjawab lirih “uang kita hanya ada lima juta ma”.

    Sepuluh menit kemudian petugas administrasi memanggil kedua orang tua Debora.

    “Maaf pak atasan saya tidak memberi izin anak bapak dimasukkan ke PICU sebelum bapak menyelesaikan uang muka. Ini saya kembalikan uang lima jutanya”, ujar petugas administrasi itu tanpa empati.

    Sontak tangis pecah. Ayah ibu Debora hanya bisa menangis. Bu Henny menangis sesunggukkan. “Tolonglah mbak…anak saya kritis. Dia kedinginan. Perlu segera masuk PICU. Mohonlah mbak..mohon..”, ucap suami Bu Henny mengiba-iba sambil membungkukkan badannya dengan kedua tangan mengatup.

    Tak ada jawaban. Petugas berwajah dingin itu hanya menjawab datar. “Ini aturan rumah sakit Pak..silahkan bayar uang muka sesuai daftar harga PICU”.

    Sontak langit terasa gelap. Kedua orang tua Debora ini lunglai. Kemana lagi harus mencari uang? Waktu terus berpacu. Bayinya semakin sekarat. Wajahnya pucat. Nafasnya tersengal karena batuk dahak dan tubuhnya kedinginan.

    Bu Henny mengontak teman-temannya. Ia mencoba menghubungi teman-temannya untuk meminta bantuan. Ia menelpon Iyoh teman baiknya agar mengecek ke RS Koja. Sulit menelpon rumah sakit itu untuk bertanya ruang PICU. Iyoh dan suaminya segera bergegas ke RS Koja mencari ruang PICU.

    Dokter Iren menemui kedua orang tua Debora. “Bagaimana bu sudah diselesaikan di administrasi?”, tanya dokter Iren.
    “Uang kami tidak cukup bu. Hanya lima juta. Kami mohon agar bisa dimasukkan di PICU nanti siangan kekurangannya akan kami penuhi”, balas Bu Debora memelas.

    Dokter Iren tidak membantu apa-apa. Ia hanya menyarankan memberi surat rujukan agar dibawa ke rumah sakit yang ada kerjasama BPJSnya. Kedua orang tua Debora hanya bisa pasrah. Mereka bingung dan tak tahu harus berbuat apa. Debora harus dievakuasi ke rumah sakit yang ada BPJSnya agar bisa menerima bayi Debora.

    Pukul 06.00 WIB, kondisi Debora terus menurun. Ia masih diruang IGD. Bu Henny mencoba menghubungi koleganya. Pukul 06.17 WIB Bu Henny memposting kegalauannya di akun fesbuknya.

    “URGENT PLEASE, TOLONG BANTU CARI RS SEKITARAN JAKARTA BARAT YG ADA RUANG PICU YG KOSONG. PLEASE TELP KE 082168852971. PLEASE”.

    Beberapa temannya merespon. Seorang temannya di Tangerang mencoba membantu. RS Tangerang ada PICU. Bisa segera dibawa ke sana segera.

    Bu Henny mencoba mengecek beberapa rumah sakit di Jakarta yang masih ada ruang PICU. Ia mengecek RS Koja. Ia meminta sahabatnya Iyoh mengecek ke RS Koja.

    Waktu terus berjalan. Matahari merambat naik. Bayi Debora terus berjuang bertahan hidup tanpa bantuan medis yang optimal. Ia dibiarkan kedinginan tanpa inkubator. Sementara kedua orang tuanya terus berusaha mencari rumah sakit yang punya ruang PICU.

    Lamat-lamat dari samping ranjang Bu Henny terus komat-kamit mengucap doa. “Bapa jangan ambil lagi anakku. Bapa…dulu kakaknya Karunia sudah KAU ambil Tuhan. Jangan lagi KAU ambil Debora dariku Bapa”, lirih Bu Henny sambil mengelap air matanya yang jatuh bercucuran dengan punggung tangannya.

    “Bertahan kau inang..mama masih berjuang mencari rumah sakituntukmu. Bertahan ya inang..dulu kau lahir prematur kau bisa bertahan inang. Sekarang juga pasti bisa inang “, isaknya sesunggukkan di samping ranjang Debora sambil mengelus wajah bayinya yang semakin pucat dingin.

    Pukul 09.00 WIB, Dokter Irfan menemui kedua orang tua Debora. Dokter pengganti Dokter Iren ini memberi penjelasan kondisi bayi Iren. Entah apa yang dikatakannya. Kedua orang tua Debora sudah tidak bisa lagi mencerna apa penjelasan dokter Irfan. Yang mereka tahu bayi Debora harus dibawa ke ruang PICU agar bisa diselamatkan.

    Pukul 09.39 WIB, Bu Henny menyodorkan handphonenya ke dokter Irfan. Iyoh temannya berhasil menemui dokter di RS Koja. Bayi Debora akan dievakuasi secepatnya ke RS Koja. Dokter di Koja ingin mendengar pandangan dokter Irfan atas kondisi pasien. Kedua dokter itu berbicara melalui telepon Bu Henny. Entah apa yang dipercakapkan mereka. Bu Henny terus komat kamit merapal doa menanti muzizat kesembuhan anaknya sambil memperhatikan dokter Irfan.

    Pukul 10.00 WIB, perawat memanggil kedua orang tua Debora. Mereka mengabarkan kondisi bayi Debora memburuk. Mereka memberikan tindakan CPR karena jantung bayi Debora berhenti. Bu Henny memegang tangan anaknya. Dingin sekali. Kedua mata bayi Debora hanya nampak putihnya. Nyawa Debora sudah tidak bisa diselamatkan.

    Sontak Bu Debora menjerit histeris.

    “Adekkkk…adekkk…bangun dek…Inang..Inang..bangunnn. Jangan tinggalkan mamak nak…maafkan mamak Inang..mamak sedang berjuang membawamu ke PICU…inangg…”, jerit pilu Bu Debora di samping tubuh kaku bayi Debora.

    Ia terus mengguncang tubuh Debora. Mencoba membangunkannya. Bu Henny terus menjerit. Ia menangis kencang. Matanya sembab. Ia terus menjerit tidak terima bayi mungilnya mati di IGD.

    Ayah Debora terguncang. Dadanya bergetar. Ia menjerit memeluk bayi mungilnya. Kedua orang tua Debora tidak menyangka bayinya meninggal dunia hanya karena uang muka yang diminta rumah sakit tidak bisa mereka cukupi.

    Jumat pagi tadi, 8 September, sekitar pukul 09.00 WIB, saya mendengar semua kisah pilu itu di Balai Kota. Malam sebelumnya Bu Henny menghubungi saya via inbox. Ia salah satu follower saya. Saya tidak mengenalnya sama sekali. Ia meminta saya menolongnya. Saya tidak tahu apa yang bisa saya tolong.

    Saya tahu melawan rumah sakit yang punya uang dan kekuasaan itu tidak mudah. Jaringan mereka kuat. Uang milik mereka tidak berseri. Terbayang bagaimana kisah pasien Prita yang menghebohkan itu akhirnya malah Prita yang dilaporkan pihak rumah sakit yang dikritiknya.

    Tapi saya harus datang. Saya hanya tahu mendengarkan tangis orang yang sedang berduka setidaknya bisa mengobati dukanya. Saya tidak tahu bagaimana harus menolong mereka.

    Di kantin Balai Kota, saya mendengar cerita pilu ini. Usai mendengar cerita orang tua Debora, saya mengajak mereka ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres.

    Sekitar pukul 13.30 WIB, kami tiba di RS Mitra Keluarga. Di sana saya bertemu dengan petugas informasi bernama Mbak Indri. Darinya saya dapat info bahwa RS Mitra Keluarga belum bekerja sama dengan BPJS meskipun selama ini sudah disosialisasikan ke publik bahwa RS Mitra Keluarga bahwa pada Bulan September 2017 sudah ikut BPJS.

    Saya juga bertemu dengan Mbak Wulan petugas administrasi RS Mitra Keluarga. Saya menanyakan biaya PICU. Ia menyodorkan sehelai kertas putih dilapis plastik. Di situ tertera daftar harga pelayanan dan perawatan. Saya melihat untuk PICU tertulis RP.19.800.000,-.

    Usai dari RS Mitra Keluarga, saya diajak kedua orang tua Debora berjiarah ke makam anaknya di TPU Tegal Alur. Kami naik taxi on line.

    Matahari begitu pongah siang itu. Terik sekali. Pemakaman nampak sunyi. Dua puluh langkah dari makam Debora, tangis bu Henny pecah.

    “Dekkk…mamak datang lagi liat kamu dekk. Mereka jahattt..jahattt..mereka jahatt dek..mereka biarkan dedek kedinginan”, ujar Bu Henny sesunggukkan dengan air mata deras membasahi pipinya. Di depannya sang suami mencoba tegar. Ia hanya menaburi kembang sambil menahan air matanya tumpah.

    “Dekk…mamak janji setiap minggu akan liat dedek ya. Maafkan mamak ya dek…tak ada lagi kawan mamak malam-malam. Tak ada lagi yang mamak gendong malam-malam. Mereka jahat dekk..mereka jahat”, tangis Bu Henny terus berulang.

    Saya tak bisa menahan air mata. Ini kali ke dua saya menangis sejak tiga hari lalu berjiarah ke makam Emak di TPU Pondok Ranggoon.

    Kehilangan orang tua itu sangat menyedihkan. Tapi duka kita bisa cepat pulih karena kita masih punya masa depan. Ada anak kita. Anak kita masa depan yang bisa bisa kita lihat. Tapi bagaimana ketika kita kehilangan anak? Masa depan apa yang hendak kita rancang? Apalagi kalau kematiannya karena kejam dan sadisnya rumah sakit yang memaksa uang muka baru dilayani?

    Lamat-lamat kuping saya mendengar tangis Bu Henny seperti suara lirih bayi mungil Debora yang masih berumur 4 bulan. Saya mendengar suara lirih dari kuburnya. “Mama apa salahku ma?”.

    Selamat jalan anakku Debora cantik..bisikkan kepada malaikat di surga betapa kami menyayangimu. 
    Salam penuh dukaku
    Birgaldo Sinaga.

    Semoga tidak akan ada lagi kesulitan mendapatkan pengobatan bagi para warga masyarakat Indonesia, yang mana hingga berakibat kepada kematian.

  • Ibu Iriana Dihina Seperti Pelacur, Respons Gibran Bikin Emosi

    Ibu Iriana Dihina Seperti Pelacur, Respons Gibran Bikin Emosi

    Keluarga Presiden RI Joko Widodo memang banyak sekali menyita perhatian publik. Semenjak terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta, hingga kini dirinya menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia. Selain sosok Presiden RI yang satu ini, keluarganya pun juga turut menjadi sorotan publik.

    Lantas apa saja yang disoroti dari keluarga Presiden RI Jokowi?

    Sorotan terbaru mengarah ke Ibu Negara Iriana, isteri Presiden Jokowi. Ibu negara yang satu ini memang kerap kali menjadi pokok bahasan perbincangan maupun menjadi sorotan masyarakat Indonesia.

    Meski beberapa sorotan yang ditujukan kepadanya terkadang bernada sinis dan negatif, namun rasanya Iriana memang tak suka ambil pusing dengan komentar-komentar dari masyarakat. Dia pun cenderung menjalani kehidupannya dengan enjoy dan tenang meski diterpa beberapa isu negatif.

    Baru-baru ini Iriana pun harus menelan pil pahit atas berita dirinya yang diberitakan mirip seperti “pelacur”.

    Setelah Ibu Negara dihina dengan sebutan “Seperti Pelacur” oleh akun Instagram @warga_biasa, putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka akhirnya angkat bicara.

    Namun, justru apa yang disampaikan putra Jokowi dan Iriana itu sangat di luar dugaan. Alih-alih menyerang balik, pemilik bisnis Martabak Markobar ini lebih pilih menanggapi dengan kalimat yang begitu bijaksana.

    Melalui akun twitternya, Gibran menulis demikian:

    “Biarin. Dimaafkan aja.” Gibran lebih memilih tidak ambil pusing dan memaafkan si penghina ibundanya.

    Ternyata, komentar bijak Gibran ini tak sepenunya bisa diterima oleh sebagian warganet.

    Banyak yang tak terima jika Gibran hanya membiarkan dan memaafkan si penghina ibundanya tersebut.

    Mereka meminta Gibran untuk bertindak tegas atas kejadian tersebut.

    Maka, di kolom komentar postingannya di twitter ini, banyak warganet yang langsung memention akun twitter Divisi Humas Polri untuk segera bertindak dan menangkap si penghina untuk Ibu Negara Iriana Jokowi.

    Seorang warganet yang tak sepenuhnya setuju dengan komentar Gibran, berkomentar seperti ini.

    Pemilik akun Rai Bedes, SH @wikaput69 menilai tanggapan Gibran saat ibundanya dihina ‘klise’.

    “Jawabanmu sbg anak klise bgt mas.” begitu komentarnya.

    Membaca komentar ini, Gibran pun menjawabnya dengan kalimat cukup keras.

    Gibran meretweet komentar tersebut, lengkap dengan jawaban keras!

    Gibran menjawab dalam bahasa Jawa, “Lha trus piye? Aku mbok kon misuh2?”

    Yang artinya “Lha jadi gimana? Jadi aku mesti maki-maki?”

    Sebelumnya diberitakan, Ibu Negara Iriana Joko Widodo jadi sasaran hinaan.

    Penghinaan menggunakan kata-kata yang tak pantas dilontarkan melalui akun Instagram @warga_biasa.

    Postingan menghina dibuat dalam bentuk foto meme, dimana Ibu Negara Iriana mengenakan hijab berwarna putih sambil mengangkat telapak tangannya menghadap ke kamera.

    Tulisan yang menyertai foto meme ini sangat kasar dan tidak pantas.

    “Ibu ini seperti PELACUR pakai jilbab hanya untuk menutup aib. (Bukan Karena Iman) COMING SOON 2019”

    Warganet kemudian memention akun twitter Gibran Rakabuming Raka untuk menunjukkan bukti meme hinaan yang ditujukkan untuk ibundanya.

    “Djuwono #HOKI @HomeMarshel
    Mas @Chilli_Pari ini ada instagram spt ini …beliau ibu negara lho mas ..terlebih beliau juga ibu sampeyan …tolong ditindak mas”

    Berdasarkan hasil penelusuran, akun Instagram @warga_biasa yang menghina Ibu Negara Iriana di ‘private’.

    Tapi di keterangan profilnya tercantum kalimat kasar yang menggambarkan profil akun ini.

    “WARGA BIASA INI AKUN FRONTAL WOI!! BISA BACA GAK LU BANG**T!!. DANGER LINE GARIS KERAS FRONTAL JANGAN NEKAT MASUK BA*I!! KI**K LO YA!”

    Akun ini memiliki lebih dari 11 ribu followers.

    Selain mengoleksi 11 ribu followers, akun ini juga sudah memposting 373 post dan memfollow 236 akun.

    Sementara itu, warganet gempar. Lontaran kalimat kemarahan memenuhi postingan ini.

    Banyak yang tak setuju dengan sikap Gibran yang seolah hanya membiarkan dan memaafkan begitu saja saat ibunda tercinta dihina seperti ini.

    miund‏ @miund  Dilaporkan juga ya, Mas. Jangan cuma dimaafkan.

    Marjoko‏ @masokomjk  Adem mendengar reaksi mas @Chilli_Pari, tapi hatiku kok tetap panas pengen gaplok itu orang

    Warganet pun memention Divisi Humas Polri untuk segera menindaklanjuti penghinaan ini.

    @dedyspnv  Smga cpt di tindak @DivHumasPolri @CCICPolri sdh ktrlaluan klmpk setan ini,utk sppn hal ini ga pnts.sbr bro,yg lbh hina adlh mrka yg mmbuat

    Zainul F‏ @dwieva1 Sumpah ini kelewatan, zidane aja marah dihina marcomatrazi. Harga diri!!!! Ayo kejar dan tangkap pak @DivHumasPolri

    Semoga ujaran yang bermuatan hinaan tidak lagi diumbar di media sosial secara bebas. Apalagi jika sampai hinaan-hinaan tersebut dilontarkan kepada para tokoh publik yang mana hal tersebut tidak pantas dilakukan.

    Bijak-bijaklah di era global.

  • Kisah Hidup Sera Amane Asal Indonesia

    Perjalanan hidup memang kadang menyenangkan kadang menyedihkan. Ada banyak peristiwa yang membuat seseorang bisa berubah di masa depan. Entah menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk. Semua tergantung dari usaha dan tindakan yang kita lakukan.

    Mendadak beberapa awaktu yang lalu, perjalanan kisah hidup seorang wanita asal Indonesia menjadi sorotan oleh warganet. Kisah perjalanannya membuat orang sangat penasaran dibuatnya.

    Nama Sera Amane baru-baru ini menjadi perbincangan panas netizen di media sosial.

    Diketahui, perempuan yang berasal dari Indonesia ini telah menjadi bintang film porno di Jepang sejak bulan Juli 2017 lalu.

    Bahkan, ia juga dikabarkan datang ke Indonesia dan mengunjungi Kota Tua Jakarta untuk syuting sebuah film.

    Hal ini diungkapkan oleh pemilik akun Facebook bernama Gilang Ramadhan Akz.

    Diketahui, film berlatar belakang Kota Tua tersebut akan menjadi debut film perdana Sera Amane.

    Pada cover film tersebut terlihat adegan Sera Amane tengah berjalan-jalan di kawasan Kota Tua Jakarta.

    Terlihat Sera Amane mengenakan dress warna merah lengkap dengan topi yang berwarna senada sambil mengayuh sepeda di sekitar Kawasan Kota Tua.

    Ada juga momen yang menunjukkan saat Sera Amane tengah menaiki bajaj berkeliling kota dan adegan saat ia tiba di Bandara Soekarno Hatta.

    Awalnya wanita Indonesia asal Jakarta ini kuliah di Tokyo. Karena ibunya butuh banyak biaya berobat, ia tergoda main film panas.  Ia dapat bayaran lumayan gede untuk film panas perdananya! 

    Ya, seorang perempuan warga negara Indonesia asal Jakarta yang sedang belajar di Tokyo Jepang mulai memasuki dunia film porno sejak bulan Juli lalu.

    Dia ditemukan oleh seorang fotografer profesional Jepang di Tokyo lalu diajak untuk bermain film porno dan yang mengagetkan dia bersedia. Kemudian, diajaklah dia ke Jakarta untuk sekalian mengunjungi ibunya.

    Sang ibu menurut beberapa simber, sedang sakit keras dan membutuhkan banyak biaya untuk pengobatannya di Jakarta.

    Sementara biaya sekolahnya tidak sedikit dan terpaksa harus dibiayai sendiri sekaligus perlu uang untuk membantu ibunya tersebut.

    Maka terjun lah pelajar  tersebut menjadi pemain film porno di Jepang dengan nama samaran Sera Amane.

    Filmnya mulai dijual besok dengan harga tiket 2.036 yen.

    Produsernya Duke, warga Jepang  dengan nama samaran.

    Film berdurasi sepanjang 125 menit tersebut memperlihatkan Sera Amane sedang berjalan-jalan ke kawasan Kota Tua di Jakarta Utara sedang naik bajaj.

    Juga syuting di Bandara Soekarno Hatta setibanya di Jakarta.

    Bayaran untuk artis film porno Jepang ditaksir sekitar Rp 125 juta (bersih) untuk sekali main.

    Tentu saja kabar seorang mahasiswa Indonesia yang menjadi bintang porno di Jepang pun heboh dan menjadi perbincangan netizen.

    Banyak yang penasaran dengan sosok Sera Amane dan mencari-cari videonya di internet.

    Selama ini pemain porno warga Indonesia di Jepang yang diproduksi oleh pembuat film porno besar Jepang baru ada dua orang.

    Sera Amane adalah WNI kedua yang bermain film porno di Jepang.

    Pemain film porno lain dari ASEAN yang main di Jepang kebanyakan dari Thailand, Filipina dan Vietnam.

    Selain Sera, ternyata ada 5 perempuan Indonesia berikut ini!

    1. Nyomi Marcela

    Siapa sangka wanita berwajah asia ini merupakan bintang film panas asal Tegal, Jawa Tengah.

    Nyomi merupakan adik kandung dari Jade Marcella yang menggikuti jejak kakaknya sebagai bintang film panas.

    Mudahnya mencari uang dan besarnya penghasilan yang di dapatkan inilah yang membuatnya tergiur untuk menjadi bintang film panas Nyomi Marcela memulai karirnya pada tahun 2001.

    2. Roati

    Wanita yang kini berusia 40 tahun yang dikenal dengan nama samaran Perempuan Roati tercatat sebagai warga negara Indonesia pertama yang bermain dalam film porno di Jepang.

    3. Angelina Lee

    Angelina Lee, bintang film porno yang kabarnya ngetop di Amerika Serikat sempat diperbincangkan di media sosial Facebook setelah heboh, 3 tahun lalu.

    Perbincangan itu muncul karena adanya tautan terkait dengan dirinya di-posting ke Facebook.

    4. Jade Marcella

    Jade Marcella dilahirkan pada 22 Juni 1980 mulai berkarir sebagai bintang film panas pada tahun 1999.

    Ia merupakan warga negara Amerika Serikat, namun kedua orang tuanya berasal dari indonesia yaitu dari kota Tegal.

    5. Christina Hadiwijaya

    Christina Hadiwijaya merupakan orang asli Indonesia.

    Ia lahir pada 2 September 1975 di Jakarta.

    Ia merupakan bintang film panas di Hollywood, salah satu filmnya yang paling hot adalah film ‘Married People’ yang diproduksi pada 2002 dan kasetnya dipasarkan pada 2003 itu ternyata tergolong film paling populer.

    Wah cukup banyak juga ya guys? Bagaimana pendapat kalian?

     

  • Tersangkut Ketika Kencan Pertama Kali

    Tersangkut Ketika Kencan Pertama Kali

    Kencan pertama memang terkadang menjadi peristiwa yang campur aduk. Kadang ada rasa deg-degan yang berlebihan atau perasaan jaim dan salah tingkah. Hal inilah yang terkadang membuat proses kencan pertama menjadi kurang lancar.

    Bahkan beberapa cerita juga banyak yang mengisahkan kisah kencan pertama yang gagal total karena kesalah tingkahan seseorang. Hal inilah yang sepertinya sedang menimpa seorang wanita di kencan pertamanya ini.

    Saat bertemu teman kencan untuk pertama kali biasanya orang memang akan bersiap dan bersikap sebaik mungkin. Apalagi untuk wanita yang umumnya lebih jaim di depan pria yang baru ditemui. Seperti wanita asal Inggris berikut yang mencoba untuk membersihkan toilet ketika bertamu di rumah seorang teman pria. Sayangnya, hal tersebut membuatnya tersangkut di jendela kamar mandi dan sekarang kisahnya jadi viral. Wanita yang tidak diketahui namanya tersebut dikatakan bertemu pria yang dikenalnya dari Tinder bernama Liam Smyth.

    Setelah menghabiskan makan malam di sebuah restoran, keduanya pun pergi ke rumah Liam. Namun ada kejadian tak terduga sesampainya di sana. Ketika berusaha membersihkan toilet yang mampet, ia malah tersangkut di jendela kamar mandi. Bagaimana bisa?

    “Aku pergi ke toilet untuk buang air besar,” ungkap si wanita pada situs GoFundMe. Sayangnya, toilet tersebut tidak mau disiram sehingga membuatnya panik. Ia pun terpikir satu ide ‘gila’ yang harus membuatnya menanggung malu. “Lalu aku meraihnya (kotoran0 ke dalam toilet, membungkusnya dengan tisu kertas dan membuangnya ke luar jendela,” tulisnya.

    Sayangnya, kotoran tersebut tidak berhasil dikeluarkannya ke luar jendela. Karena malu jika hal tersebut ketahuan teman kencannya, ia pun masuk ke dalam celah jendela yang kemudian membuatnya tersangkut. Karena hal ini, wanita tersebut harus memanggil Lyam untuk meminta bantuannya agar bisa keluar.

    Sayangnya, bukan malah membantu, wanita tersebut justru harus terjebak dengan posisi terbalik. Akhirnya, Lyam menelepon petugas pemadam kebakaran untuk menyelamatkan teman kencannya tersebut. Setelah menunggu selama 15 menit, petugas pun datang dan berhasil mengeluarkannya dengan cara memecahkan jendela.

    Karena peristiwa itu, wanita itu beralih ke situs GoFundMe untuk meminta uang patungan dari orang-orang untuk membetulkan jendela yang rusak. “Kami sempat pergi dan bertemu untuk minum untuk mendiskusikan penggalangan dana ini. Dia adalah wanita yang baik. Aku tidak yakin apa yang akan terjadi nantinya. Aku sekarang sangat sibuk dengan disertasi tapi terbuka untuk berkencan dengannya lagi,” kata Liam.

    Buat kamu yang suka grogi atau salah tingkah ketika kencan pertama. Sebaiknya pelajari dulu tips kencan agar sukses.

    Tempat yang Tepat

    Dikarenakan ini adalah pertama kalinya kalian bertemu, maka sebaiknya pilihlah tempat yang tidak terlalu ramai. Mengapa? Karena tempat yang ramai dan berisik akan membuat obrolan kamu dengannya menjadi terganggu.

    Kencan akan berjalan buruk saat kamu tidak bisa menangkap ucapannya secara jelas, begitu pula sebaliknya. Tidak perlu terpaku pada tempat yang mewah dan romantis, karena ini adalah kencan pertama di mana kenyamanan dan kelancaran menjadi prioritas.

    Tepat Waktu

    Tentu saja, tepat waktu akan menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh lawan kencanmu. Jika memungkinkan, usahakan agar kamu sudah ada di lokasi lebih awal.

    Datang lebih awal juga bisa membantu kamu untuk menyiapkan segala sesuatunya, termasuk melakukan adaptasi dengan suasana kencan.

    Perhatian

    Meskipun ini pertama kalinya kamu bertemu dengannya, namun usahakan untuk tetap memberikan perhatian. Kamu bisa memulainya dengan memberikan pujian terhadap penampilannya, sekalipun itu bohong. Begitu pula saat ia berbicara, simak dengan baik dan tatap matanya.

    Sekalipun kamu tidak suka dengan topik pembicaraannya, namun usahakan agar kamu bisa memberikan tanggapan yang baik. Hal seperti ini akan mengesankan bahwa kamu adalah orang yang ramah dan terbuka untuk orang lain.

    Royal

    Bagian terakhir ini sangat penting, khususnya untuk para pria. Cobalah untuk menjadi lebih royal dengan membayar biaya kencan.

    Sementara untuk para wanita, kamu bisa juga melakukan hal ini sebagai tanda bahwa kamu memang memiliki ketertarikan dengannya dan tidak rugi dengan kencan tersebut.

    Buat kamu yang segera ingin berkencan, semoga sukses dengan menerapkan tips-tips di atas.