Blog

  • Usai Nyalon, Pemilik dan Pelanggan Ini Justru Berantem Hebat

    Usai Nyalon, Pemilik dan Pelanggan Ini Justru Berantem Hebat

    Generasi zaman sekarang memang sedikit banyak sudah banyak tergerus dengan era globalisasi yang negatif. Semakin sering orang menjadi sangat mudah tersulut emosi yang berujung pada perkelahian hebat. Bahkan tidak jarang sampai menimbulkan cidera hingga kehilangan nyawa.

    Padahal hal yang diributkan juga bukanlah hal yang penting dan cenderung hanya karena masalah-masalah sepele yang seharusnya tidak perlu untuk diperdebatkan.

    Contohnya saja kisah yang satu ini.

    Ada-ada saja yang dilakukan oleh seorang perempuan cantik asal Taiwan ini ketika tengah berkunjung di sebuah salon di Thailand untuk mendapatkan treatment dari salon tersebut.

    Seorang pembaca berita Taiwan terlibat pertengkaran dengan pemilik salon di negeri Gajah Putih ini.

    Bukan hanya karena pelayanan yang buruk, tetapi juga karena perbedaan budaya dan hambatan bahasa mereka. Akhirnya, hal tersebut memicu pertengkaran di antara keduanya.

    Wartawan Taiwan Huang “Vivi” Ruowei dan temannya bertengkar di sebuah salon di Siam Square.

    Mereka menolak membayar 250 orang Thai Baht ($ 7,50) untuk perawatan di salon tersebut.

    Dalam budaya Taiwan, pelanggan dapat menolak membayar jika mereka tidak puas dengan layanan ini.

    Namun, pemilik salon Phoenix One yang bernama Jax tidak mau membiarkan pembaca berita ini pergi dengan mudah. Mungkin karena sang pemilik sudah merasa memberikan pelayanan terbaik yang bisa diberika kepada pelanggannya tersebut.

    Rekaman pertengkaran tersebut menunjukkan Vivi dan temannya mengeluh.

    Di sisi lain pemilik salon itu berteriak kepada mereka dengan suara yang keras dan lantang.

    Pembaca berita Taiwan kemudian beralih ke media sosial untuk mengungkapkan ketidakpuasannya.

    Dalam unggahannya Dia menyebutkan bahwa dia dikenai biaya 100 Thai Baht.

    Jumlah ini lebih banyak daripada yang mereka pesan sebelumnya.

    Vivi kemudian mengeluh tentang fasilitas lainnya.

    Selain itu Dia juga mengeluhkan rambutnya dicuci dengan air dingin.

    Vivi mengklaim bahwa pemilik salon bahkan mengancam untuk menguncinya dan temannya di dalam salon.

    Untuk pertahanan salon, Jax menjelaskan bahwa mereka memberi Vivi diskon.

    Dia juga telah meminta pelanggan tersebut untuk pergi karena mereka tidak mau membayar, tapi dia menolak melakukannya.

    Rekaman video perkelahian itu viral di media sosial.

    Para netizen menyebutkan pertengkaran ini karena perbedaan kebiasaan di kedua negara tersebut.

    Guru bahasa Tionghoa di Thailand bernama Jer dan Bo menjelaskan ini karena miskomunikasi.

    Bahwa perbedaan antara kebiasaan dan miskomunikasi itulah yang memicu konfrontasi, seperti dikutip dari Shanghaiist.

    Menolak untuk membayar layanan yang tidak memuaskan di Taiwan bisa diterima.

    Namun keduanya menjelaskan bahwa Vivi seharusnya tidak melakukannya di Thailand.

    Apalagi mereka sedang berkunjung di negara ini.

    Untungnya, kedua belah pihak berhasil menyelesaikan perbedaan mereka.

    Keduanya secara terbuka meminta maaf satu sama lain dan kembali ke salon.

    Vivi bahkan memberi pemilik salon boneka binatang agar mereka berdamai.

    Sementara Jax berjanji untuk memperbaiki layanan salonnya.

    Jika kamu merupakan seorang yang mudah sekali terpancing emosi dan marah-marah, cobalah untuk melakukan tips ini agar kamu lebih sabar.

    1. Ketika marah jangan mengatakan apa-apa.

    Jika kita berbicara dalam rasa marah, kita pasti akan memperburuk situasi dan sangat mungkin menyakiti perasaan orang lain. Jika kita berbicara dalam rasa marah, kita mungkin akan menemukan bahwa orang-orang akan menanggapi dengan rasa marah juga, menciptakan sebuah lingkaran kemarahan. Namun jika kita bisa menjaga untuk tetap diam, maka akan memberikan waktu untuk emosi kemarahan meninggalkan kita.

    “Ketika marah, hitunglah sampai sepuluh sebelum anda berbicara. Jika anda sangat marah, hitunglah sampai seratus. ”
    – Thomas Jefferson –

    2. Acuh terhadap orang-orang yang berusaha membuat kita marah

    Sialnya, beberapa orang mungkin memiliki niat jahat dengan mencoba membuat anda marah dan mengambil kesenangan dari anda. Namun jika kita bisa mengacuhkan kata-kata mereka dan tidak merespon dengan cara apapun provokasi mereka, mereka akan kehilangan minat dan tidak mengganggu kita di waktu mendatang.

    3. Gunakan alasan untuk menghentikan kemarahan

    Ketika kita marah, katakan kepada diri sendiri “kemarahan ini tidak akan membantu saya dengan cara apapun. Kemarahan ini akan membuat situasi lebih buruk.” Bahkan jika sebagian dari kita masih marah, suara batin kita akan membantu kita untuk menjauhkan diri dari emosi kemarahan

    4. Bersikap baik pada orang lain

    Visualisasi lain yang disarankan oleh seorang guru spiritual adalah melihat agen kemarahan sebagai anak berusia 5 tahun. Jika kamu berpikir tentang orang lain sebagai anak berusia 5 tahun yang tak berdaya, kasih sayang dan pengampunan kamu yang akan muncul. Jika adik kecil kamu tidak sengaja menusuk kamu, kamu tidak akan merasakan kemarahan dan keinginan untuk membalas. Sebaliknya kamu hanya akan merasa dia masih terlalu muda dan perlu tahu hal-hal yang lebih baik. Latihan ini mungkin sangat berguna bagi anggota keluarga dekat yang kadang-kadang menimbulkan rasa marah kamu.

    5. Nilai perdamaian jauh lebih tinggi dibanding rasa marah

    Jika kita menghargai ketenangan pikiran sebagai harta kita yang paling penting, kita tentu saja tidak akan membiarkan kemarahan tetap ada dalam sistem kita. Seperti Sri Chinmoy pernah katakan :

    “Anda mungkin punya hak untuk marah dengan seseorang, tetapi anda tahu bahwa dengan marah kepadanya anda hanya akan kehilangan kedamaian pikiran anda yang berharga ..”

    Cobalah untuk lebih sabar, dengan sabar hidup akan terasa lebih aman dan nyaman.

  • Istri Bercadar Suami Bertato, Ternyata Begini Kisahnya

    Istri Bercadar Suami Bertato, Ternyata Begini Kisahnya

    Ketika melihat seseorang, janganlah sekali-sekali menilai orang dari fisiknya saja. Karena fisik, tidak bisa dijadikan tolok ukur kebaikan seseorang. Ada yang dari penampilannya seperti orang jahat, namun jika kita sudah mengenalnya dengan baik ternyata orang tersebut adalah orang baik.

    Namun sebaliknya, ada yang terlihat baik namun ternyata malah berkebalikan. Hal inilah tentu yang membuat orang dilarang untuk menilai seseorang hanya dari segi fisik saja.

    Salah satu contohnya adalah pasangan suami istri ini. Hanya karena penampilan sang suami yang terkesan seram karena penuh tatto, sang suami kerap kali dicap negatif. Padahal aslinya?

    Wanita bernama Nur Nazihah Ramli membagikan curahan hatinya melalui akun Facebook pribadinya.

    Diketahui bahwa ia adalah seorang wanita yang memakai niqab.

    Tapi ia banyak dipandang aneh oleh orang-orang di sekitarnya, karena penampilan suaminya yang sangat berkebalikan dengan dirinya.

    Suaminya punya tatto di sekujur tubuhnya dan terlihat seram, bahkan ada yang mengira bahwa suaminya adalah seorang preman.

    Begini kisah yang dituliskannya di akun Facebooknya tersebut:

    Terlelap lepas Isyak. Lalu terbangun pukul 2.30. Cari suami tengok kiri kanan, tak ada. Dengar bunyi di dapur.

    “Mungkin suami aku sedang masak”, ujarku.

    Teringat masa sebelum nikah, saya beritahu suami,

    “Abang, saya ini tak rajin masak, tak rajin mencuci baju , lipat baju, mengemas rumah dan sebagainya,”

    “Bangun tidur pun sering saat sudah siang hari,” jujur saya beritahu dia.

    Dia senyum.

    “Abang nikah dengan kamu untuk dijadikan isteri, bukan cari orang buat digaji,” katanya.

    Seketika tersentak saya. Saya tertunduk diam, senyum. 

    Apa yang saya alami mungkin sedikit ‘istimewa’.

    Menikahi seorang duda yang bertato yang tidak arif soal agama, dan punya seorang anak perempuan hasil pernikahannya dengan mantan isterinya.

    Dia pernah menikah dan pernah gagal.

    Saya lihat sendiri bagaimana dia berusaha bersungguh-sungguh memperbaiki hubungan terdahulu, dan bagaimana dia menjadikan kesalahannya dulu sebagai pelajaran dalam hubungan kami.

    Seperti hari-hari biasa, manusia memandang kami dengan pandangan yang kejam.

    Saya tidak pernah marah pada tato dia, walaupun di awal perkenalan kami dahulu saya kurang senang dengan tatonya.

    Astaghfirullah, itulah kelemahan saya dahulu.

    Juga seperti masyarakat lain yang memandang dia dengan pandangan yang buruk.

    Pandangan masyarakat juga pada kami seolah-olah kami tidak layak bersama.

    Dia punya tato sedangkan saya berjilbab dan berniqab.

    Ini masalah yang sudah biasa yang kami lalui sepanjang kehidupan kami sebagai suami isteri.

    Bayangkan, kami pernah bertemu dengan sekumpulan wanita yang berjubah dan berniqab, mereka akan mencubit lengan sesama mereka.

    Memandang kami sambil melirik dan berbisik-bisik, lalu pergi dengan langkah yang laju.

    Begitu juga ketika kami bertemu dengan golongan pria-pria berhaji atau pria berjubah, bersongkok atau berkopiah.

    Ada yang menggeleng-geleng kepala, ada yang sampai melotot.

    Ada yang tak melepas pandangannya.

    Mereka melototi saya yang berjubah berniqab ini, lalu melihati suami yang bertato.

    Bayangkan juga, bagaimana andai institusi agama Islam sendiri memandang kami dengan pandangan yang ‘pahit untuk ditelan’.

    Sedangkan Islam itu agama yang baik dan sempurna.

    Saya rasa andai kalian di tempat kami, tak banyak yang punya hati yang kuat.

    Banyak masalah yang bisa buat kita makan hati dengan masyarakat, namun hati kami tetap kuat.

    Bila ditanya kenapa suami masih bersinglet?

    Saya jawab, dia masih di jalan hijrah.

    Andai kalian paham, jalan hijrah seseorang bukan makan masa yang singkat.

    Saya sendiri pun walaupun berjubah dan berniqab, masih lalai dengan agama.

    Jalan hijrah tidak perlu drastis.

    Saya banyak mengambil contoh diri saya sendiri dalam landasan perjalanan menuju jalan Allah SWT.

    Ada orang yang oleh Allah diberi perjalanan hijrahnya cepat, ada orang yang perjalanan hijrahnya makan waktu.

    Setiap orang rezeki taufik hidayahnya tidak sama.

    Manusia memang akan cepat menilai dan melihat keburukan, kelemahan dan keaiban manusia lain.

    Bagi saya, untuk permulaan perjalanan hijrah yang makan waktu ini, suami sudah tanggalkan anting-anting yang dipakainya, dan saya sangat bersyukur.

    Orang lain takkan faham apa yang dirasa oleh saya.

    Saya terima suami seadanya walaupun saya tahu jalan penghijrahan itu makan waktu yang amat panjang.

    Saya ingat lagi, saya pernah ajukan satu pertanyaan kepada suami, karena saya ingat mantan isterinya seorang yang tidak berjilbab.

    “Abang suka saya pakai jilbab?” tanya saya saat itu.

    “Ehh sukalah”, jawabnya. Saya ketawa.

    “Abang suka saya pakai niqab?” Saya tanya lagi.

    Suka sekali, sayang. Pakailah. Biar abang seorang saja yang melihat kamu. Tak bisa orang lain melihat!”, jawabnya.

    Demi Allah saya sangat happy dengar jawaban itu.

    Nah, dengan begitu masihkan kamu mau menilai seseorang hanya dari segi fisik saja? Setiap orang memiliki jalan yang berbeda-beda, kapan akan berhijrah hanya Tuhan dan dialah yang mengetahuinya.

  • Istri Tegar Rela Dimadu, Hingga Duduk di Pelaminan Bersama

    Istri Tegar Rela Dimadu, Hingga Duduk di Pelaminan Bersama

    Poligami memang kerap kali terjadi akhir-akhir ini. Banyak juga yang terheran-heran soal alasan seseorang melakukan poligami. Bahkan, hanya dengan alasan mampu berbuat adil pada satu sama lain menjadikan poligami seringkali dilakukan.

    Padahal dibalik itu semua, ada hati seseorang yang terluka karena ulah suami yang poligami.

    Tidak semua wanita mampu berbesar hati untuk dengan ikhlas menerima suaminya poligami. Namun pada foto yang viral ini menggambarkan bagaimana seorang istri dengan senang hati menerima suaminya poligami bahkan memberikan dukungan penuh kepada suami dan istri barunya tersebut.

    Foto yang viral tersebut memperlihatkan dua wanita berhijab sedang tampak bahagia duduk di samping satu pria berdasi. Ada pula foto di mana, hijabers berbaju hitam duduk di antara pria berdasi dan wanita berhijab lain dalam balutan busana pengantin.

    Rupanya foto tersebut memperlihatkan istri tua yang duduk bersama suaminya saat menikah lagi dengan wanita lain. Melalui akun Facebook sang suami yang diketahui bernama Mo’taz Hilal, ia menceritakan bahwa dirinya berpoligami sudah atas izin istri pertamanya. Meski awalnya istri pertama sedih namun akhirnya dia mengizinkan. Bahkan Hilal menuturkan kalau istri pertamanya yang membantu untuk meyakinkan kedua orangtua.

    “Aku selalu bermimpi punya istri kedua dan ketika aku mengatakan itu kepada istri pertamaku, dia sedih awalnya. Tapi karena dia benar-benar mencintaiku, dia bisa menerimanya. Dia juga membantuku meyakinkan orangtua tentang pernikahan keduaku. Aku punya hubungan yang semakin harmonis sekarang,” tulis Hilal di Facebook.

    Hilal juga menjelaskan di Facebook, ia menikah lagi karena ingin punya keluarga besar dan lebih banyak anak. Foto tersebut mendapat ragam kritik netizen. Mereka juga mengatakan kalau istri pertamanya memiliki hati yang luas.“Ini adalah hal yang menakjubkan, istri pertamanya pantas dihormati,” komentar seorang pengguna Facebook.

    “Apakah ada wanita yang masih menerima ini di zaman kita sekarang?” sambung pengguna Facebook lainnya dalam bahasa Arab.

    “Tidak ada istri yang mau menerima situasi seperti itu kecuali jika dia tidak benar-benar cinta suaminya. Bila dia melakukannya, dia pasti benar-benar akan jatuh dan menghancurkan pernikahan keduanya,” kata lainnya.

    “Dia pria yang egois,” ucap pengguna lain. Hilal tidak peduli dengan kritik terhadap foto pernikahannya. Ia hanya bingung mengapa foto pernikahannya bisa menjadi viral.

    Sungguh hati sang istri benar-benar tegar dan ikhlas menerima semua itu. Jika kamu, apakah mampu untuk melakukan hal yang sama pada suamimu?

    Tips agar suami hanya setiap hanya kepadamu saja, mungkin bisa menjadi satu cara agar menghindarkan rumah tangga kamu dari poligami.

    1. Percaya Diri

    Kepercayaan diri seorang istri ternyata adalah hal yang paling menarik perhatian suami. Termasuk percaya diri dengan tubuhnya sendiri.

    Tidak peduli seperti apa. Kepercayaan diri ini seperti memancarkan aura ketenangan sekaligus tantangan bagi suami untuk bertualang bersamanya.

    2. Memahami Kondisi Pasangan

    Istri yang memahami kondisi suaminya, semakin menarik bagi suami tersebut. Baik kondisi secara umum seperti kebiasaan dan karakter suami, latar belakang suami, maupun kondisi suami ketika di dalam kamar.

    3. Peka dan Perhatian

    Ada kalanya seorang istri sebenarnya cantik, tetapi ia menjadi tidak menarik karena tidak sensitif dan perhatian terhadap suaminya. Suami pulang kerja dalam keadaan lelah dibiarkan saja. Suami sedang menghadapi masalah, diabaikan begitu saja.

    Termasuk dalam urusan bercinta, sensitifitas seorang istri sangat menentukan ketertarikan suami. Karenanya Rasulullah menasehatkan kepada para istri agar mau memenuhi ajakan suami kapanpun ia menginginkannya.

    4. Jujur dan Cerdas

    Istri yang jujur tentu membuat hati suami condong kepadanya. Kecerdasan membuat nilainya lebih sempurna. Sebab kejujuran dan kecerdasan yang dipadukan akan menghasilkan pribadi istri yang menawan.

    Adakalanya wanita jujur, tapi tidak cerdas. Akibatnya, ia bisa sering menyinggung suami. Ada pula wanita yang cerdas tapi tidak jujur. Ini tak kalah bahayanya.

    Wanita yang berselingkuh dengan berbagai cara agar tidak ketahuan suaminya merupakan salah satu contoh negatif kecerdasan yang tidak disertai kejujuran.

    5. Perhatian Terhadap Penampilan dan Pakaian

     

    Sering kali wanita yang telah lama menikah tak lagi memperhatikan satu hal ini. Ia beranggapan sudah menjadi istri, sudah punya suami, sudah punya anak-anak sehingga tidak perlu berhias dan mempercantik diri.

    Semoga rumah tangga kamu selalu akan bai-baik saja dengan melakukan tips di atas. Selamat berjuang menjadi istri yang baik.

     

  • Nenek Ini Kaget Waktu Terkena Blitz Foto E-KTP

    Nenek Ini Kaget Waktu Terkena Blitz Foto E-KTP

    Ketika berfoto formal, untuk SIM maupun e-KTP memang banyak menyisakan kelucuan. Adanya yang terkaget-kate karena hasil fotonya tidak sesuai dengan ekspektasi. Bahkan ada yang kaget ketika terkena kilatan lampu blitz ketika difoto.

    Seperti yang dilakukan oleh sang nenek ini, tanpa sadar dirinya kaget dan langsung menjerit ketika terkena kilatan lampu blitz dari kamera saat melakukan foto e-KTP.

    Aksi kocak tersebut terjadi ketika seorang nenek tengah membuat kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Dia tiba-tiba saja terkejut ketika blitz kamera mengambil fotonya dengan cahaya mirip kilatan peir.

    Video aksi nenek itu menjadi viral di media sosial dan jadi perbincangan pada Selasa (17/10/2017). Dalam video tersebut diketahui diambil di daerah Probolinggo, Jawa Timur. Tampak terlihat seorang nenek menggunakan pakaian kebaya berwarna kuning dan berjilbab biru sedang bersiap-siap untuk pengamilan foto e-KTP.

    Petugas kelurahan mengarahkan agar sang nenek melihat ke arah kamera. Tiba-tiba saja blitz kamera menyala. Jepret. Nenek itu kemudian berteriak saking kagetnya.

    “Waaa……” teriak nenek itu sambil mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi. Sangat terlihat dari ekspresinya bahwa dirinya benar-benar kaget kala itu.

    Teriakan nenek itu juga membuat suasana di kelurahan seketika menjadi riuh karena ulah sang nenek. Para petugas dibuat tertawa oleh aksi si nenek hingga terpingkal-pingkal.

    Belum berhenti sampai di situ hal yang membuat kocak. Petugas meminta nenek tersebut melihat hasil foto sang nenek di komputer.

    Hasilnya, foto nenek yang terekam adalah saat dia sedang kaget dan mengangkat kedua tangan. Netizen langsung bereaksi atas video yang viral tersebut dan memberikan banyak komentar lucu atas peristiwa tersebut.

    “Ngakak parah,” kata akun gestianabila.

    “Wakakakak durhaka,” tulis akun drama.olshop.

    Jika kamu pernah mengalami pemotretan untuk SIM atau e-KTP, maka kamu pasti tahu kan bagaimana hasil akhirnya?

    Pasti kamu juga merasa bahwa hasil fotonya terkesan kurang bagus ketika dilihat, untuk itu cobalah melakukan tips ini agar foto e-KTP mu bisa terlihat bagus dan tidak failed.

    Dandan

    Semalas apapun kamu untuk melakukan foto itu, usahakan tetap dandan yang rapi. Bagi kaum cewek, tidak perlu dandan heboh ke salon apalagi sampai membuat sanggul dan payes. Cukup mandi, kemudian  pakai bedak saja dan eyeliner agar mata kamu tidak kelihatan sayu. Jangan lupa memakai lipstik dengan warna soft. Bagi yang cowok pakailah baju rapi, rambut jangan lupa sisiran atau pakai pomade.

    Senyum

    Ini trik banget, ya. Banyak orang salah paham dan tidak tahu bahwa sebenarnya foto ID itu diperbolehkan untuk tersenyum, asal tidak kelihatan gigi. Tukang foto di kelurahan, imigrasi, atau polda itu terkadang tidak basa-basi dan langsung saja memotret. Mungkin mereka juga capek, kerjanya memfoto ratusan orang setiap hari. jadi biasanya mereka tidak akan heboh untuk mengingatkan kita saat foto. Jangan harap mereka akan berkata, “Mba, alisnya kurang panjang sebelah deh… atau mba itu mukanya minyakan coba dilap dulu, senyum mba.” Jangan haraaaap.. So, satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan ketika sudah duduk adalah langsung  fokus ke kamera dan SENYUM (tanpa gigi). Kalau bisa kamu udah mulai senyum saat kamu memasuki ruangan itu. Percayalah itu sangat menolong hasil foto kamu nantinya.

    Duduk tegak

    Kamu harus duduk dengan tegak lurus. Kebanyakan bangku di tempat foto itu pasti bangku pendek atau bangku lipat biasa. Jangan sekali-sekali kamu bersandar ke belakang. Jika kamu tidak duduk dengan tegak, hasil foto kamu bisa terlihat bungkuk dan tentunya kurang bagus.

    Pertajam tatapan mata

    Ini sangat penting untuk yang mempunyai mata sayu. Berikan tatapan tajam ke kamera. Sebelum foto, buka dahulu mata kamu lebar-lebar, tetapi bukan melotot, ya, cukup diperbesar saja.  Pemilik mata sayu jika matanya tidak dibuat lebar ketika difoto hasilnya akan seperti orang yang sedang sakit.

    Latian dulu di rumah

    Saat-saat foto identitas itu adalah hal yang paling mendebarkan. Maka dari itu, cobalah untuk berlatih dahulu di rumah agar memastikan hasil foto kamu bagus.

    Selamat mencoba ya guys?

  • Diberi Kursi, Namun Tak Ucap Terima Kasih “Anies Dianggap Sombong”

    Diberi Kursi, Namun Tak Ucap Terima Kasih “Anies Dianggap Sombong”

    Anies Baswedan kembali menjadi sorotan.

    Jelang pelantikan, Anies Baswedan terlihat melakukan pemotretan di tempat penduduk, namun gayanya menjadi sorotan netizen dan menuai kritik dari warganet.

    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan dilantik pada Senin (16/10/2017).

    Jelang pelantikannya, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memiliki banyak agenda.

    Pada Kamis 12 Oktober lalu, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan telah mengikuti sesi pemotretan dengan pakaian dinas upacara (PDU) di salah satu tempat di Jalan Tirtayasa II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Melansir dari salah satu media online, pada hari berikutnya Jumat 13 Oktober, Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan melakukan pemotretan di daerah Jatipadang, Pasar Minggu.

    Dalam sesi pemotretan tersebut, Anies tampak berada di daerah perkampungan warga.

    Video pemotretan tersebut menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan netizen.

    Pada kesempatan ini, ada momen ketika Anies disediakan tempat duduk yang nyaman oleh tuan rumah (pemilik warung) dan menggeser tisu bekas pakainya juga dibahas ramai netizen.

    Netizen menyebut gaya Anies menyapa warga terlihat “nge-bossy” dan dianggap tidak memiliki sopan santun.

    “Dilirikpun tak, apalagi mengucap terima kasih pada bapak yang angkat kursi dan menempatkannya persis di bawah pantat sang penguasa,” komentar salah satu netter.

    Video ini menjadi bahan perdebatan netizen di Twitter.

    @Teddy622, “Hahahaaha, udah karakter Beliau. Ngebossi.”

    @azhara_maharani, “Sombongnya ampun dah”

    @wijaya_karenina, “Membayangkan si @pandji atau @MbahUyok yg bawain bangku dan tdk dianggap sama sekali… Ya aaapaaa rasanya..”

    @sri74_sri, “Ngucap trimakasih tanpa di pungut biaya”

    @enny_endah, “Ga tahu sopan santun”

    Gimana menurut kalian guys?

    Senin (16/10/2017) menjadi hari bersejarah bagi DKI Jakarta untuk pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru.

    Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terpilih menjadi pemimpin Ibu Kota yang ke-19 untuk periode 2017-2022.

    Pelantikan oleh Presiden Jokowi ini dilaksanakan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dan dimulai pada tepat pukul 16.00 WIB.

    Anies-Sandi memasuki aula istana bersama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla diiringi oleh pasukan drum band.

    Prosesi ini diberi tajuk Kirab Budaya.

    Berdasarkan pantauan TribunStyle.com melalui streaming KompasTV, ruangan aula tampak penuh dengan tamu undangan, di antaranya Ketua DPR Setya Novanto, Menteri Wiranto, Menteri Tjahjo Kumolo, Hidayat Nur Wahid, Prabowo Subianto, dan tamu penting lainnya.

    Acara berlangsung khidmat dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama.

    Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berdiri di hadapan Presiden Jokowi untuk siap dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    Anies-Sandi dan para tamu undangan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama dengan posisi tangan hormat.

    Ketua Partai Gerindra, Prabowo Subianto turut menghadiri pelantikan tersebut.

    Rohaniawan memasuki arena pelantikan dan berdiri mendampingi Anies.

    Anies-Sandi disumpah di bawah Al Quran, sumpah tersebut dibacakan oleh Presiden Jokowi.

    Anies Baswedan bersumpah di bawah Al Quran.

    Setelah di sumpah, Anies Baswedan dan Jokowi menandatangani berita acara pelantikan sore tersebut.

    Sandiaga Uno juga menandatangani berita acara pelantikannya sebagai Wakil Gubernur.

    Anies dan Sandi kemudian didampingi oleh istri masing-masing, yaitu Fery Farhati Ganis dan Nur Asia.

    Pelantikan selesai, Presiden Jokowi memberi selamat kepada Gubernur Jakarta yang baru didampingi oleh Ibu Negara Iriana dan Jusuf Kalla.

    Para tamu undangan mengular memberikan selamat kepada Anies-Sandi.

    Wajah semringah Anies dan istrinya saat menerima ucapan salam dari seorang tamu undangan.

    Agus Yudhoyono tampak dalam kerumunan undangan.

    Pelantikan rampung dan kini resmilah Anies-Sandi menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

    Semoga amanah!

    Menjadi pemimpin yang amanah tentu bukan perkara yang mudah. Banyak hal yang harus dilakukan agar bisa mewujudkannya.

    Paling tidak, pemimpin haruslah orang yang berdedikasi tinggi terhadap masyarakat. Mereka haruslah meletakkan kepentingan rakyat jauh di atas kepentingan pribadi ataupun golongan. Jangan sampai rakyat menjadi sengsara karena tidak mendapatkan pemimpin yang tepat.

    Intinya selalu amanah, istiqamah, dan ramah kepada masyarakat. Jalankan pemeritahan dengan baik, jujur, dan juga adil.

    Selamat bertugas Gubernur DKI Jakarta yang baru dan selamat mewujudkan visi misi yang telah ditetapkan.