Blog

  • Ngeri! Mobil Terjun ke Sungai dan Terseret ke Pintu Bendungan

    Ngeri! Mobil Terjun ke Sungai dan Terseret ke Pintu Bendungan

    Mendekati akhir tahun, bencana dan kecelakaan masih menjadi hal yang kerap kali terjadi. Banyak berita kecelakaan yang wara-wiri di pemberitaan. Bahkan, seringkali kecelakaan-kecelakaan tersebut membuat miris.

    Setelah beberapa waktu yang lalu ada berita sebuah mobil terjun ke rawa. Hal yang lebih menegangkan pun kembali terjadi. Sebuah mobil kali ini justru terjun ke sungai dengan aliran air yang sangat deras dan penumpang di dalamnya nyaris tak dapat diselamatkan.

    Proses penyelamatan dua korban mobil yang tercebur di Sungai Brantas pada Senin (18/12/2017) siang ternyata begitu epic

    Pengakuan dua nelayan di sekitar lokasi, Sujat Bianto (38) dan Juwono (55), mereka langsung melompat ke Kali Brantas ketika melihat tubuh Hilmi Abdilah (8) hanyut.

    Itu terjadi setelah mobil yang ditumpangi Hilmi Abdilah tadi menerjang pagar pembatas Kali Brantas, lalu tercebur ke dalam air.

    “Sopirnya bisa keluar mobildan mengeluarkan yang anak kecil. Anak kecilnya berpegangan di leher sopir dan mencoba menepi,” sambungnya.

    Menurut Sujat, derasnya air membuat keduanya terseret arus hingga mendekati pintu air bendungan. Pada saat inilah, genggaman Hilmi terlepas.

    Hilmi terombang-ambing terbawa arus ke arah timur hingga 100 meter. Namun beruntung, posisi Hilmi agak dekat ke pinggir hingga berhasil diselamatkan Sujat dan Juwono.

    “Untung anaknya bisa berenang. Meski terseret arus, masih bisa menguasai. Pas kami angkat ke atas, anaknya lemas dan mulutnya berdarah,” paparnya.

    Kapolsek Tarik, AKP Sugianto, menambahkan kecelakaan terjadi diduga karena sopir Kijang salah memasukkan perseneleng mobil.

    “Harusnya mundur malah maju,” imbuh Sugianto.

    Sugianto menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk mencari pengemudi Kijang tersebut. “Namun karena kondisi sudah malam, pencarian akan kami lanjutkan esok hari (Selasa),” tambahnya.

    Sepintas, video itu terlihat biasa. Tapi coba lihatlah bagian jendela di pintu it.

    Seorang netizen bernama Akun Pesek di Grup Info Lantas Mojokerto menuturkan begini,

    Aq seng gagal fokus opo fokus ku iki temen 
    Cendelo bukak iku onok bapak2 gendong bocah, 
    Benr ta salah???

    Dia juga mengunggah foto tersebut.

    mobil yang hanyut

    Sekedar diketahui, peristiwa ini berawal saat kedua korban makan di warung yang terdapat di Sepanjang Jalan Rolak 9.

    Mereka adalah Helmi Abdilah (8) dan Supo (50) yang merupakan warga Dusun Gamping, Desa Gampingrowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Keduanya adalah paman dan keponakan.

    Nah, setelah selesai mengabiskan lontong kupang, paman dan keponakan ini berencana pulang ke rumah.

    Namun, mobil mereka malah menerobos pagar pembatas di bibir Sungai Brantas.

    Dengan cepat, mobil masuk ke dalam gerusan air yang begitu deras.

    Tak selang lama, Supo mencoba menyelamatkan diri melalui jendela dengan membawa tubuh kecil Helmi.

    Arus sungai yang begitu deras, membuat Helmi dan Supo terpisah.

    Beruntung, Helmi dapat terselamatkan karena bantuan dari warga sekitar.

    “Tadi digendong, terus terlepas. Yang kecil diselamatkan sama penjual ikan,” kata Tatang seorang saksi mata.

    Warga pun kemudian membawa bocah delapan tahun ke RS Emma Kota Mojokerto.

    Sedangkan Supo, hilang seiring mobil Panther miliknya tenggelam terbawa arus sungai.

    Hal ini tentu menjadi pembelajaran yang sangat bermanfaat agar lebih berhati-hati lagi ketika mengemudi.

    Jika kamu hendak mengemudi, sebaiknya cobalah terapkan tips-tips ini agar aman ketika berkendara.

    1. Memasuki Mobil Dalam Keadaan Datar

    Dalam mengendarai mobil masuklah dalam posisi yang datar lalu kaitkan sabuk pengaman supaya perjalanan kamulebih aman. Saat posisi mobil dalam bidang yang datar maka akan lebih mudah mobil untuk melaju, selain itu keberadaan sabuk pengaman tidak hanya berfungsi untuk menambah rasa aman selama perjalanan.

    2. Kenali Semua Pedal Yang Ada Pada Mobil

    Mengenali cara dan fungsi dari masing-masing pedal yang ada pada mobil harus dilakukan oleh pengendara. Pedal yang berada di kaki kiri atau sebelah kiri merupakan pedal untuk kopling, sementara pedal yang berada di tengah berfungsi sebagai rem, dan pedal yang berada disebelah kanan adalah pedal gas. Saat kamu telah mengetahui fungsi dan keberadaan masing-masing pedal maka mengendarai mobil manual akan terasa sangat mudah.

    3. Menguasai Kopling

    Kopling mobil berfungsi untuk memutuskan putaran roda dan putaran mesin yang saling berhubungan, selain itu kopling juga digunakan untuk mengubah gigi baik ingin menambah atau mengurangi gigi tanpa merusak roda gigi dari masing-masing gigi transmisi. Perlu diperhatikan, saat kamu mengurangi atau menambah gigi maka harus menginjak pedal kopling. Jadi, hal pokok yang terdapat pada mobil manual adalah perputaran mesin mobil, transmisi, kopling dan roda mobil.

    Meskipun mobil belum berjalan sebenarnya mesin mobil telah mengalami putaran, akan tetapi karena putaran yang terjadi belum dapat terhubung dengan roda sehingga roda tidak dapat bergerak. Oleh karena itu, untuk menghubungkan roda ke putaran mesin harus dilalui dari rangkaian kopling yang ada pada mobil. Saat perseneling terhubung diposisi 1,2,3,4,5 dan R maka mesin dapat berputar, kopling dan roda juga akan terhubung, pastikan kopling tidak ditekan. Sementara putaran mesin, kopling dan roda yang tidak terhubung lantaran posisinya berada di posisi Normal (N).

  • Hubungan Pengacara dan Miss Indonesia Mendadak Viral Usai Kisah Setnov

    Hubungan Pengacara dan Miss Indonesia Mendadak Viral Usai Kisah Setnov

    Usai kecelakaan yang menimpa Setya Novanto beberapa waktu yang lalu. Setnov pun juga sudah menjalani sidang yang pertama kali atas kasus korupsi dana E-KTP yang menyeret namanya.

    Hal yang unik adalah usai sidang yang dijalani Setnov beberapa waktu lalu, kini pengacara Setya Nocanto amlah justru disorot oleh media karena kisah asmaranya dengan Miss Indonesia.

    Kabar kecelakaan Setya Novanto usai ditetapkan sebagai buronan KPK karena kasus korupsi menyeret banyak nama dan orang-orang di sekitarnya.

    Nama istri Setya Novanto dicari-cari netizen di internet, terutama di mesin pencari Google.

    Kemudian pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, juga diulas kehidupan pribadi dan berita-beritanya di masa lalu.

    Sosok Fredrich Yunadi kemudian juga menjadi viral mengikuti sosok yang dibelanya sebagai klien.

    Ternyata tak hanya berhenti pada sosok Fredrich Yunadi saja, sang pengacara.

    Wanita cantik ini pun ikut-ikut terseret dalam pusaran kasus Setya Novanto.

    Bukan dalam kasus korupsi, tentu saja. Tapi karena dirinya dikait-kaitkan dengan sosok Fredrich Yunadi yang merupakan pengacara Setnov.

    Di masa lalu, Astrid Ellena yang saat itu mengikuti ajang Miss Indonesia 2011 santer terdengar dikait-kaitkan dengan Fredrich Yunadi.

    Siapakah sosok Astrid Ellena?

    Selain karena prestasinya sebagai publik figur di ajang Miss Indonesia 2011,  Astrid Ellena Indriana Yunadi juga membuat heboh setelah ayahnya, Fredrich Yunadi menulis iklan tak mengakuinya sebagai anak.

    Kabar tersebut tentu sangat mengejutkan. Apalagi berita tentang  Astrid Ellena pada saat itu cukup baik.

    Prestasinya sebagai Miss Indonesia lumayan bagus.

    Di ajang pemilihan Miss World yang digelar di London (Inggris), 6 November 2011, Astrid berhasil masuk dalam 15 besar.

    Itulah pertama kalinya seorang peserta asal Indonesia berhasil menjadi semi finalis dalam ajang yang sudah berlangsung selama 61 tahun tersebut.

    Dalam kontes dunia itu Astrid menjadi juara untuk kategori Beauty Purpose, suatu kategori penilaian proyek sosial yang dijalankan kontestan di negara masing-masing.

    Astrid dan kontestan asal Ghana menjadi juara bersama Beauty with Purpose karena memiliki skor yang sama.

    Proyek sosial Astrid mengusung tema sosial permasalahan penyakit Filoriasis (Elephatiasis) atau biasa disebut penyakit Kaki Gajah.

    Lebih membanggakan lagi, Astrid juga masuk dalam Top 11 Miss Talent karena kemahirannva bermain piano, selain mampu berbiacara dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Mandarin.

    Kala itu, Astrid membawakan lagu Ballade Pour Adeline (Richard Clayderman) dan River Flows In You (Yiruma).

    Memang pernah muncul berita miring tentang perginya Astrid dari rumah.

    Namun hal itu tidak mengganggu aktivitas sehari-hari gadis itu, baik sebagai Miss Indonesia maupun sebagai mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang.

    Menanggapi berita tentang dirinya Astrid Ellena pun angkat bicara.

    Menurut dia, kabar yang berkembang belakangan ini semuanya tidak benar. Hanya saja, ia belum mau berbicara banyak dengan alasan takut salah ucap.

    “Yang pasti semuanya itu bohong,” tegas Ellena saat dihubungi Warta Kota melalui telepon Rabu (25/ 1/2012) malam.

    Ellena hanya mengatakan kalau pemberitaan tentang dirinya sebenarnya terkait dengan permasalahan kedua orangtuanya, yakni Fredrich Yunadi dan Linda Indriana Campbell.

    Dikatakan oleh Ellena, kedua orangtuanya sudah bercerai sejak ia kecil.

    “Orangtua saya sudah bercerai sejak saya berumur 3 tahun. Jadi ini sebenarnya ada hubungannya sama permasalahan kedua orangtua saya. Karena itu, supaya lebih jelas, Lebih baik tanyakan kepada mama saya saja,” tambahnya.

    Astrid adalah anak dari Fredrich Yunadi dan Linda Indriana Campbell, yang sudah menikah lagi dengan pria lain dan tinggal di Maryland, Amerika Serikat.

    Nama Fredrich Yunadi Muncul Lagi Bersama Setya Novanto
    Hubungan Fredrich Yunadi dan Keluarga Buruk Mendadak Jadi Sorotan Lagi

    Sejak begitu gigih membela Setya Novanto, sosok pengacara Fredrich Yunadi dicari-cari warganet di dunia maya.

    Sosok dia mungkin bikin warganet sangat penasaran, termasuktrack record-nya sebagai pengacara.

    Terkait dengan profesinya sebagai pengacara, Fredrich bergelar SH, LLM, MBA, JD serta menjabat managing partner pada kantor pengacara Yunadi & Associates.

    Kantor pengacara ini berdiri sejak tahun 1994 atau 23 tahun lalu dan beralamat di Jl Melawai nomor 8, RT 3/RW 1, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Berdasarkan data dari laman Yunadi.com, kantor pengacara Yunadi & Associates memiliki mitra, yakni Irjen purnawirawan Aryanto Sutadi MH MSc, Haryadi, M Yasin Mansyur, Andi Koerniawan, YS Parsiholan Marpaung, Sandy Kurniawan Singarimbun, Sjahril Nasution, Bagus Satrio, Ilham Pandu Saputra, Riki Martim, Rizky Masapan, dan Finza Yugistira.

    “Didukung oleh 12 pengacara, 25 Hakim Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi, Polisi dan ahli-ahli hukum sebagai rekan,” demikian tertulis pada laman tersebut.

    Kantor pengacara ini juga menjadi rekanan yang terdaftar pada Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara, Bank Rakyat Indonesia, Lippo Bank, Bank Danamon, Pertamina, Garuda Indonesia, Pelita Air Service, dan Merpati Nusantara Airline.

     

  • Delay 3 Jam, Gibran Rakabuming Kehujanan dan Tak Ada Pengawalan

    Delay 3 Jam, Gibran Rakabuming Kehujanan dan Tak Ada Pengawalan

    Keluarga Presiden Jokowi memang dikenal bersahaja dan juga sederhana. Mereka tidak ingin terlalu diperlakukan istimewa maupun memanfaatkan kekuasaan demi mendapatkan hal-hal yang mempermudah kehidupannya.

    Justru, kebanyakan moment Jokowi maupun keluarga menyukai kehidupan layaknya ornag biasa dan tidak ingin terlalu repot harus dinomorsatukan, apalagi dikawal dengan banyak orang hingga penuh sesak.

    Salah satu anggota keluarga Presiden Joko Widodo adalah Gibran Rakabuming yang merupakan putra pertama dari Presiden.

    Tampak, tak ada yang istimewa ketika Gibran harus rela menunggu pesawat yang delay selama 3 jam lamanya dan tak ada pengawalan pada dirinya.

    Kishanya sebagai berikut!

    Dunia maya sedang dihebohkan dengan postingan yang diunggah akun bernama Henri Subaktio dalam media sosial Facebook.

    Postingan yang diunggah pada Minggu (17/12/2017) tersebut, berisi tentang pengalamannya bertemu dengan Gibran Rakabuming, anak sulung Presiden Jokowi.

    Henri yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Airlangga itu menceritakan kronologi pertemuannya dengan Gibran.

    Hari ini, Henri naik pesawat Wings dari Solo menuju Surabaya.

    Pesawat itu harusnya terbang jam 10.30 WIB.

    Namun, pesawat itu mengalami delay yang cukup lama, hampir 3 jam.

    Sesampainya di Bandara Juanda, Surabaya pukul 14.30, hujan turun dengan cukup deras.

    Saat turun dari pesawat, penumpang tidak disediakan payung hingga para penumpang harus berbasah-basahan saat berpindah dari pesawat menuju terminal.

    Dari banyaknya penumpang yang ada di pesawat itu, tidak ada yang menyadari kehadiran anak dari orang nomor satu RI tersebut.

    Henri menyebutkan bahwa Gibran pergi sendiri dari Solo ke Surabaya tanpa ada pengawalan serta tidak ada penjemputan yang istimewa.

    Dia juga bahkan dibiarkan kehujanan dan bernasib sama dengan penumpang lain yang setengah basah.

    “Kenapa sendirian mas?” tanya Henri.

    “Iya, saya biasa sendiri Pak,” jawab Gibran.

    Sikap Gibran yang low-profile ini membuat Henri salut.

    Pasalnya, Gibran bisa saja meminta perlakuan istimewa seperti pengawalan dan penjemputan.

    Tapi Gibran malah memilih untuk kehujanan, tidak dijemput, dan mengalami delay 3 jam seperti yang dialami orang lain.

    Menurut keterangan Henri, Gibran datang ke Surabaya untuk mengurusi bisnis pribadinya, Martabak Markobar.

    ANAK PRESIDEN JAMAN NOW
    Hari Minggu ini pesawat Wings dari Solo ke Surabaya harusnya terbang jam 10.30, tapi delay hampir 3 jam. Baru nyampai Surabaya jam 14.30 saat Juanda turun hujan. Tentu saja delay dan tidak tersedianya payung dari pesawat ke bis membuat penumpang pun mrengut kehujanan.

    Ternyata di tengah-tengah penumpang tadi itu ada orang istimewa, yaitu putra sulung Presiden RI, Mas Gibran. 
    Anak pak Jokowi yang juga pergi dari Solo ke Surabaya, pergi sendiri, tdk ada pengawal, bahkan saat tiba di Juanda Surabaya tidak pula ada penjemputan istimewa layaknya anak orang no 1 di negeri ini. Malah dari pesawat ke bis yg menuju terminal dia dibiarkan kehujanan. Tak beda dg kami yg juga setengah basah.

    Sepertinya tidak ada yg perhatian kalau ada anak presiden disitu. Beberapa penumpang yg ada di dekatnyapun tidak ada yg menggubris karena tidak pernah menyangka ada anak presiden di tengah mereka. Kebetulan saja mas Gibran berdiri di sebelah saya di dalam bis, shg saya yg mengenalinya bisa foto dia. Saya tanya “Kenapa Sendirian Mas”, dia Jawab “iya biasa sendiri pak”.

    Salut saja saya dg anak presiden kita ini, sebenarnya dia bisa saja mendapat perlakuan istimewa. Pengamanan dan penjemputan, bukan malah dibiarkan kehujanan, tidak dijemput dan dibiarkan didelay sampai 3 jam. Tapi itulah keluarga Presiden Jaman now. Tidak mau menggunakan fasilitas dan tidak pula aji mumpung. Mungkin sore ini Mas Gibran datang ke Surabaya lagi ngurus bisnis pribadinya. Yaitu Bisnis Martabak “Markobar” yg ada di jalan Pucang Anom Timur, Surabaya. Inilah Anak Presiden yg jualan Martabak. Itulah Gibran Rangka Buming bin Joko Widodo. Teman-teman pernah coba beli martabaknya belum? Coba deh kalau belum lumayan kok.

    (Henry Subiakto)

    Hingga berita ini ditayangkan, postingan Henri ini telah dibagikan lebih dari 200 kali dan disukai lebih dari 800 orang.

    Postingan tersebut juga dibanjiri kolom komentar dari para netizen.

    Berikut komentarnya:

    Guntur Adi Pranoto: Itulah prinsip Bpk Jokowi. tdk akan “mangku” putra putranya, demikian sebaliknya putra putrinya tidak juga mau “dipangku”. karena filsafat orang jawa, yen “dipangku” mati.

    Idwan PerSoen: Sudah seharusnya begitu suatu panutan dan contoh yang baik.

    Septina Fransisca: Anak presiden sederhana bgt, di tempat lain anak walkot/bupati wae banyak yg tingkahnya ga karuan.

    Wah, keren bukan perilaku anak Presiden ini?

     

  • Terkuak! Kisah AM Fatwa Hampir Bentak dan Lempari Fahri Hamzah dengan Mikrofon

    Terkuak! Kisah AM Fatwa Hampir Bentak dan Lempari Fahri Hamzah dengan Mikrofon

    Kabar duka kembali menyelimuti dunia politik Indonesia. Salah satu politisi yang cukup ternama ini akhirnya berpulang.

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa dikabarkan meninggal dunia pada usia 78 tahun di Jakarta pada hari ini, Kamis (14/12/2017).

    AM Fatwa tutup usia sekitar pukul 06.17 WIB.

    Jenazah akan dibawa ke rumah duka di Jalan Condet Pejaten, Kompleks Bappenas, Pejaten Barat, Pasar Minggu.

    Menurut putri AM Fatwa, Dian Islamiaty Fatwa, salah satu deklarator Partai Amanat Nasional itu tutup usia di Rumah Sakit MMC Jakarta, Kamis pagi.

    Kepergian sosk AM Fatwa ini pun membuat banyak masyarakat di Indonesia merasa kehilangan.

    Bagaimana tidak?

    Bersikap tegas hingga mampu gulingkan orde baru milik Soeharto, dirinya selalu menuai pujian hingga sekarang.

    Bahkan, menjelang akhir hayatnya, beliau juga masih lekat dengan sikap ketegasannya itu.

    Hal ini pula yang pernah ia tunjukkan dalam pertikaiannya dengan sosok Fahri Hamzah di tahun lalu.

    Kala itu, dirinya bersitegang dengan mantan politisi PKS tersebut yang dipandang memberikan tuduhan keji terhadap DPD sebagai lembaga tempat AM Fatwa berada.

    Berikut transkrip perdebatannya.

    “Untuk keadilan beri saya waktu dua menit saja.”

    “Jadi saya sengaja beri kesempatan pada para ahli bicara meskipun saya dipersilakan, dan termasuk bung Refli Harun ini pemakalah utama yang memberikan pembekalan utama sampai kami mengeluarkan kepurtusan itu.”

    “Jadi apa yang ditujukan saudara Fahri (Fahri Hamzah Wakil Ketua DPR RI) itu tuduhan keji bagi Badan Kehormatan (DPD).”

    “Dan saya harap saudara fahri bisa mempertanggungjawabkan secara moral dan secara politik, karena Anda adalah seorang Wakil Ketua DPR.”

    “Saya nasihati… (suara Fahri terdengar: yang mana.. iya yang mana).”

    “Saudara diam dulu, sudah saudara diam dulu.”

    “(Suara Fahri: dibilang tuduhan yang mana), Saudara diam dulu saya mau bicara (suara AM Fatwa meninggi dan membentak).”

    “(Fahri Hamzah menimpali: Ya tuduhannya mana?) Kenapa saudara…(menunjuk Fahri dengan ekspresi marah dan nada tinggi) Diam dulu saudara.”

    “(Fahri Hamzah: saya nanya pak) Saudara diam dulu! (Fahri Hamzah tertawa tanpa suara melihat ke moderator ILC).”

    “Ini saya umur 77 tahun, saya kurang lebih 40 tahun lebih tua dari saudara.
    (Moderator menenangkan: yak terus-terus).”

    “Jadi saudara Fahri ini sembarangan menuduh Badan Kehormatan main politik.”

    “Kami tidak main politik, ini perintah tatib, kami tidak dalam posisi membahas lagi tatib.”

    “Ini sudah disahkan harus dilaksanakan. Saudara inikan orang luar dari DPD kenapa saudara intervensi begini.”

    “Saudara ini sembarangan, saya menasihati saudara supaya… mulutmu itu harimaumu.”

    “Saudara sembarangan bilang Jokowi misalnya dibilang sinting, tadi KPK dibilang sinting.”

    “Coba Anda bilang saya sinting akan saya lempar ini (mengangkat mikrofon mau dilempar ke arah Fahri Hamzah).”

    “Coba saudara berani bilang sinting (menunjuk Fahri Hamzah).”

    “(Moderator: Eee cukup-cukup…cukup emosinya) Saya ini pernah memimpin organisasi seluruh Nusa Tenggara di kampungnya dia.”

    “Jadi saya tahu saudara ini. (Moderator: iya cukup-cukup itu pribadi pak…sudah).’

    “Tetapi jangan sembarangan ya… main tuduh sama lembaga yang saya pimpin.”

    “(Fahri Hamzah: sudah sabar pak sabar).”

    “Sabar tapi jangan kurang ajar.”

    “(Fahri Hamzah: Ini ruang publik pak).”

    “Tidak sudi lembaga yang Saya pimpin Anda anggap main politik.”

    “(Fahri Hamzah: DPD lembaga politik pak Fatwa, DPD itu lembaga politik ).”

    Atas kejadian kontroversial ini, AM Fatwa sempat memberikan pernyataan minta maaf ke publik.

    Permohonan maaf ia sampaikan melalui akun Twitter Senator AM Fatwa @AMFatwa.

    “#PermohonanMaaf @ILC_tvOnenews @karniilyas @Fahrihamzah,” tulisnya.

    Dalam mention tersebut ia posting gambar berisi tulisan permintaan maaf, begini isinya.

    “PERMOHONAN MAAF KEPADA PUBLIK”

    “Sebagai Pejabat Negara/Pejabat Publik saya mohon maaf kepada publik atas terjadinya silang pendapat dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas saya ucapkan di muka publik dalm forum Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa, 20 September 2016.”

    “”Saya terpancing emosi karena sudah terlalu lama terpendam ingin menasihati Saudara Fahri Hamzah khususnya dengan kalimat-kalimat dia yang suka bilang sinting, mulai dari Jokowi dan KPK malam itu.”

    “Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih atas dukungan dan nasihat yang saya terima dari berbagai pihak.”

    “Salam takzim saya hamba Allah yang lemah.”

    “AM FAtwa.” 

    Terkait masalah ini sendiri, Fahri Hamzah juga menulis ucapan di Twitter.

    Inilah yang permanen dari hari-hari…adalah pilihan-pilihan.

    Pagi tuan2 dan nyonya2…
    Pagi Negeriku nan indah…

    Pagi hari kita menyanyikan Mars…
    Malam hari kita menyanyikan hymne…

    Semua orang tua termasuk Pak fatwa Yg saya kenal lama adalah orang tua saya..sebagian emosinya saya mengerti..

    Tapi Sy periksa videonya saya tidak ada menyerang pribadi siapapun..

    Kalau orang tersinggung itu karena memang kita semua manusia..

    Dan kalau ada orang yang tidak pernah menyinggung orang, pasti orang itu gak pernah berbuat apapun dalam hidupnya..

    Survei Yg saya lakukan semalam kepada netizen menyatakan bahwa 90%memilih benar daripada menang..

    Saya termasuk yang memilih benar daripada menang..terserah apa kata orang..

    Jadi kebenaran itu harus bebas dari rasa sungkan dan sopan santun.

    Tetapi kita dituntun untuk hormat kepada umur orang karena di sana ada jarak Yg mungkin kita tidak paham..

    Hal itu resiprokal sifatnya: Yg muda hormat Yg tua dan sebaliknya.

    Tapi hak orang tua untuk dihormati memang lebih banyak dalam budaya kita. Saya terima.

    Tapi dalam agama, orang tua kandung kita pun tak boleh ditaati kalau ia menentang kebenaran Tuhan. Hormat tetap.

    Jadi ini soal benar, Yang kita tidak boleh terbiasa kompromi dengan deviasi-nya.

    Kita tidak akan bisa menjadi bangsa besar sampai kebenaran kita cintai melebihi diri sendiri.

    Kita bisa hidup, berputar-putar dan jalan di tempat. Tapi kita takkan bisa mencipta kemajuan.

    Maafkan saya jika gaya saya ada Yg tidak suka. Tapi buat saya itulah bunga dan warna warni kehidupan.

    Dada saya lapang untuk minta maaf kalau saya salah. Tapi jangan suruh saya mengaku salah padahal memegang kebenaran.

    Dulu ini semua saya tanggung Sendiri. Tapi sekarang saya punya anak dan Isteri.

    Mereka juga harus terbiasa menanggung resiko hidup untuk menjalani kebenaran.

    Sebab jika tidak keluarga pun bisa bermusuhan.

    Saya ingin mati dalam keadaan benar. Saya tidak ingin mati dalam keadaan sopan santun tapi salah.

    Untuk itu saya membuka diri atas semua hinaan Anda sebab boleh jadi kebebasan itu menguak kekeliruan saya.

    Saya akan berterima kasih kepada yang meluruskan saya. Saya hormati yang marah dan menghina.

    Doakan agar saya tidak mudah tersinggung. Dan tidak mudah jatuh cinta pada Yg fana.

    Mari saling doakan agar niat kita lurus. Sebab niat lurus itu adalah jembatan menuju surga.

    Dan cita2 kita adalah negeri akhirat. Karena yang lain ini omong kosong dan fatamorgana. Senda gurau dan tipuan belaka.

    Luruskan niat kami ya Allah,
    Wafatkan kami dalam husnul khatimah.
    Amin.

    Terima kasih nasihat abang kepada saya. Ana uhibbuka fillah. Mari saling mendoakan untuk kebaikan.

    Bang @AMFatwa sudah lama menjadi guru saya. Beliau lama tinggal di sumbawa menjadi orang sumbawa. Tempat kami berkaca.

    Saya juga minta maaf kalau bang @AMFatwa kecewa. Inilah saya.

    Maju terus bang. Lidah yang berkata benar lebih baik dari dunia ini seisinya. @AMFatwa.

    Kini sosoknya telah berpulang ke rahmat Allah. Semoga diterima semua amal baiknya di dunia. Aamiin.

  • Tak Menyesal! Pelakor Ini Justru Serang Balik Istri Sah

    Tak Menyesal! Pelakor Ini Justru Serang Balik Istri Sah

    Mencintai adalah hal yang memang bisa dirasakan oleh siapa saja. Bahkan dengan orang yang awlanya tidak dikenal sama sekali atau bahkan di waktu yang tak tepat sama sekali. Namun, meski cinta logika pun juga harus bermain sehat dan tidak buta oleh apa yang dilakukan.

    Jika kamu mengandalkan cinta saja tanpa logika, mungkin akan seperti ini jadinya.

    Mencintai suami orang dan bahkan merebut suami orang, inilah pekerjaan yang seringkali dilakukan oleh para pelakor. Menyakiti dan disakiti, tentu sudah jadi langganan para pelakor ini.

    Sempat heboh, siswi SMA yang menjadi pelakor dan mengirimkan aksi ranjangnya kepada istri sah sang selingkuhan. Rupanya, kisahnya belum selesai sampai disitu saja.

    Kedapatan dikeluarkan dari sekolah tempat dia menuntut ilmu. Justru hal mencengangkan malah dilakukannya untuk membalas sang istri sah.

    Begini kisah selengkapnya!

    Drama Marry Widi, seorang ibu muda yang memergoki suaminya selingkuh dengan gadis SMA berlanjut.

    Di media sosial, balasan diduga sosok gadis SMA tersebut menanggapi unggahan Marry Widi melalui fitur jejaring sosial Instagram Story.

    Postingan sosok diduga gadis SMA tersebut diunggah oleh akun jejaring sosial Twitter, @makLambeTurah.

    Dalam postingan tersebut, sosok diduga gadis SMA tersebut ‘menantang’ Marry Widi lewat Instagram Story.

    “Kamu menang dengan mengeluarkanku dari sekolah, tapi aku menang dengan lelakimu di sampingku,” tulisan sosok diduga gadis SMA.

    Unggahan tersebut akhirnya membuat para warganet meradang.

    @Efnit_2301: Oh mak… Umur 22tahun masih SMA? Kelahiran 1995? Pantesan yah

    @saifulrezal: Yg brengsek itu lakinya.

    @AkbarWasito: Yang ceweknya udah gak punya malu dan harga diri begitu pula yang cowoknya juga sama.jadi sama2 bangsat.

    @DenaNuryasha: beeeuh jangan sampe laki gw nemu bocah begini, bisa gw gergaji leherny!!

    @DevilChild1300: Ya cocok kalo sampah ketemu sampah. Satu jenis

    @army_ark: pelakor top

    @ASUngibul7: Pezina jodoh nya pezina juga.

    Sebelumnya, Marry Widi sempat mengunggah foto syur suaminya dengan sang ‘pelakor’ ke media sosial dan menjadi viral.

    Kini postingan aslinya sudah dihapus.

    Akun gosip Instagram @makrumpita mengunggah sebuah foto permohonan maaf dari akun facebooj bernama Marry Widdi, Senin (11/12/2017).

    Dalam postingan tersebut tampak Marry Widdi menuliskan permohonan maafnya kepada pihak sekolah terkait curhatannya soal suaminya yang mempunyai hubungan dengan gadis SMA.

    “Saya mohon maaf kepada pihak lembaga SMA….karena sudah membuat resah nama baik sekolah denagn viral karena status yang saya buat, dan alhamdulillah sudah koordinasi dengan pihak sekolah, Surabaya, 11 Desember 2017,” tulisnya.

    Netizen yang melihat postingan tersebut sontak meninggalkan komentar

    @chypetochy: laahhh kok aneh siihh… malah yg d selingkuhin yg minta maaf.. Sekolahnya ngedukung pelakor donggg.

    @yenny1645: kok jadi gemes ya.. Anak didiknya yg salah tp yg jadi korban yg suruh minta maaf ke sekolahannya.. Selain jadi pelakor juga sebagai penyebaran pornografi.. Sekolahan cuma mau nama nya tdk jadi jelek aja.. Di mana keadilan ??

    @wik0313: klw bner it muridny knpa si mbak yg mesti mnta maaf…aplgi dgn klakuan bocah yg luar biasa bkin nyesek…msih kcil aja udh jdi pelakor.

    @ucibramithaa: lah aneh ya pihak sekolahnya malah permasalahin itu bukan murid nya yg pelakor ditindak lanjutin.

    @ulfadesi: loh kok bini sah nya minta maaf

    @wulanbulan04: gpp mbak, biyar pihak sekolah juga bisa menilai mana siswanya g bnr ma g

    @lintang_desta_mirza: membuat resah dimanany…justru dengan disebutin nama sekolahny kan jadi ada sanksi buat si anak g tau adab itu…coba klo g dsbut,blom tentu sekolahny kasih sanksi.

    Sebelumnya, Seorang wanita dengan akun Facebook Marry Widdi mengungkap perselingkuhan suaminya daengan seorang siswi SMA.

    Wanita tersebut mengunggah foto syur seorang pria yang diakui sebagai suaminya dengan seorang siswi SMA di lama Facebook pribadinya.

    Wanita di balik akun Facebook Marry Widdi mengunggah foto tersebut pada Sabtu (9/12/2017).

    Ia mengungkapkan alasan, kenapa ia harus mengunggah foto syur tersebut.

    Pemilik akun Marry Widdi merasa dirinya sudah sabar dengan apa yang dilakukan oleh sang suami.

    Ia mengaku sudah mengetahui, jika suaminya berselingkuh dengan seorang siswi SMA.

    Namun, ia merasa jika siswi SMA tersebut ngelunjak dengan mengunggah foto syurnya dengan suami Marry Widdi di Instagram.

    Marry Widdi merasa jika hal tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang siswi SMA.

    Ia terpaksa sabar karena, ia tahu jika surga di bawah telapak kaki suami.

    Karena kakaknya juga, ia mau mempertahankan hubungan ini.

    Namun, ia sudah tidak nyaman dengan apa yang dilakuakan oleh siswi SMA tersebut.

    “Saya tau pasti ada pro dan kontra,membeberkan aib suami saya.

    Tapi selama ini,ini benar2 keterlaluan pihak perempuan (Rida Ayu Nisa).

    Saya sudah belajar u/ sabar menghadapi mu. Tp dgn kesabaran sya dan diam saya kamu (Rida ayu nisa) makin melunjak dan menjadi jadi.

    Foto syur kamu bersama suami saya (Agusman Riyadi) yg seharusnga tdak pantas diliat oleh anak sekolah seumuran kamu ini akan menambah dampak negatif dikalangan mreka yg masih sekolah.

    Ingat Saya diam karna saya ingin menjadikan musuh saya sebagai sahabat saya.

    Dan,dengan tulisan dan coretan tangan kecil Kakak tasya membuat saya mempertahankan rumah tangga saya.

    Dan Surga nya Istri ada dibawah telapak kaki Suami.

    Ini kamu sudah benar2 keterlaluan. Dgan memposting foto2 syur mu di media sosial.

    *Ri** A** N*** nama nya (pelakor)

    *Alamat nya ; Surabaya (seingat saya)

    *sekolah ; #Sma********surabaya

    *kelas ; 3 (tiga)

    Ini foto mereka. Bukti ini akan saya simpan,” tulis pemilik akun Marry Widdi.

    Curhatan wanita tersebut telah dibagikan sebanyak puluhan ribu kali.