Blog

  • Video Bocah SD Soal Mantan, Netizen Say “Kesenggol Tangan Takut Hamil”

    Video Bocah SD Soal Mantan, Netizen Say “Kesenggol Tangan Takut Hamil”

    Ya, memang tidak bisa dipungkiri bahwa pergaulan anak zaman sekarang sudah sangat jauh berbeda dengan pergaulan anak-anak di zaman dahulu. Anak zaman sekarang seolah sudah bebas dalam segi pergaulan dan bisa dikatakan kelewat batas. Apalagi dalam gaya berpacaran yang mereka lakukan. Rasa-rasanya sudah tidak bisa ditoleransilagi bukan?

    Meski begitu,poret pacaran bocah atau anak muda zaman sekarang memang membuat orang dewasa geleng-geleng kepala. Pasalnya, mereka sudah semaakin berani melakukan pergaulan bebas yang ujung-ujungnya menyebabkan kehamilan di luar nikah. Hal ini tentu bisa merusak masa depan generasi muda bukan?

    Seperti kisah beberapa waktu lalu yang mengabarkan bahwa seorang bocah SD menghamili kekasihnya yang baru duduk di bangku SMP. Tentu mendengarnya saja sudah sangat miris bukan?

    Baru-baru ini, video beberapa bocah SD dengan tema mantan ini mendadak viral di berbagai sosial media. Pasalnya, mereka menujukan video tersebut untuk mantan-mantannya. Waduh, kecil-kecil sudah punya mantan ya?

    Kisah bocah SD mengunggah video tersebut pun ramai diperbincangkan. Melalui aplikasi pembuat video “Tik-Tok” mereka membuat video sedemikian rupa yang akhirnya memunculkan komentar dari publik.

    Aplikasi “Tik-Tok” yang sedang in sekali di berbagai kalangan ini justru digunakan untuk hal-hal yang salah dan seharusnya tidak dilakukan. Hal inilah yang membuat orang-orang menjadi kesal dibuatnya.

    Seperti video Tik Tok yang satu ini contohnya.

    Pada video berdurasi kurang dari satu menit itu terlihat ada tiga orang bocah SD berseragam merah putih.

    Perekam video bertanya, “Satu kata buat mantan lu apa?”

    Sambil membenahi letak poninya, bocah SD pertama menjawab “Brengs*k”

    Beralih pada bocah SD kedua.

    Masih dengan pertanyaan yang sama, dia menjawab “Anj*y.”

    “Sampah”, begitu jawaban bocah SD ketiga saat ditanyai pertanyaan yang sama.

    Lalu, perekam video kembali menanyakan pertanyaan yang telah ia lontarkan sebelumnya.

    Secara serempak, ketiga bocah tersebut menjawab, “Anj*ng.”

    Mengetahui video ini, banyak netizen yang membandingkan dirinya dengan kelakuan ketiga bocah SD tersebut yang ‘sudah punya mantan’.

    “Ya Allah.. gw aja dulu pacaran abiz lulus sekolah SMK.. ini anak bocah ingusan udh tau tauan pacaran” ungkap @neng_zahira0302

    “Wkwk jangankan mantan, di ledekin suka ama cowok aja aku nangis” tulis @umaamii__

    “Ah elah, tuh bocah gue yakin kl tidur masih ngompol segala ngomong mantan, awas tuh rambut kutu smua mening burukeun meuli serit” tambah @vitoaryanto

    “jangankan ngmong breng*ek ama an*ing ngmong bodoh aja dimarahin emak” imbuh @evie_noer_hayati

    Ada juga netizen yang mengaku takut hamil saat tangannya nggak sengaja tersenggol.

    “Jaman SD dlu ga sengaja kepegang tangan teman cowok aja dh nangis kata emak tar hamil” ungkap @eliss_chia

    Nahloh, gimana menurutmu? Perbandingan gaya anak zaman old dan now?

    Kamu seharusnya memberikan pengawasan dan cara efektif untuk mengontrol pemakaian gadget pada anak-anak kamu. Caranya sebagai berikut:

    1. Mengaktifkan kontrol orang tua

    Diena menyebut orang tua harus memasang fitur ‘kontrol orang tua’ pada telepon pintar sebelum digunakan anak. Fitur ini tersedia berupa aplikasi pada gadget. Fitur ini dapat membatasi hal-hal yang boleh diakses oleh anak selama menggunakan gadget. Orang tua juga dapat memantau aktivitas anak.

    2. Gadget tidak diberikan

    Orang tua disarankan untuk tidak memberikan kepemilikan gadget kepada anak dengan sepenuhnya. Sebaliknya, gunakan istilah meminjamkan agar dapat dilakukan pengawasan.

    “Jangan diberikan, tapi dipinjamkan dengan persyaratan atau perjanjian. Misalnya, kalau nanti ada apa-apa gadget akan diambil kembali. Ini harus diberi pengertian di awal sebelum memakai gadget,” tutur Diena. Dengan begitu, orang tua masih memiliki hak untuk mengecek gadget milik anak.

    3. Sering memantau

    Orang tua diminta untuk sering memantau aktivitas anak di gadget dengan memeriksa bagian history ataupun percakapan anak di media sosial. Jika ada yang mencurigakan, sebaiknya beri nasihat pada anak dengan baik.

    4. Batasi waktu penggunaan

    Penelitian menyebut penggunaan gadget untuk anak maksimal 4 jam 17 menit setiap harinya. Diena menyarankan agar anak hanya diizinkan memegang gadget di siang hari. Sementara, terapkan waktu tanpa gadget pada pukul 6-9 malam.

    “Gunakan jam itu untuk berkomunikasi dengan anak atau aktivitas lain seperti belajar. Sebelum tidur boleh lihat sebentar,” ujar Diena. Agar anak dapat lepas dari gadget, cari kegiatan lain yang lebih bermanfaat seperti kursus di bidang seni atau olahraga sesuai dengan minat anak.

    Mudah bukan? Kuncinya adalah kamu harus tegas dengan apa yang kamu berlakukan di rumah.

     

  • Cuci Piring dengan Air Comberan, Pegawai Ini Viral

    Cuci Piring dengan Air Comberan, Pegawai Ini Viral

    Mendirikan sebuah rumah makan, tentu harus memerhatikan berbagai segi kebersihan dan juga kenyamanan bagi pelanggan yang datang kesana. Mulai dari kebersihan bahan makanan, peralatan makan, lokasi, dan banyak aspek kebersihan lainnya yang harus benar-benar diperhatikan dengan jeli. Akan tetapi, banyak juga orang yang menjual makanan tanpa memerhatikan aspek kebersihan pada makanan. Seperti halnya seorang pegawai di salah satu rumah makan yang mendadak viral belakangan ini.

    Pasalanya, seorang pegawai pria ini tertangkap melakukan hal yang sungguh-sungguh menjijikkan pada peralatan makan yang digunakan untuk menyajikan makanan ke pelanggan. Dirinya dengan sengaja mencuci piring menggunakan air comberan yang berada di jalanan yang menggenang. Padahal, air tersebut benar-benar kotor dan berwarna cokelat sehingga tak baik untuk digunakan mencuci peralatan makan. Semenjak saat itu, pegawai pria ini menjadi viral lantaran perlakuannya yang jorok itu.

    Rupanya, usut punya usut, salah satu rumah makan India yang terletak di kawasan Bangsar, Malaysia ini melakukan hal tersebut. Daerah Bangsar ini memang terkenal menyajikan berbagai makanan India pada malam hari. Namun, semenjak beredarnya kasus pegawai mencuci piring di air comberan tersebut. Banyak publik yang tidak mau lagi untuk makan di kawasan sana.

    Dalam kurun waktu tuga jam saja, video tersebut sudah beredar dan dibagikan sebanyak 30 ribu kali. Tak hanya satu pegawai saja, bahkan ada beberapa orang pegawai juga yang mencuci piring di air comberan tersebut.

    Padahal, sangat tidak jelas sumber air tersebut darimana asalnya dan berbahaya atau tidaknya air tersebut juga tidak diketahui.

    Semenjak vdieonya beredar, tiba-tiba saja beredar sebuah surat permintaan maaf dari restoran yang bersangkutan tersebut.

    “Dear pelanggan,

    Kami ingin meminta maaf atas kejadian kurang menyenangkan oleh pegawai baru di outlet kami yang berad di Bangsar baru-baru ini.

    Hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya dan seharusnya tidak pernah terjadi.

    Kami juga ingin meyakinkan anda bahwa (nama restoran disensor-red) kami secara konsisten melakukan inspeksi masalah kesehatan secara berkala.

    Kami meminta maaf karena insiden karena ulah pegawai baru kami dan kami mengerti bahwa hal ini tidak bisa diterima.

    Kami akan terus memonitor dapur kami dengan penuh perhatian dan lebih hati-hati karena higienitas dan kebersihan merupakan prioritas tertinggi kami.

    Tindakan tegas telah diperlakukan bagi para staf yang bertanggung jawab dan kami ingin meyakinkan anda bahwa hal tersebut tak akan terulang kembali.

    Kami sangat mengerti dengan kekhawatiran anda.

    Bagaimanapun aku harap anda masih memberi kami kesempatan untuk melayani anda di masa depan.

    Tolong datang ke acara “Buka Puasa” gratis di restoran kami di outlet Bangsar jam 19.30 – 21.30 (waktu setempat) pada 31 Mei 2018 dan anda bisa menghubungi saya secara pribadi jika anda memiliki keluhan lain.

    Kami sangat mengapresiasi perlindungan anda, dan sekali lagi, kami dengan tulus meminta maaf atas apa yang terjadi dan memastikan hal tersebut tidak terulang kembali. Terima kasih.”

    Jika kamu memiliki banyak sekali peralatan makan, maka kamu harus memastikan bahwa semuanya bersih dan steril. Cara yang bisa kamu lakukan, antara lain:

     

    1. Segera cuci

    Hasil gambar untuk cuci piring
    http://aceh.tribunnews.com

    Segeralah untuk mencuci peralatan makan setelah digunakan. Hal ini untuk menghindari berkembang biaknya bakteri dan kuman.

    2. Keringkan

    Hasil gambar untuk mengelap piring
    https://wolipop.detik.com

    Jangan lupa untuk mengeringkan peralatan makan setelah dicuci dan jangan biarkan dalam kondisi basah. Ada baiknya mengelapnya dengan kain kering dan bersih sebelum disimpan.

    3. Penyimpanan

    http://trendrumah.com

    Ada baiknya untuk menyimpan peralatan makan pada wadah yang tertutup.Hal ini guna menghindari kontaminasi dari luar, seperti dari debu atau bahkan dari serangga.

    4. Bilas sebelum digunakan

    Gambar terkait
    http://www.tribunnews.com

    Jika kamu masih kurang mantap dengan alat makan yang akan kamu gunakan. Kamu bisa membilasnya dengan air panas sebelum digunakan. Hal ini akan membantu membersihkan kotoran-kotoran yang menempel.

    Peralatan makan, tentunya sangat penting dijaga kebersihannya. Karena, setiap makanan yang disajikan di atas piring akan masuk ke dalam tubuh manusia. Jika tidak steril dan kotor, maka akan sangat berbahaya jika sampai ada kuman atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh manusia bukan? Itulah mengapa sangat penting menjaga kebersihan peralatan makan kita.

     

  • Mahasiswi Nikahi Anggota Dewan Sepantaran Kakeknya, Begini Kisah Uniknya

    Mahasiswi Nikahi Anggota Dewan Sepantaran Kakeknya, Begini Kisah Uniknya

    Memutuskan untuk menikahi seseorang, tentu bukanlah perkara yang mudah dan bisa diputuskan begitu saja bukan? Apalagi, kita harus bisa mantap dan yakin bahwa pasangan yang kita pilih adalah benar-benar pasangan yang sesuai dengan diri kita dan tidak akan membuat kita menyesal di kemudian hari. Namun, siapa sangka jika orang-orang menemukan jodohnya dengan jalan yang unik dan nyaris tak mampu diprediksi oleh orang lain.

    Lihat saja, kisah cinta dari seorang wanita yang tak lain tak bukan adalah seorang mahasiswi yang justru memutuskan untuk menikahi seorang anggota dewan yang berumur hampir sepantaran dengan sang kakek. Entah apa yang membuat sang gadis ini memutuskan untuk memilih menikahi sang anggota dewan, yang pasti adalah hal tersebut membuat sebagian besar orang bertanya akan keputusan pentingnya tersebut.

    Cinta memang kadang tak bisa digambarkan melalui kata-kata. Ketika kita sudah bertemu jodoh, tentu hendak menghindar seperti apapun takkan bisa juga. Inilah yang mungkin dialami oleh sang mahasiswi cantik ini.

    Dehenna Davison yang kala itu masih berusia 24 tahun memutuskan untuk menikahi John Davison yang memiliki rentang usia jauh di atasnya. Bahkan, John memiliki usia tak jauh berbeda dengan sang kakek Dehenna. John sendiri merupakan seorang anggota dewan Partai Konservatif.

    Tak disangka, keduanya berkenalan atau dipertemukan ketika Dehenna bergabung dengan Partai Konservatif. Dehenna diketahui berasal dari Sheffield tetapi memutuskan untuk menempuh pendidikan di Hull University demi mempelajari ilmu politik dan juga studi legistlatif Inggris.

    Dia bergabung dengan Partai Konservatif dan di sanalah Dehenna, yang juga dikenal sebagai Dee, bertemu dengan anggota dewan Hull berusia 59 tahun, John Fareham.

    John Fareham berkata: “Orang-orang mengatakan di mana saja Anda sepanjang hidup saya, baik, Dee tidak dilahirkan untuk tiga perempat dari saya.”

    “Saya mengajaknya pergi minum kopi dan, saat itu dia masih belum membalas ajakan saya.”

    “Empat bulan kemudian saya bertanya lagi padanya.”

    Pada tahun 2012, Dehenna melanjutkan penempatan kerja di Parlemen dan John pergi mengunjunginya.

    “Kami pergi clubbing gaya saya, ke Carlton, Athenaeum dan Garrick,” katanya.

    Kembali di Hull, asmara pasangan itu berkembang ketika Dehenna Davison masuk ke Partai Konservatif di kursi Hull North.

    Pasangan itu juga dihadapkan oleh pemilih yang marah saat berkampanye.

    Mereka mengumumkan pertunangan mereka pada bulan September 2015.

    John Fareham memutuskan untuk melamar Dee di luar rumah lamanya di kota kelahirannya Bracknell di Berkshire.

    Ada kejadian lucu saat John Fareham melamar Dehenna Davison.

    “Saya telah menanyakannya sebelumnya, tetapi dia mengatakan kepada saya untuk memintanya dengan benar,” katanya.

    “Pada usia saya, posisi khas melamar turun dengan satu lutut akan menjadi sedikit susah.”

    “Bukan masalah turunnya, tapi saat bangkit kembali lagi,” ujar John Fareham.

    Tetapi tidak semua orang mendukung hubungan pasangan itu.

    Faktanya, mereka akan muncul di acara baru untuk Channel 4, menurut laporan Hull Daily Mail.

    Bride and Prejudice mengikuti enam pasangan yang menentang pernikahan mereka di minggu-minggu sebelum mereka mengatakan ‘saya lakukan’.

    Episode pertama akan memperlihatkan Dehenna Davison dan John Fareham saat mereka mencari penerimaan dari kakeknya, Paul. Paul, usainya hanya delapan tahun lebih tua dari John.

    Kakek Dehenna Davison ini tampaknya tidak pernah bisa memahami hubungan yang dialami cucu perempuannya.

    Seri lima bagian juga akan mengikuti pasangan lain yang juga menghadapi hal-hal negatif seputar pernikahan mereka yang akan datang dari keluarga dan teman-teman.

    Tetapi itu akan membuat pemirsa menunggu sampai setiap hari pernikahan untuk mencari tahu apakah keluarga mereka dimenangkan.

    “Usia tidak masalah jika dua orang benar-benar peduli satu sama lain,” Dehenna Davison memohon dalam rekaman cuplikan yang dirilis, minggu ini.

    Lucy Leveugle, Pejabat Kepala Hiburan Faktual di Channel 4, mengatakan: “Bride and Prejudice melihat isu-isu yang matang dan relevan di Inggris hari ini melalui prisma Romao dan Juliet kisah-kisah tentang kekasih-kekasih yang bernasib sial dan keluarga mereka.

    “Serial ini juga tentang ikatan yang mendasarinya dalam keluarga-keluarga ini sebagai konflik yang diangkat oleh isu-isu ini.”

    Episode pertama Bride and Prejudice akan tayang pada hari Selasa, 5 Juni, jam 9 malam.

    Namanya juga cinta dan memang sudah jodohnya bukan? Jadi, mau bagaimana lagi dong?

     

  • Gadis Ini Nyesel Naik Angkot Pakai Baju Motif Bunga Matahari, Kenapa?

    Gadis Ini Nyesel Naik Angkot Pakai Baju Motif Bunga Matahari, Kenapa?

    Tentu tak ada yang aneh ketika kamu memutuskan untuk bepergian dengan kendaraan umum dan memilih untuk mengenakan kaos dengan motif tertentu bukan? Apalagi, tak ada hubungannya antara kendaraan umum dengan motif pakaian yang dikenakan. Akan tetapi, sebagian orang justru merasa menyesal karena memakai motif pakaian yang dirasa kurang pas ketika bepergian dengan menggunakan kendaraan umum. Bagaimana ya alasannya?

    Rupanya, seorang gadis ini mendadak menyesal sesaat setelah menaiki kendaraan umum. Pasalnya, ia harus menahan rasa canggungnya selama berada di dalam angkot hanya karena hal yang sepele sebenarnya. Akan tetapi, menurutnya ini benar-benar membuatnya sampai salah tingkah dan bingung harus bersikap seperti apa di dalam angkot tersebut. Rupanya, semua ini bermula dari pakaian yang ia kenakan.

    Jika kamu tahu, bahwa di Indonesia sedang trend baju dengan motif buah-buahan, seperti pisang atau nanas. Maka, di Filipina justru memiliki motif pakaian yang sedang in yaitu motif bunga matahari. Hampir beberapajenis baju model kekinian diberikan aksen motif bunga matahari di seluruh bagian. Warna hitam pada keseluruhan pakaian, akan dipadukan dengan motif bunga matahari nyaris menutupi seluruh warna hitam pada pakaian tersebut.

    Karena sedang trend inilah, otomatis banyak masyarakat Filipina yang mengenakan motif pakaian ini dengan model pakaian yang berbeda-beda. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan bukan jika ketika kamu mengenakan pakaian dengan model tersebut di tempat umum. Kamu juga akan menemui orang lain yang memakai pakaian sama dengamu?

    Ya, tentu saja. Contohnya saja kisah seorang gadis cantik asal Filipina bernama Rose Ann Pasquin Cabalum. Ia membagikan kisah tak mengenakkannya ketika berada di dalam angkutan umum yang disana dikenal dengan sebutan jeepney.

    Bermaksud mengikuti trend yang sedang update atau in di Negara Filipina. Rose pun memutuskan bepergian dengan mengenakan kaos bermotif bunga matahari. Tak disangka-sangka, ia justru mendapati dua orang yang duduk di samping kanan dan kirinya juga mengenakan pakaian dengan motif yang sama. Bahkan, salah satu wanita di sebelahnya juga mengenakan pakaian dengan model dan motif yang serupa dengan Rose. Alhasil Rose pun mengalami kecanggungan luar biasa kala itu.

    Mode pakaian off-shoulder bermotif bunga matahari yang ia kenakan tersbeut. Sama persis dengan model pakaian yang dikenakan oleh seorang wanita di samping kirinya. Bahkan, beberapa foto yang menunjukkan bahwa ad tiga wanita yang duduk di dalam angkot berjejer dengan pakaian yang serupa ini sempat beredar luas di sosial media.

    Mendapati bahwa sudah banyak orang yang mengenakan pakaian dengan motif bunga matahari dan bisa menimbulkan kecanggungan ketika berpapasan dengan orang yang berpakaian sama dengan kita. Maka, Rose memutuskan untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat Filipina untuk berhenti mengenakan pakaian dengan motif bunga matahari yang sedang trend disana.

    Netizen pun ramai-ramai mengomentari unggahan Rose yang di dalamnya menceritakan kisah tak mengenakan ketika bertemu atau duduk bersama dengan orang yang berpakaian sama dengannya.

    Cherry ILao Jeckat Cabrieto: “HAHAHAHHAHAHAHAHA YA TUHAN CANGGUNG!”

    Vina Fauline S. Umali: “Haha. Level canggung 100.”

    Khamyl Cassandra Cadiente: “KATAKAN TIDAK UNTUK BUNGA MATAHARI.”

    Jika kamu ingin terlihat jauh lebih menarik, rasa-rasanya akan lebih baik jika kamu melakukan tips untuk memilih pakaian yang cocok dan sesuai dengan tubuh kamu. Tanpa harus ikut-ikutan trend yang ujung-ujungnya membuat kamu canggung seperti pengalaman Rose di dalam angkutan umum.

    Bayangkan Isi Lemarimu

    Saat ingin membeli sebuah fashion item yang sedang trend, ingatlah outfit lainnya di lemarimu. Apakah fashion item baru yang kekinian itu bisa dipadukan dengan setidaknya tiga item yang kamu miliki? Jika tidak, maka kemungkinan kamu tidak akan pernah menggunakan fashion item tersebut, atau kamu harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli padanannya. Pikirkan kembali apakah sebaiknya kamu memilih fashion item yang lain.

    Kenali Bentuk Tubuhmu

    Apakah kelebihan bentuk tubuhmu? Apakah kamu ingin terlihat lebih tinggi? Lebih langsing? Pastikan fashion item pilihanmu mendukung kebutuhanmu. Jika kamu ingin bagian tubuh tertentu terlihat lebih kecil, pilihlah fashion item yang bermotif vertikal. Sebaliknya, motif horizontal akan membuat bagian tubuhmu lebih lebar.

    Tidak Semua Tren Fashion Harus Kamu Ikuti

    Mengamati dan mengikuti tren fashion terkini memang menyenangkan. Membeli fashion item baru, memadukannya, dan membuat looks baru. Tapi tidak semua tren fashion harus kamu ikuti. Memilih yang cocok untukmu tidak berarti ketinggalan zaman, melainkan smart dalam mengikuti tren. Pikirkan, apakah tren ini cocok dengan bentuk tubuhmu? Apakah kamu menyukainya? Jika tidak, untuk apa membuang-buang uang dan waktu untuk tren tersebut? Masih banyak tren kekinian lain yang bisa membuatmu terlihat lebih cantik dan percaya diri.

    Nah, tiga hal itu saja sudah bisa membuatmu terlihat cantik. Untuk apa ikut-ikutan yang lain?

  • Pria 30 Tahun Dituntut Orangtua karena Alasan Tak Masuk Akal

    Pria 30 Tahun Dituntut Orangtua karena Alasan Tak Masuk Akal

    Budaya Indonesia dan luar negeri memang banyak dan jauh berbeda. Jika di Indonesia, anak yang sudah berusia dewasa apalagi sudah menikah dan ingin hidup sendiri di rumah milik pribadi dan membina rumah tangga sendiri jauh dari orangtua. Terkadang membuat orangtua merasa tersinggung.

    Akan tetapi, berbeda dengan luar negeri contohnya Amerika Serikat yang mengharuskan anak hidup mandiri dan keluar dari rumah sejak usianya menginjak 18 tahun. Usia 18 tahun bagi orang Amerika memang sudah merupakan usia yang dewasa dan sudah harus hidup mandiri tanpa bayang-bayang orangtuanya lagi.

    Ketika memasuki usia 18 tahun inilah, anak-anak di usia tersebut sudah harus bisa mencari pekerjaan sendiri untuk menghidupi kehidupannya. Tak hanya itu saja, ia juga sudah harus bisa membiayai biaya pendidikannya sendiri.

    Sementara di Indonesia, orang tua biasanya membayar biaya pendidikan anak sampai sarjana.

    Kali ini, kasus parenting yang langka terjadi pada pasangan suami istri bernama Mark dan Christina.

    Mark dan Christina menggugat anak mereka, Michael (30) karena ia tidak mau pergi dari rumah.

    Michael memang sempat hidup mandiri setelah 18 tahun.

    Namun saat ia kehilangan pekerjaannya 8 tahun lalu, Michael kembali ke rumah orang tuanya.

    Kembalinya Michael ke rumah orang tuanya justru membuat hubungan nya memburuk.

    Michael yang tak bisa mendapatkan pekerjaan kembali, memilih untuk berbisnis internet saja.

    Namun, bukannya dapat keuntungan, orang tuanya berkata bahwa Michael tidak membantu membayar listrik atau kebutuhan lain, bahkan untuk dirinya sendiri.

    Maka orang tuanya lah yang terus-terusan membayar.

    Orang tuanya juga berkata Michael tidak pernah mencuci piring atau membersihkan rumah.

    Selama bertahun-tahun, orang tua Michael menyuruhnya untuk pindah dengan berbagai cara.

    Ketika tak ada cara yang berhasil, orang tua Michael kemudian menulis surat peringatan.

    Surat peringatan itu pun tetap diabaikan oleh Michael.

    Padahal, orang tuanya juga memberikan uang saku 1100 dollar untuk menyewa aparteman dan memnuhi kebutuhan lain sebelum mendapat pekerjaan.

    Lelah dengan semua usaha, orang tua Michael pun akhirnya membawa kasus itu ke pengadilan.

    Pengadilan pun berpihak pada tuntutan orang tua Michael.

    Hakim meminta Michael untuk pergi dari rumah orang tuanya segera.

    Kepada wartawan, Michael berkata ia masih akan kembali ke rumah orang tuanya untuk mengambil beberapa hal.

    Tapi belum dipastikan apa rencananya selanjutnya atau dimana ia akan tinggal.

    Bagi Anda yang ingin menerapkan budaya mandiri kepada anak, maka akan lebih baik jika itu ditanamkan sejak usia dini.

    1. Melatih anak buang air kecil atau air besar di toilet

    Mengajarkan BAK dan BAB di toilet bisa dimulai sejak anak usia sekitar 3 tahun. Hal ini mungkin sulit, namun harus dibiasakan. Ajarkan anak untuk menahan BAK atau BAB sampai dengan ke toilet. Kemudian ajarkan anak menggunakan WC atau alat yang ada di toilet. Kebiasaan ini dilakukan tidak hanya di rumah, namun juga usahakan ketika berada di luar rumah.

    1. Memberikan tugas untuk membersihkan dan menyimpan mainannya

    Mengajarkan anak untuk bertanggungjawab pada mainannya. Ajarkan anak untuk membersihkan mainannya sendiri dan tempat menyimpan mainan. Biasakan anak untuk menaruh mainannya dalam satu box penyimpanan dan membersihkan mainannya setelah selesai bermain. Hal ini juga mencegah mainan bercecera dan membuat rumah tidak rapi.

    1. Mengajari untuk mandi sendiri

    Ketika mandi, ajarkan pada anak juga cara mandi. Ajarkan cara menggosok badan dengan sabun, cara menggosok rambut saat keramas, cara menyiram badan, dan juga cara sikat gigi. Anda bisa mengajarkannya dengan demonstrasi, lalu memberi kebebasan anak untuk melakukannya sendiri.

    1. Mengajari untuk berpakaian sendiri

    Ajarkan anak untuk memakai bajunya sendiri untuk melatih kemandirian. Berikan penjelasan singkat dan mudah dipahami anak sebelumnya, lalu perhatikan anak saat mempraktekkannya. Berikan sedikit bantuan apabila anak masih kesulitan melakukannya sendiri. Mulailah dengan mengajarkan memakai baju baru kemudian celana.

    1. Memberi kebebasan anak untuk memiliki pakaiannya sendiri

    Berikutnya, untuk melatih kemandirian, orang tua harus menanamkan rasa percaya pada anaknya. Berikan kebebasan anak untuk memilih pakaiannya sendiri. Dan berikan penjelasan dan pilihan apabila pilihannya sangat tidak cocok. Jangan lupa berikan pujian apabila pilihannya bagus agar anak merasa lebih percaya diri dengan pilihannnya.

    Mulai dari hal kecil, anak akan terbiasa mandiri dan berusaha untuk melakukan semua hal sendiri sampai ia dewasa.